Dokumen ini terutama membahas pasar logistik lintas batas tahun 2024, menganalisis lingkungan pasar, kebijakan, skala pasar, dinamika industri, dan tren masa depan.

1. Lingkungan Pasar: Pada tahun 2024, perdagangan global mulai tumbuh setelah mengalami penurunan, dengan perkiraan pertumbuhan perdagangan barang sebesar 2,7%, namun juga menghadapi risiko seperti konflik Timur Tengah dan ketegangan geopolitik. Pasar e-commerce lintas batas berkembang pesat, dengan perkiraan skala pasar mencapai 6 triliun dolar AS pada tahun 2024. Namun, sistem logistik tradisional sulit beradaptasi dengan model perdagangan e-commerce lintas batas yang terfragmentasi dan berfrekuensi tinggi, menghadapi masalah seperti perbedaan aturan tarif dan efisiensi bea cukai yang rendah.

2. Dukungan Kebijakan: Beberapa kementerian dan lembaga negara telah mengeluarkan kebijakan untuk mendukung pengembangan e-commerce lintas batas dan logistik lintas batas, seperti mengurangi beban pajak atas barang yang dikembalikan dari ekspor e-commerce lintas batas, mendukung pembangunan gudang luar negeri, dan menyediakan dukungan keuangan. Namun, ada juga perubahan kebijakan internasional, seperti penyesuaian kebijakan tarif AS terhadap barang-barang China, yang mempengaruhi biaya e-commerce lintas batas dan bisnis logistik.

3. Skala Pasar: Pada tahun 2024, volume impor dan ekspor e-commerce lintas batas China mencapai 2,63 triliun yuan, meningkat 10,8% tahun-ke-tahun, dengan pangsa ekspor sebesar 69,2%. Jumlah perusahaan terkait e-commerce lintas batas terus bertambah, dengan jumlah pendaftaran baru pada tahun 2024 mencapai rekor tertinggi. Aktivitas pencatatan saham dan pendanaan di bidang e-commerce lintas batas sangat aktif, dengan banyak perusahaan yang mencatatkan sahamnya, dan penyedia layanan logistik lintas batas juga memperoleh banyak pendanaan.

4. Dinamika Industri: Banyak perusahaan secara aktif mengatur sistem rantai pasokan lintas batas dan luar negeri, seperti Cainiao mengakuisisi 4PX, Baishi Cloud Warehouse mengumumkan strategi go global, dan banyak raksasa gudang luar negeri bekerja sama dengan platform e-commerce. Dalam hal model layanan, model semi-terkelola mulai muncul. Dibandingkan dengan model terkelola penuh, model ini memiliki keunggulan dalam hal penetapan harga, manajemen inventaris, dan ketepatan waktu logistik, sehingga lebih disukai oleh penjual.

5. Tren Masa Depan: Perkembangan logistik lintas batas menghadapi tantangan dan peluang. Faktor geopolitik mempengaruhi biaya logistik dan kapasitas pengiriman, sehingga perusahaan perlu mengelola risiko. Skala pasar e-commerce lintas batas global terus berkembang, dengan potensi besar di pasar negara berkembang, yang akan membawa lebih banyak volume bisnis. Keunggulan perusahaan-perusahaan terkemuka akan semakin jelas, dan konsentrasi pasar diperkirakan akan meningkat. Model semi-terkelola akan terus berkembang, model layanan logistik akan terus berinovasi, dan penerapan logistik cerdas juga akan semakin meluas.

Laporan Tinjauan dan Analisis Tren Pasar Logistik Lintas Batas 2024-1Laporan Tinjauan dan Analisis Tren Pasar Logistik Lintas Batas 2024-2Laporan Tinjauan dan Analisis Tren Pasar Logistik Lintas Batas 2024-3Laporan Tinjauan dan Analisis Tren Pasar Logistik Lintas Batas 2024-4