“Pasar e-commerce Vietnam sedang mengalami pertarungan sengit untuk memperebutkan posisi penguasa, Shopee yang dulu mendominasi kini harus menghadapi serangan kuat dari Tuke Shop.”
Menurut statistik Metric, selama periode Januari hingga September 2025, Shopee, Tuke Shop, Lazada, dan Tiki membentuk kelompok utama e-commerce Vietnam, bersama-sama mendorong total nilai transaksi menembus 3059 triliun dong Vietnam (sekitar 11,62 miliar USD), meningkat signifikan sebesar 34,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Di balik pertumbuhan ini, perubahan struktur pasar sedang terjadi secara diam-diam.

Sumber gambar:doanhnhanvn
01 Perubahan Struktur Pasar
Pasar e-commerce Vietnam yang dulu didominasi satu pemain kuat, kini perlahan beralih ke struktur dua raksasa yang berdampingan.
Laporan Metric menunjukkan, hingga tiga kuartal pertama 2025, Shopee masih memimpin dengan pangsa pasar 56%, namun angka ini menurun dibandingkan kuartal pertama tahun ini yang sebesar 58%.
SedangkanTuke Shop menunjukkan pertumbuhan pesat, pangsa pasarnya naik dari 39% di kuartal pertama menjadi 41% saat ini, memperkecil jarak dengan Shopee secara signifikan.
Data kuartal ketiga tahun 2025 menjadi bukti kuat perubahan ini. Pada kuartal tersebut, total penjualan e-commerce Vietnam (GMV) mencapai 1036 triliun dong Vietnam (sekitar 3,94 miliar USD), tumbuh 22,3% dibandingkan tahun sebelumnya.
Dalam konteks ini, dua platform menunjukkan perbedaan laju pertumbuhan:Penjualan Shopee hanya naik 4%, sementara Tuke Shop melonjak 69% dibandingkan tahun sebelumnya, jauh di atas rata-rata industri.

Sumber gambar:doanhnhanvn
02 Munculnya Model Belanja Hiburan
Tuke Shop dapat dengan cepat merebut pangsa pasar dari platform e-commerce tradisional, senjata utamanya adalah model "integrasi belanja dan hiburan" yang unik.
Model ini sepenuhnya mengubah logika tradisional e-commerce“orang mencari barang”, menciptakan skenario baru “barang mencari orang”. Pengguna yang tenggelam dalam hiburan video pendek dan siaran langsung, terpicu oleh konten yang hidup dan langsung, sehingga membuat keputusan pembelian yang spontan dan emosional.
Pengalaman belanja seperti ini sangat memperpendek jalur konsumsi dan meningkatkan efisiensi konversi.
Metric menunjukkan, pemulihan permintaan konsumen, promosi besar-besaran, subsidi ongkos kirim, serta investasi berkelanjutan platform dalam video pendek dan belanja live streaming, adalah faktor utama pendorong pertumbuhan e-commerce Vietnam.
Menghadapi kebangkitan pesat Tuke Shop, Shopee juga harus menyesuaikan strategi, memperkuat kerja sama dengan platform media sosial untuk memperluas jangkauan.
SedangkanTuke Shop mempercepat pembangunan ekosistem penjual, meningkatkan partisipasi pengguna, dan mendorong proyek kepatuhan serta pajak di seluruh Vietnam, terus memajukan model penjualan live streaming.

Sumber gambar:Tuke
03Jalan Menuju Masa Depan
Melihat ke depan, persaingan di pasar e-commerce Vietnam akan semakin sengit, dan jalur strategi dua raksasa semakin jelas.
Untuk memperkuat posisi terdepan,Shopee memperkuat kerja sama dengan platform media sosial untuk memperluas jangkauan.
SedangkanTuke Shop terus membangun ekosistem penjual dan meningkatkan partisipasi pengguna.
Metric juga menyatakan, untuk mempertahankan momentum pertumbuhan, berbagai platform berencana meningkatkan investasi penjualan live streaming, memperluas cakupan kebijakan gratis ongkir, dan memperkuat kemampuan logistik untuk memastikan pemenuhan pesanan yang efisien dan pengalaman konsumen yang baik selama musim ramai.
Kategori produk paling populer akan mencakup fashion, kecantikan, perlengkapan rumah tangga, dan kebutuhan sehari-hari, yang akan menjadi fokus persaingan antar platform.

Sumber gambar: internet
Pertarungan kedua platform sudah merambah ke promosi besar-besaran di kuartal keempat yang akan datang.Metric memperkirakan, skala pasar e-commerce Vietnam akan mencapai 1050 triliun dong Vietnam (sekitar 4 miliar USD), tumbuh sekitar 15% dibandingkan tahun sebelumnya.
Persaingan antar platform telah memasuki tahap panas, kedua pihak meningkatkan investasi penjualan live streaming, memperluas cakupan gratis ongkir, dan memperkuat logistik.
Pertarunganbattle ini bukan hanya soal nasib dua perusahaan, tetapi juga akan membentuk ulang struktur pasar e-commerce Vietnam.


