Latar Belakang Kasus
AMO adalah sebuah aplikasi sosial yang terutama mencakup wilayah Eropa dan Amerika, dan sejak diluncurkan telah mengumpulkan banyak pengguna aktif. Di sini, pengguna dapat berkomunikasi dengan orang-orang dari seluruh dunia, mencari koneksi emosional yang nyata dan efisien. Untuk memungkinkan lebih banyak pengguna potensial menemukan dan memahami nilai mereka, AMO selalu memilih untuk beriklan di TikTok, dengan harapan dapat menjangkau lebih banyak pengguna yang memiliki keinginan dan kemampuan untuk membayar, serta menghasilkan konversi.

Solusi
Untuk menjangkau target pengguna yang lebih luas dengan biaya yang lebih rendah, AMO mencoba produk optimasi konversi mendalam dari TikTok for Business yang bernama AEO 'Every'. Produk ini dapat, dalam lingkungan promosi Android, mengoptimalkan jumlah pembayaran pengguna untuk menjangkau pengguna yang sering melakukan pembayaran, sehingga mengoptimalkan biaya per pembayaran dan secara tidak langsung meningkatkan ROI. AEO 'Every' umumnya cocok untuk tiga jenis pengiklan: aplikasi dengan beberapa titik pembayaran di dalam aplikasi; rata-rata jumlah pembayaran pengguna tinggi dan jumlah pembayaran cenderung seragam; dalam metode pengukuran pengembalian pembayaran, pengiklan yang memiliki korelasi positif antara ROAS tinggi dan frekuensi pembayaran tinggi. AMO adalah salah satunya, dengan kebutuhan penayangan dan metode monetisasi saat ini sangat cocok dengan AEO 'Every'. Oleh karena itu, TikTok for Business menyarankan mereka untuk mencoba AEO 'Every', dikombinasikan dengan strategi bidding Maximum Delivery, agar dalam penargetan audiens yang luas dapat memaksimalkan volume sekaligus secara tepat menemukan pengguna yang melakukan pembayaran berkali-kali.
Efek Pemasaran
Dibandingkan dengan rencana AEO biasa, AEO 'Every' membantu AMO menambah jumlah pengguna yang membayar sebesar 21% sambil menurunkan biaya pembayaran sebesar 29%.





