Meskipun Indonesia telah melarang TikTok selama lebih dari dua bulan dan menyebabkan kerugian yang cukup besar, berdasarkan data saat ini, perkembangan e-commerce TikTok di Asia Tenggara masih sangat pesat.

Pada acara "Double 12" yang baru saja berlalu, kinerja TikTok Shop di kawasan Asia Tenggara tetap menonjol seperti biasa, dengan tingkat penyelesaian GMV lintas batas mencapai 108%, peningkatan GMV lintas batas secara keseluruhan sebesar 493%, dan lonjakan harian GMV lintas batas hingga 580%!

Ledakan TikTok di pasar Asia Tenggara sebenarnya sudah terlihat sejak awal.

Sejak uji coba pada tahun 2021, kinerja GMV e-commerce TikTok terus meningkat, menjangkau berbagai negara seperti Indonesia, Inggris, Thailand, dan Amerika Serikat.

Saat ini, fokusnya lebih diarahkan pada pasar Asia Tenggara dan Amerika Serikat, berjalan beriringan untuk mencoba mengglobalisasi e-commerce TikTok dan menciptakan bidang baru dalam e-commerce.

Misalnya, merek kecantikan HEBE Beauty telah lebih awal memanfaatkan pasar besar di Asia Tenggara.

HEBE Beauty adalah merek kecantikan dalam negeri Tiongkok. Berbeda dengan kebanyakan merek kecantikan lokal yang melakukan ekspansi ke luar negeri "dari dalam ke luar", tim Tiongkok HEBE Beauty menginkubasi merek kecantikan lokal Y.O.U di Asia Tenggara, dan dengan pemasaran yang berbeda dan terlokalisasi, dengan cepat memperluas ke Filipina, Malaysia, Thailand, dan negara-negara lain, mencakup hampir 40.000 titik.

Keberhasilan merek kecantikan Y.O.U salah satunya karena mereka meneliti secara mendalam masalah kecantikan berdasarkan iklim Asia Tenggara, mengembangkan produk dasar yang lebih cocok untuk daerah tersebut, tahan lama dan tidak merusak kulit.

Alasan lainnya adalah mereka memahami pentingnya pemasaran merek dan lebih fokus pada mendapatkan pengakuan dari komunitas.

Pada paruh kedua tahun 2021, Y.O.U melakukan transformasi melalui internet dalam dua modul, yaitu saluran penjualan dan pemasaran, memilih TikTok sebagai platform utama untuk pemasaran loop tertutup penuh, dan mengusulkan strategi tingkat satu: All in TikTok.

Iklan, konten, kreator, dan konversi semuanya diselesaikan dalam satu platform di TikTok, dan implementasi strategi ini berhasil membuat penjualan merek Y.O.U mengalami pertumbuhan berkelanjutan yang sangat cepat, melebihi 100% setiap bulan.

Dari distributor hingga BA (konsultan penjualan) offline, hingga pengguna, dengan memanfaatkan TikTok, merek Y.O.U berhasil mengakses kolam besar lalu lintas online, sekaligus membuka ruang pertumbuhan yang luas untuk bisnis offline.

Selain itu, dalam pengoperasian saluran media sosial dan video pendek, tim TikTok Y.O.U tahu bahwa hanya dengan menghasilkan konten berkualitas tinggi mereka dapat memperoleh reputasi yang baik, mempromosikan merek kepada lebih banyak orang, dan meyakinkan pengguna untuk melakukan konversi.

Untuk itu, mereka membentuk tim konten yang sesuai di dalam negeri dan lokal, bersama-sama menciptakan dan mengeksplorasi konten populer di TikTok, serta secara berkala memotivasi tim untuk mengambil tindakan yang sesuai, terus menyuntikkan ide-ide kreatif baru ke dalam iklan TikTok.

Sama seperti Y.O.U, merek pakaian wanita NOWRAIN secara akurat memahami kebutuhan pasar dan memanfaatkan celah pasar yang besar.

Sebagai merek ekspor dari Vipshop, NOWRAIN memiliki kemampuan operasi e-commerce yang kuat, dan rantai pasokan yang matang juga menjadi keunggulan besar mereka. Pasar target NOWRAIN adalah konsumen muda, dan mereka berhasil menarik banyak anak muda di bawah 25 tahun melalui video pendek TikTok yang luar biasa dan siaran langsung.

Dari segi model, model operasi NOWRAIN menggunakan TikTok mencerminkan strategi monetisasi dalam dua aspek.

Di satu sisi, mereka membuat video pendek berkualitas tinggi melalui topik populer di TikTok dan budaya pop terkait untuk meningkatkan jumlah pengikut; di sisi lain, mereka mencapai profitabilitas melalui penjualan siaran langsung.

Pada saat yang sama, NOWRAIN sedang membangun akun yang berbeda di TikTok, dan menciptakan gaya yang berbeda untuk setiap akun, menggunakan konten vertikal untuk menarik pengguna secara tepat sasaran.

Saat ini, NOWRAIN sudah memiliki 5 akun di TikTok dan telah menjadi merek pakaian wanita terkemuka di TikTok Shop.

Dari contoh-contoh di atas dapat dilihat bahwa baik Y.O.U maupun NOWRAIN, maupun merek-merek Tiongkok lainnya yang telah berakar di pasar Asia Tenggara dan menunjukkan vitalitas yang kuat, semuanya terus-menerus menggali potensi saluran baru.

Mereka lebih tajam dalam memahami kebutuhan pasar, dan menekankan serta bertahan pada strategi lokalisasi, termasuk produk, tim, dan pemasaran di berbagai aspek. Konsep lokalisasi seperti ini diterapkan dalam strategi pemasaran saluran mereka, terus mendukung perkembangan dan pertumbuhan merek.