Latar Belakang Kasus

Viking adalah studio hadiah kustomisasi personal yang berkomitmen untuk membawa kejutan dalam kehidupan pengguna. Setelah hampir dua tahun usaha, melalui kerja sama dengan desainer dan pelukis seni, Viking memberikan elemen menarik pada produknya dan memperluas lini produk seperti selimut, bantal, dan lainnya. Saat ini, tujuan Viking adalah—mendapatkan lebih banyak konversi situs web dengan biaya konversi berbayar yang lebih rendah.

Solusi

VBO

VBO adalah singkatan dari Value-Based Optimization, yang dapat membantu pengiklan menemukan pengguna yang lebih mungkin melakukan konversi bernilai tinggi di bawah target tertentu.

Dalam proses penayangan iklan, Viking pertama-tama melakukan uji perbandingan efektivitas antara dua strategi penayangan iklan di pasar Amerika Utara, yaitu VBO-Highest Value dan grup iklan non-VBO (grup iklan dengan penawaran Lowest cost). Hasil praktik menunjukkan bahwa penggunaan strategi Highest Value dapat membantu Viking mendapatkan lebih banyak konversi situs web dengan biaya konversi berbayar yang lebih rendah.

Dari segi anggaran penayangan, biaya konversi historis dalam akun Viking berada di kisaran $40-$80. TikTok for Business menyarankan untuk mengalokasikan setidaknya 5 kali lipat anggaran CPA untuk setiap grup iklan, guna memastikan grup iklan memiliki cukup anggaran untuk proses pembelajaran saat kampanye dimulai.

Terakhir, menggunakan materi kreatif berkualitas yang telah teruji adalah strategi penayangan terbaik. Perlu diperhatikan, dalam satu grup iklan setidaknya harus ada 3 materi kreatif berkualitas berbeda yang berjalan, dikombinasikan dengan strategi VBO untuk menjangkau target audiens dengan nilai konversi lebih tinggi.

Efek Pemasaran

Strategi VBO-Highest Value membantu Viking memperoleh hasil konversi yang lebih baik, dengan ROAS meningkat signifikan sebesar 58%, konversi situs web meningkat 33%, CVR meningkat 49%, dan CPP turun 25%.

+58%
ROAS
+33%
Konversi Situs Web
+49%
CVR
*Kasus berasal dari TikTok For Business
Lihat Harga