Dokumen ini adalah "Analisis Tahunan Industri Pembayaran Lintas Batas China 2025" yang diterbitkan oleh Analysys Qianfan, terutama menganalisis perkembangan industri pembayaran lintas batas pada tahun 2024, tantangan dan peluang yang dihadapi, serta tren perkembangan di masa depan.
1. Perubahan Pasar Pembayaran Lintas Batas: Pada tahun 2024, pasar pembayaran lintas batas menghadapi tekanan dan ketahanan secara bersamaan. Secara internal, ada dukungan kebijakan, seperti pemerintah yang terus memberikan insentif kebijakan untuk e-commerce lintas batas dan perdagangan luar negeri B2B; namun lingkungan eksternal kurang optimis, dengan meningkatnya proteksionisme perdagangan, pengawasan platform yang lebih ketat, ketidakpastian kebijakan setelah pemilihan AS, serta konflik geopolitik dan hambatan perdagangan, yang memberikan tekanan besar pada perkembangan pembayaran lintas batas.
2. Status Perkembangan Pasar
- Pembayaran E-commerce Lintas Batas: E-commerce lintas batas berkembang pesat dan menjadi skenario inti pembayaran lintas batas pihak ketiga. Pada tahun 2024, total volume impor dan ekspor e-commerce lintas batas China tumbuh cepat, pangsa dalam perdagangan luar negeri meningkat, dan jumlah perusahaan bertambah. Ukuran pasar pembayaran e-commerce lintas batas pihak ketiga melampaui 1,2 triliun yuan, dengan pertumbuhan yang signifikan. Model inovatif platform e-commerce lintas batas menurunkan hambatan masuk, mendorong pertumbuhan permintaan pembayaran. Selain itu, penyedia pembayaran lintas batas menarik pelanggan melalui kepatuhan dan peningkatan layanan, seperti menghubungkan dengan platform e-commerce utama, memperoleh lisensi luar negeri, dan menyediakan layanan manajemen dana yang lebih komprehensif.
- Pembayaran Perdagangan Luar Negeri B2B: Banyak perusahaan di China yang terlibat dalam bisnis impor dan ekspor, dengan proporsi UMKM yang tinggi. Pandemi mempercepat digitalisasi perdagangan luar negeri B2B, dan pesanan menjadi semakin terfragmentasi. Pedagang B2B menghadapi banyak kendala dalam pembayaran, seperti kesulitan membuka rekening, siklus pengembalian dana yang panjang, dan persyaratan kepatuhan yang tinggi. Penyedia pembayaran lintas batas pihak ketiga menawarkan solusi pembayaran lengkap untuk skenario B2B, dengan skala pembayaran B2B lintas batas pihak ketiga pada tahun 2024 melampaui 300 miliar yuan, tumbuh pesat.
3. Peluang dan Tantangan di Pasar Berkembang: Pasar berkembang seperti Asia Tenggara, Amerika Latin, dan Timur Tengah memiliki populasi besar, permintaan konsumen yang kuat, dan pasar e-commerce yang berkembang pesat, menjadi sorotan baru dalam pembayaran lintas batas. Namun, lingkungan pembayaran di pasar ini kompleks, dengan beragam metode pembayaran, perbedaan besar dalam regulasi kebijakan, dan infrastruktur yang kurang memadai. Penyedia pembayaran lintas batas harus beroperasi secara lokal, membangun jaringan pembayaran lokal, menyesuaikan dengan persyaratan kepatuhan, dan meningkatkan efisiensi teknologi untuk membantu e-commerce lintas batas memasuki pasar berkembang, meskipun proses ekspansi penuh dengan kesulitan dan persaingan yang ketat.
4. Lingkungan Eksternal dan Penerapan Teknologi
- Dampak Tarif: Perubahan dalam lanskap perdagangan global, ketidakpastian kebijakan tarif, dan kenaikan tarif oleh AS menekan margin keuntungan perusahaan yang go global, memengaruhi daya saing produk China, menghalangi jalur perdagangan transit, dan juga membebani perkembangan pembayaran lintas batas.
- Regulasi dan Kepatuhan: Regulasi semakin ketat, lembaga pembayaran lintas batas menghadapi tantangan seperti perolehan lisensi, anti pencucian uang, dan perlindungan privasi data saat memperluas bisnis luar negeri, sehingga kepatuhan menjadi sangat penting.
- Penerapan Teknologi: DeepSeek, sebagai kekuatan AI yang baru muncul, memiliki banyak aplikasi di bidang pembayaran lintas batas, seperti pemantauan anti pencucian uang, peringatan dini kepatuhan, dukungan operasi lokal multi-pasar, dan optimalisasi layanan pelanggan, yang dapat menyediakan layanan digital yang lebih akurat dan nyaman bagi pedagang yang go global.








