"Laporan Wawasan Pasar Konsumen Luar Negeri Natal 2024" yang diterbitkan oleh Big Data Cross-border, menganalisis secara komprehensif pasar konsumen Natal di luar negeri. Laporan ini mencakup gambaran pasar, kategori produk terlaris, wawasan konsumen, tren pasar, dan strategi pemasaran merek yang meluas ke luar negeri, menyediakan layanan konsultasi profesional bagi industri untuk membantu perusahaan memanfaatkan peluang bisnis Natal.
1. Gambaran Pasar
- Popularitas Liburan: Siklus popularitas pencarian Natal memiliki pola tetap, dengan tren yang lebih tersebar dan pemanasan yang lebih awal dalam beberapa tahun terakhir. Pemanasan dimulai pada akhir Oktober, popularitas meningkat dari November hingga awal Desember, mencapai puncak seminggu sebelum liburan, dan konsumen berbagi konten terkait seminggu setelah liburan.
- Popularitas Regional: Secara global, Natal sangat populer di Eropa dan Amerika, dengan Inggris, Irlandia, dan Amerika Serikat menjadi negara dengan popularitas pencarian tertinggi. Negara-negara ini memiliki tradisi perayaan yang kuat, basis konsumen yang besar, popularitas pencarian hadiah yang tinggi, dan peran media sosial yang signifikan.
- Partisipasi Aktivitas: Negara-negara yang merayakan Natal memiliki skala konsumsi yang besar, misalnya 88% konsumen di AS berencana berbelanja, dengan rata-rata menyiapkan banyak hadiah; konsumen di Inggris lebih banyak membeli hadiah, dekorasi, dan berpartisipasi dalam berbagai aktivitas.
- Gambaran Konsumsi: Penjualan ritel musim liburan di AS meningkat, baik secara online maupun offline. Pada musim liburan 2023, penjualan ritel online mencapai 251,7 miliar dolar AS, sementara penjualan toko fisik mencapai 694,1 miliar dolar AS. Rata-rata pengeluaran per orang selama liburan meningkat, dengan motivasi konsumsi mendorong kenaikan anggaran.
- Saluran Penjualan: Platform e-commerce menjadi pilihan utama, dengan sekitar tiga perempat konsumen AS memilih Amazon, diikuti oleh Walmart dan Target; toko fisik tetap menjadi saluran penting, dengan lebih dari 40% konsumen berencana berbelanja di department store dan lainnya. Sejak 2023, beberapa konsumen menggunakan ChatGPT untuk berbelanja.
- Saluran E-commerce: E-commerce sangat populer, dengan perkiraan pertumbuhan penjualan e-commerce AS pada 2024-2025. Pencarian kata kunci "Natal" di Amazon AS meningkat lebih awal, dengan konsumen berbelanja online karena variasi produk yang kaya, kemudahan, dan layanan yang lengkap, serta minat generasi muda terhadap "beli sekarang bayar nanti".
2. Analisis Kategori Produk Terlaris
- Situasi Umum: Kategori produk tradisional yang populer tetap stabil, dengan perbedaan di berbagai negara dan wilayah. Produk dengan sifat hadiah yang kuat dan suasana liburan yang kental lebih disukai, seperti kartu hadiah, mainan, dll. Dipengaruhi oleh biaya hidup, permintaan barang mewah bekas meningkat. Proporsi pengeluaran untuk kategori produk Natal terlaris berbeda di setiap negara.
- Pohon Natal dan Dekorasi: Permintaan pasar untuk pohon Natal besar dan stabil, pohon Natal sintetis populer di semua kelompok usia, sementara pohon Natal asli lebih disukai oleh kelompok muda dan paruh baya. Sekitar 37% konsumen AS berencana menghabiskan lebih dari 150 dolar AS untuk dekorasi Natal.
- Kartu Natal: Kartu fisik adalah hadiah wajib, konsumen Inggris sangat menghargainya, banyak yang bersedia memamerkan kartu yang diterima, yang penting untuk menjaga hubungan. Kartu elektronik juga semakin populer.
- Kartu Hadiah Natal: Memiliki fleksibilitas penggunaan yang tinggi, menempati peringkat pertama sebagai hadiah Natal yang paling diinginkan konsumen AS. Pada 2023, sebagian besar konsumen AS berencana membelinya, rata-rata tiga hingga empat kartu per orang, dengan kartu hadiah restoran paling populer.
- Mainan Natal: Mainan inovatif dan nostalgia memimpin tren, dengan Furby, Bitzee, dll. masuk dalam daftar populer, dan Lego sering disebutkan. Mainan dengan IP terkenal memiliki popularitas dan penjualan yang stabil, sementara mainan inovatif dan nostalgia yang dikombinasikan dengan pemasaran digital menjadi tren.
- Analisis Kategori: Dalam dekorasi pohon Natal, ornamen, lampu rantai, dll. populer; kartu Natal memiliki berbagai gaya desain untuk memenuhi kebutuhan berbeda; anak laki-laki menyukai mainan seperti Lego, sementara anak perempuan menyukai boneka Barbie, dll.; kartu hadiah teknologi dan game lebih disukai.
