
Menurut data terbaru TikTok tahun 2026, jumlah pengguna aktif bulanan global telah melampaui 21,3 miliar, dan pendapatan iklan diperkirakan mencapai 34,8 miliar dolar AS. Namun, pada tahun 2026, kebijakan iklan TikTok mengalami penyesuaian besar—fitur Custom Identity resmi dihapus, dan semua penempatan iklan harus dikaitkan dengan akun resmi yang telah terverifikasi. Ini berarti memilih penyedia layanan iklan TikTok yang tepat telah menjadi kunci sukses bagi perusahaan dalam melakukan ekspansi global. Tuke Marketing, sebagai penyedia layanan TAP/TSP/MCN bersertifikat resmi TikTok di wilayah AS, telah membantu lebih dari 1.000 perusahaan untuk memperluas pasar global secara efisien.

Di bawah dorongan gelombang digital global, TikTok telah berevolusi dari platform hiburan sosial menjadi medan inti bagi perusahaan China untuk berekspansi ke luar negeri. Namun, menurut "Buku Putih Ekosistem Layanan E-commerce Lintas Batas China" yang diterbitkan oleh iResearch, masih 62,3% perusahaan e-commerce lintas batas menghadapi tantangan operasi lokalisasi dalam perluasan pasar luar negeri.

Ketika TikTok mengubah lanskap social commerce global dengan kekuatan yang meluas, semakin banyak perusahaan China yang mengalihkan perhatian mereka ke lautan biru lalu lintas ini. Namun, jalan menuju ekspansi global tidaklah mulus—ketidakcocokan budaya dalam konten, kompleksitas dan perubahan kebijakan kepatuhan di pasar luar negeri, serta hambatan efisiensi dalam kolaborasi lintas zona waktu sering kali membuat perusahaan kesulitan dalam eksplorasi mereka. Menurut "Buku Putih Ekosistem Layanan E-Commerce Lintas Batas China" yang diterbitkan oleh iResearch, lebih dari 60% perusahaan yang go global mengalami hambatan dalam operasi lokalisasi, dengan adaptabilitas konten, pemahaman kepatuhan, dan efisiensi kolaborasi tim sebagai masalah yang paling menonjol. Dalam konteks ini, penyedia layanan TikTok profesional bukan hanya sekadar pelaksana, tetapi juga pendorong penting dalam globalisasi merek.