Baru-baru ini, sebuah laporan pasar e-commerce Vietnam sembilan bulan pertama tahun 2025 yang dirilis oleh Metric telah menimbulkan kehebohan di industri. Data dalam laporan tersebut secara jelas mengungkapkan sebuah perubahan mendalam yang sedang terjadi: peta e-commerce tradisional sedang dengan cepat dibentuk ulang oleh kekuatan baru yang berasal dari ranah sosial.
Perubahan ini tidakhanyapersaingan antar platformdalamperebutan pangsa pasar, tetapi juga menandakan perubahan aturan main seluruh industri.
Struktur pasar dari satu dominan menjadi dua raksasa berdampingan
Menurut data otoritatif dalam laporan, Shopee yang telah lama menduduki posisi teratas pasar e-commerce Vietnam, saat ini masih memimpin dengan pangsa pasar 56%. Namun, pesaing di belakangnya bukan lagi lawan tradisional. Tuke Shop muncul sebagai kekuatan baru, pangsa pasarnya telah melonjak pesat hingga 41%, hanya terpaut 15 poin persentase dari Shopee.

Sumber gambar:Google
Melihat kembali kuartal pertama tahun ini,Tuke Shop dalam tiga kuartal singkat telah meningkatkan pangsa pasar sekitar 6 poin persentase, kecepatan pertumbuhan ini sangat fenomenal. Sebaliknya, dua raksasa lama Lazada dan Tiki kini hanya menguasai 3% pangsa pasar secara gabungan, struktur pasar telah berubah dari "satu dominan banyak kuat" menjadi persaingan sengit antara Shopee dan Tuke Shop "dua raksasa berdampingan".
Di balik perubahan ini, pasar secara keseluruhan sedang pulih dan berkembang positif. Data menunjukkan,tiga kuartal pertama tahun 2025, total penjualan empat platform utama mencapai 305,92 triliun dong Vietnam, di mana penjualan kuartal ketiga sebesar 103,6 triliun dong Vietnam, tumbuh 2,6% dibanding kuartal sebelumnya.
Namun, di tengah pemulihan ini, dua raksasa menempuh jalur pertumbuhan yang sangat berbeda.Pada kuartal ketiga, penjualan Shopee hanya tumbuh 4% dibanding tahun sebelumnya, laju pertumbuhan melambat; sedangkan Tuke Shop mencatat pertumbuhan kuat sebesar 69%. Perubahan ini secara diam-diam menggeser keseimbangan pangsa pasar.

Sumber gambar:Google
Model belanja hiburan menjadi kunci terobosan
Mengapa Tuke Shop bisa berkembang begitu pesat? Senjata utamanya adalah model integrasi belanja dan hiburan yang unik. Platform e-commerce tradisional adalah orang mencari barang, konsumen datang dengan tujuan belanja yang jelas untuk mencari, menelusuri, dan membandingkan harga. Sedangkan Tuke Shop menciptakan skenario barang mencari orang, pengguna yang tenggelam dalam hiburan video pendek dan siaran langsung, terpicu oleh konten yang hidup dan langsung, sehingga membuat keputusan pembelian yang spontan dan emosional.
Model ini sangat sesuai dengan kebiasaan konsumsi konsumen modern, terutama generasi muda. Ini bukan hanya menjual produk, tetapi juga menjual pengalaman, gaya hidup, dan resonansi emosional. Ketika pengguna menyukai atau mengomentari konten yang menarik, mereka juga mungkin langsung memesan produk yang ditampilkan dalam video.
Pengalaman yang terhubung tanpa hambatan ini sangat mempersingkat jalur konsumsi, meningkatkan efisiensi konversi, dan terus menarik pengguna dari platform e-commerce tradisional serta menggerogoti pangsa pasar,menjadimesin pertumbuhan Tuke Shop yang tiada henti.

Sumber gambar:Google
Penjual menghadapi tantangan baru dan transformasi strategi
Bagi para penjual yang telah lama berkecimpung di pasar Vietnam, perubahan struktur berarti peluang dan tantangan berjalan beriringan. Pertama, logika distribusi trafik telah berubah secara fundamental. Metode operasi e-commerce tradisional yang mengandalkan optimasi kata kunci, bobot toko, dan lain-lain mungkin kini kurang efektif. Sekarang, kemampuan menciptakan konten, berinteraksi dengan pengguna, sertakemampuan menciptakan tren dan topik,menjadikunci baru untuk mendapatkan trafik.
Menghadapi tren ini, strategi penjual juga harus mengikuti perkembangan zaman.
Pertama, adalah merangkul transformasi berbasis konten. Penjual perlu beralih dari sekadar pedagang menjadi kreator konten+pedagang dengan peran ganda, belajar bagaimana menceritakan kisah merek dan menampilkan keunggulan produk secara menarik melalui video pendek dan siaran langsung.
Kedua, adalah menerapkan strategi multi-kanal.Penjual yang cerdas tidak menaruh semua telur dalam satu keranjang. Shopee dan platform tradisional lainnya dapat tetap menjadi "rak" penjualan dasar, sementara Tuke Shop menjadi medan depan untuk meledakkan merek, mendapatkan pengguna baru, dan mencapai pertumbuhan eksplosif. Keduanya saling melengkapi, membangun jaringan penjualan yang menyeluruh.
Ketiga, adalah mengoptimalkan rantai pasok dan operasi.Pesanan yang dihasilkan oleh Tuke Shop mungkin lebih eksplosif dan tidak pasti, sehingga menuntut penjual untuk lebih cepat merespons, mengelola gudang, dan mengirim logistik.

Sumber gambar:Google
Penutup
Pasar e-commerce Vietnam sedang mengalami perubahan mendalam,kemunculan Tuke Shop tidak hanya mengubah distribusi pangsa pasar, tetapi juga menandakan datangnya era e-commerce sosial secara menyeluruh.
Ke depan, pasar e-commerce Vietnam akan tetap tumbuh aktif, namun pendorong pertumbuhan dan fokus persaingan telah berubah secara fundamental. Di era perubahan ini, hanya perusahaan dan individu yang benar-benar memahami perubahan kebutuhan konsumen dan mampu terus berinovasi yang dapat bertahan dalam persaingan pasar yang sengit.