3. Wawasan Konsumen
- Analisis Konsumen: Hadiah Natal memelihara hubungan orang tua-anak dan cinta, dengan produk untuk anak-anak dan pasangan laris. Orang tua memperhatikan keamanan hadiah anak, dan konsumen bersedia mengeluarkan anggaran lebih besar untuk hadiah bagi orang terdekat.
- Perilaku Konsumsi: Waktu konsumsi menjadi lebih awal dan tersebar, untuk menghindari puncak dan mengurangi tekanan akhir tahun. Anggaran hadiah liburan dipengaruhi oleh berbagai faktor, dengan Generasi Z cenderung meningkatkan pengeluaran, sementara kelompok usia menengah dan lebih tua lebih hemat dan sederhana.
- Anggaran Konsumsi: Pengeluaran liburan konsumen AS untuk perjalanan, hadiah, dan hiburan meningkat dari tahun ke tahun, dengan pengeluaran hadiah liburan mencapai rekor baru. Karena siklus konsumsi liburan dan kebutuhan menjaga hubungan, konsumen meningkatkan persyaratan harga hadiah, dan beberapa mulai mencoba barang mewah bekas.
- Preferensi Belanja: Harga adalah faktor utama, diikuti oleh layanan pengiriman dan pengembalian. Konsumen menghargai diskon harga, pengembalian gratis, dan pengiriman cepat di e-commerce, serta suka melihat produk secara langsung di pusat perbelanjaan lokal.
- Kekhawatiran Belanja: Selama musim liburan, konsumen khawatir tentang kehabisan stok dan keterlambatan pengiriman. Merek dapat mengurangi kekhawatiran ini melalui berbagai langkah untuk meningkatkan pengalaman berbelanja.
4. Tren Pasar
- Tren Umum: Pasar konsumen liburan meluas, dengan perkiraan konsumsi musim liburan 2024 di AS tinggi. Di bawah tekanan ekonomi, konsumen cenderung memilih produk praktis dan bernilai tinggi, dengan sentimen konsumsi global yang positif.
- Segmentasi Konsumen: Segmentasi konsumen di Inggris semakin tajam, dengan rencana konsumsi Natal yang berbeda untuk keluarga dengan ekonomi sehat, keluarga yang pulih, dan keluarga yang kesulitan. Namun, jumlah keluarga yang menantikan Natal secara keseluruhan meningkat, dan kepercayaan konsumen bertambah.
- Titik Pemasaran Lebih Awal: Konsumen mulai berbelanja Natal lebih awal, dengan Oktober hingga November menjadi periode emas pemasaran. Pada bulan Oktober, pengguna mulai mencari konten dekorasi, lebih antusias di bulan November, dan perhatian lebih merata di bulan Desember.
- Kesulitan Memilih Hadiah: Lebih dari setengah konsumen kekurangan inspirasi saat memilih hadiah Natal, dengan pasangan, orang tua, dll. menjadi objek hadiah yang sulit dipilih. Merek harus memberikan saran yang dipersonalisasi.
- Personalisasi Permintaan: Permintaan konsumen Natal sangat personal, dengan konsumen Inggris dan AS cenderung membeli hadiah yang dipersonalisasi dan bersedia membayar lebih, meskipun harganya mungkin lebih tinggi.
- Persyaratan Logistik Tinggi: Konsumen mengharapkan layanan logistik yang terperinci dan disesuaikan, seperti pengiriman cepat, pengiriman gratis, dll., dan beberapa bersedia membayar ekstra untuk pengiriman lebih cepat. Merek yang menyediakan layanan pengiriman berkualitas akan unggul.
5. Strategi Pemasaran Merek yang Meluas ke Luar Negeri
- Pemasaran Kalender Advent: Kalender fisik dapat digunakan sebagai barang edisi terbatas atau hadiah untuk menarik konsumen, sementara versi elektronik dapat disebarluaskan melalui media sosial dan dikombinasikan dengan promosi, seperti kalender kuis merek Søstrene Grene.
- Promosi Media Sosial dengan Tes Personalisasi: Tes memiliki interaktivitas yang kuat, dapat mengumpulkan informasi konsumen untuk pengembangan produk dan pemasaran. Laporan yang berisi informasi merek memudahkan penyebaran, seperti tes dengan tema karakter film oleh Mødrehjælpen.
- Layanan Rekomendasi Produk: Membantu konsumen menemukan produk, meningkatkan retensi pengguna, meningkatkan penjualan merek, dan membentuk kebiasaan konsumsi, seperti merek balap Silverstone di Inggris yang membantu konsumen memilih produk balap melalui kuesioner.
- Fitur Pencarian Hadiah: Mengurangi tekanan belanja hadiah konsumen, meningkatkan kepuasan, dan mempersingkat waktu pengambilan keputusan, seperti Siren Craft Beer yang memberikan saran pembelian hadiah melalui kuesioner dan tampilan gambar.
- Pemasaran Inovatif dengan Teknologi AR di Berbagai Skenario: Pengalaman AR tiga dimensi dan inovatif, dapat menampilkan karakter IP, menyebarkan identitas merek, merancang metode interaksi, dan diintegrasikan ke dalam aktivitas keluarga, seperti cangkir Natal edisi terbatas AR Starbucks.








