Untuk waktu yang lama, Amazon hampir identik dengan ekspansi ke luar negeri. Merek Tiongkok yang ingin go global tidak bisa menghindari platform raksasa ini.
Namun kini, dengan perubahan logika keputusan konsumen luar negeri dan upaya kolektif platform-platform baru, pola monopoli ini sedang dipecahkan. Diwakili oleh AliExpress,"Empat Naga Kecil" yang go global bangkit dengan cepat, merek Tiongkok secara resmi meninggalkan ketergantungan pada satu titik dan memasuki tahap baru persaingan multipolar.
Menurut data terbaru,Pada tahun 2025, sebanyak 89% pengguna luar negeri mengganti saluran belanja yang biasa mereka gunakan. Dalam hal pertumbuhan konsumsi, AliExpress memimpin dengan pertumbuhan tahunan 25%, melampaui Amazon yang 19%.

Sumber gambar:Google
Di balik angka ini, bukan hanya perpindahan lalu lintas, tetapi juga pergeseran pola pikir pengguna— konsumen tidak lagi hanya terpaku pada harga terendah, tetapi bersedia membayar untuk nilai gabungan merek + pengalaman. Ini berarti bahwa pedagang Tiongkok yang benar-benar memiliki kekuatan produk dan merek, menyambut jendela peluang baru.
Pergeseran medan utama merek: dari pelengkap lalu lintas menjadi inti strategis
Dahulu, banyak merek Tiongkok menganggap AliExpress sebagai saluran pelengkap di luar Amazon, untuk menghabiskan stok atau menguji produk baru. Namun hari ini, peran ini sedang berbalik.
Survei menunjukkan,Pada tahun 2025, 34% merek yang go global telah secara aktif memperluas tata letak multi-platform. Dalam pilihan perusahaan-perusahaan ini, proporsi masuk AliExpress mencapai 59%, sangat dekat dengan Amazon.
Yang lebih patut diperhatikan adalah, tahun iniPada tanggal 15 April, AliExpress mengadakan pertemuan tertutup TOP merek go global. Dalam pertemuan tersebut, Dreame, Li-Ning, Yushu, dan Xtep secara resmi mencapai kerja sama dengan platform, menandatangani perjanjian untuk bergabung dengan program 'Brand+' Super Brand Go Global.

Sumber gambar: AliExpress
Faktanya, sejakPeluncuran program ini pada September 2025 telah menarik lebih dari 50 merek terkemuka industri seperti Honor, Baseus, Nubia, dan lainnya. Dari elektronik konsumen hingga perangkat keras cerdas, dari pakaian olahraga hingga kehidupan rumah tangga, semakin banyak pemain terkemuka yang mengubah AliExpress dari pilihan menjadi keharusan.

Sumber gambar: AliExpress
Apa arti perubahan ini bagi para pedagang merek? Dampak yang paling jelas adalah: tidak lagi menaruh semua telur dalam satu keranjang.
Ketergantungan berlebihan pada satu platform berarti daya tawar yang lemah dan kemampuan anti-risiko yang rendah. Ketika biaya lalu lintas Amazon terus meningkat dan pertumbuhan menemui hambatan, tata letak multi-platform telah berubah dari pilihan taktis menjadi keharusan strategis.
Dan AliExpress, dengan layanan pengelolaan luar negerinya dilebih dari 30 pasar utama secara global, mencakup Eropa, Amerika Utara, Asia-Pasifik, Amerika Latin, dan lainnya, memberikan merek ruang pertumbuhan baru yang sebenarnya.
Program 'Brand+': dengan setengah biaya mendorong pertumbuhan dua kali lipat
Lalu, apa yang membuat AliExpress menarik merek-merek terkemuka ini? Jawabannya adalah“Brand+” Program Super Merek Go Global.
Program ini menawarkan proposisi nilai yang sangat menarik, yaitu mencapai pertumbuhan baru dengan biaya setengah dari Amazon.
Di Amazon, biaya lalu lintas tinggi, persaingan iklan sengit, persaingan homogen parah, banyak merek terjebak dalam dilema semakin banyak menjual, semakin sedikit untung. Dan AliExpress melalui 'brand go global'+ strategi kunci 'hosting luar negeri', membantu pedagang mengurangi biaya operasional, meningkatkan efisiensi, dan mendapatkan dukungan prioritas platform dalam lalu lintas, pemasaran, logistik, dll.
Data telah membuktikan efektivitas strategi ini. Dalam setahun terakhir, pertumbuhan merek di AliExpress melebihi40%, jumlah merek dengan penjualan tahunan lebih dari 10 juta dolar AS meningkat 64%. Pada tahun 2026, platform ini lebih jelas mengajukan tujuan inti yang ambisius: membantu 2000 merek China menggandakan skala go global mereka.

Sumber gambar:smarthey
Bagi penjual, ini adalah peluang sekaligus tuntutan baru. Peluangnya adalah saluran dengan biaya lebih rendah dan pertumbuhan lebih cepat sedang terbuka; tantangannya adalah merek harus memiliki kemampuan produk dan rantai pasok yang lebih kuat untuk benar-benar meraih keuntungan ini.
Model penjualan sederhana dan diskon besar-besaran sudah tidak berhasil; konsumen menginginkan pengalaman merek yang berbeda dan berkualitas terjamin. Dengan kata lain, kebangkitan AliExpress sedang memaksa merek China untuk beralih dari pola pikir menjual barang ke pola pikir merek.
Kesimpulan
Papan catur e-commerce lintas batas global sedang diatur ulang. Amazon bukan lagi satu-satunya pilihan; AliExpress tumbuh dengan kecepatan yang terlihat menjadi rumah baru bagi merek China untuk go global.
Bagi pedagang yang go global, ini berarti perhitungan ulang tentang biaya, efisiensi, dan kekuatan merek. Merek yang dapat secara proaktif merencanakan dan merangkul perubahan berpeluang untuk unggul dalam persaingan multipolar ini.
Pada tahun 2026, AliExpress mencanangkan target 'membantu 2000 merek China tumbuh dua kali lipat'. Ini bukan hanya KPI platform itu sendiri, tetapi juga sinyal: era kemampuan sistematis merek China go global telah dimulai sepenuhnya.



