Dokumen ini terutama berfokus pada ekspansi merek minuman teh Tiongkok ke luar negeri pada tahun 2025, dengan isi yang mencakup berbagai aspek:
Pertama, disebutkan beberapa merek minuman teh Tiongkok yang telah go international, seperti Mixue Bingcheng, Aunty Shanghai, Nayuki Tea, Heytea, Chabaidao (chagee), Gongcha, dan lain-lain.
Selanjutnya, membahas situasi pasar luar negeri, termasuk data pasar minuman teh di negara-negara Asia Tenggara seperti Singapura, Filipina, Vietnam, misalnya tingkat pertumbuhan di berbagai wilayah, data konsumen terkait, dan lain-lain; juga mengelompokkan produk minuman teh berdasarkan harga ke dalam rentang <$2, $2–5, >$5, dan sebagainya.
Dari segi target konsumen, utamanya adalah pelajar, pekerja kantoran di kota, orang yang memperhatikan kesehatan dan kualitas hidup, khususnya perempuan usia 20-30 tahun, serta kelompok usia 18-35 tahun yang proporsinya sangat tinggi.
Selain itu, mencakup strategi ekspansi merek ke luar negeri, misalnya Mixue Bingcheng memanfaatkan citra IP Raja Salju, banyak merek melakukan promosi di media sosial seperti Facebook, TikTok, serta penyesuaian untuk adaptasi lokal (seperti memenuhi sertifikasi Halal).
Pada saat yang sama, disebutkan beberapa tren pasar, seperti popularitas kategori minuman brown sugar milk tea, boba milk tea, serta penggunaan platform pengantaran makanan (seperti deliveroo), juga membahas rantai pasokan dan operasi digital beberapa merek, misalnya skala toko dan manajemen rantai pasokan Mixue Bingcheng, serta penggunaan platform e-commerce seperti Shopify.







