Laporan ini diterbitkan oleh EqualOcean, yang secara komprehensif menganalisis lingkungan pasar, peluang dan tantangan, strategi bisnis, serta prospek pengembangan perusahaan Tiongkok yang berekspansi ke Vietnam, bertujuan untuk memberikan dasar pengambilan keputusan dan panduan praktis bagi perusahaan Tiongkok.
1. Gambaran Umum Pasar Vietnam: Populasi Vietnam melebihi 100 juta jiwa, dengan sumber daya tenaga kerja yang melimpah, pertumbuhan ekonomi yang pesat, tingkat pertumbuhan PDB yang relatif tinggi, struktur industri yang terus dioptimalkan, dan pangsa sektor jasa yang semakin meningkat. Sementara itu, pasar e-commerce Vietnam memiliki potensi pengembangan yang besar, daya beli kelas menengah terus meningkat, dan kesadaran akan pembangunan merek juga semakin kuat.
2. Politik dan Ekonomi Vietnam
- Aspek Politik: Struktur politik "empat kendaraan" kembali normal, namun terdapat kontradiksi antara faksi utara dan selatan di kancah politik, sehingga situasi politik memiliki kompleksitas tertentu. Hubungan politik Tiongkok-Vietnam memanas, menciptakan lingkungan politik yang baik bagi perusahaan untuk berekspansi ke luar negeri.
- Aspek Ekonomi: Pada tahun 2023, PDB mencapai 476,3 miliar dolar AS, dengan tingkat pertumbuhan 7,09%, dan diperkirakan akan mempertahankan tingkat pertumbuhan yang relatif tinggi di masa depan. Namun, pertumbuhan populasi Vietnam melambat dan penuaan semakin parah, yang sampai batas tertentu menghambat pembangunan ekonomi. Ekspor mendorong perkembangan manufaktur, dengan nilai ekspor mencapai rekor tertinggi pada tahun 2024, namun ekonomi terlalu bergantung pada modal asing, menghadapi risiko seperti melemahnya permintaan global.
3. Budaya dan Bisnis Vietnam
- Aspek Budaya: Vietnam adalah negara multietnis, dengan etnis Kinh sebagai kelompok dominan, bahasa Vietnam sebagai bahasa utama, dan kepercayaan agama yang beragam. Budayanya dipengaruhi oleh berbagai faktor, masyarakat berpusat pada desa dan keluarga, Konfusianisme dan egalitarianisme hidup berdampingan, dan konsep kolektivisme cukup kuat.
- Aspek Bisnis: Keuangan, properti, dan manufaktur merupakan mesin penting pembangunan ekonomi. Industri manufaktur memiliki momentum perkembangan yang baik, dan diharapkan dapat bertransformasi ke industri bernilai tambah tinggi; pasar industri real estat menunjukkan tren pertumbuhan; industri keuangan terus berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan ekonomi.
4. Strategi Perusahaan Tiongkok Berekspansi ke Vietnam
- Strategi Umum: Perusahaan perlu menilai tren dan peluang pasar Vietnam, serta melakukan perencanaan strategis sejak awal. Dengan mengambil contoh industri penyimpanan energi, Vietnam memiliki peluang pengembangan di bidang energi terbarukan dan penyimpanan energi. Pada saat yang sama, perusahaan perlu melakukan perencanaan organisasi, melakukan wawasan pasar, serta merekonstruksi produk dan layanan untuk memenuhi kebutuhan pasar Vietnam.
- Saluran dan Pemasaran: Merapikan dan membangun saluran penjualan dan rantai pasokan, meningkatkan kesadaran dan pengaruh merek melalui berbagai cara, seperti bekerja sama dengan perusahaan lokal, berpartisipasi dalam pameran industri, dll.
- Lokalisasi dan Pengendalian Risiko: Mendorong proses lokalisasi, mempertimbangkan sepenuhnya kebutuhan pasar Vietnam, dan menggunakan konsep ESG untuk mencapai pembangunan berkelanjutan. Pada saat yang sama, perlu mengendalikan risiko kebijakan, pasar, ekonomi, teknologi, dll., serta menghubungkan modal secara wajar untuk mendorong perkembangan perusahaan.
5. Indeks Ekspansi Vietnam dan Perkembangan Perusahaan Tiongkok di Vietnam
- Indeks Ekspansi: Skor penilaian komprehensif indeks ekspansi Vietnam adalah 62,93 poin, dengan keunggulan dalam potensi pertumbuhan, daya tarik manufaktur, dan perdagangan bilateral, namun menghadapi tantangan dalam stabilitas politik, lingkungan bisnis, dll.
- Perkembangan Perusahaan: Kegiatan investasi dan operasi perusahaan Tiongkok di Vietnam semakin meningkat, volume perdagangan bilateral terus tumbuh, perusahaan Tiongkok memiliki banyak peluang di bidang manufaktur, pembangunan infrastruktur, e-commerce, dll., dan distribusi industri di utara dan selatan Vietnam memiliki karakteristik masing-masing.








