Jika Anda baru-baru ini memperhatikan pasar Asia Tenggara, perkembangan e-commerce di Vietnam pasti menjadi topik yang tidak bisa dihindari.

Sebagai salah satu pasar dengan pertumbuhan tercepat di kawasan ini, industri e-commerce Vietnam berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Sejak tahun 2022, pasar ini tumbuh sebesar 18% per tahun, dan pada tahun 2023, pertumbuhan keseluruhannya bahkan melampaui 30%. Tanah subur ini menarik perhatian semakin banyak platform lintas batas, dan persaingan pun semakin memanas.

Saat ini, pasar e-commerce Vietnam menunjukkan pola persaingan yang sangat terkonsentrasi, dengan Shopee dan TikTok Shop hampir "menguasai" hampir 90% pangsa pasar, menjadi dua raksasa yang sesungguhnya. Sementara itu, platform asing seperti Temu dan Shein juga menunjukkan kekuatan mereka di Vietnam, menambah lebih banyak variabel ke pasar ini.

Pangsa pasar platform e-commerce Sumber: YouNet ECI

Shopee dan TikTok Shop: Pertarungan "Dua Raksasa E-commerce"

Sebagai pemimpin e-commerce Vietnam, Shopee, dengan pilihan produk yang kaya dan layanan logistik yang terlokalisasi, hampir menjadi pilihan utama konsumen Vietnam. Promosi menarik, pengiriman cepat, ditambah dengan pemasaran momen seperti festival besar, berhasil memikat hati konsumen. Terutama kerja sama yang mendalam dengan perusahaan logistik lokal membuat Shopee unggul jauh dalam efisiensi pengiriman.

Sementara itu, TikTok Shop berkembang pesat dengan model "sosial + e-commerce". Mengandalkan video pendek dan siaran langsung untuk menjual produk, TikTok Shop menarik perhatian generasi muda Vietnam, terutama kelompok wanita muda, yang merupakan pengguna inti TikTok sekaligus konsumen utama. Partisipasi kreator konten dan KOL semakin meningkatkan popularitas platform, terus memperkecil kesenjangan pasar dengan Shopee.

Platform Asing Mempercepat Masuk, Persaingan Pasar Semakin Ketat

Meskipun Shopee dan TikTok Shop menguasai sebagian besar pasar, ini tidak berarti pemain lain tidak memiliki peluang. Dalam beberapa tahun terakhir, platform asing seperti Temu dan Shein mulai memasuki pasar, menyuntikkan darah segar ke pasar e-commerce Vietnam.

Temu berhasil menarik konsumen yang sensitif terhadap harga dengan strategi harga yang sangat rendah. Rantai pasokan global dan kemampuan logistik lintas batasnya memastikan variasi produk yang kaya dengan harga terjangkau. Sementara Shein secara tepat menangkap kecintaan wanita muda Vietnam terhadap mode, membentuk citra merek "fast fashion murah" melalui penetrasi mendalam di media sosial.

Selain itu, model grosir 1688 juga mulai membuka pasar Vietnam. Sebagai gudang sumber daya untuk usaha kecil dan menengah, platform ini memainkan peran penting dalam membantu pedagang Vietnam menghemat biaya dan memperluas pasokan barang.

"Pertahanan" Platform Lokal: Dukungan Kebijakan dan Kebangkitan E-commerce Siaran Langsung

Di tengah serangan gencar platform asing, pedagang lokal Vietnam tidak tinggal diam. Berkat dukungan kebijakan pemerintah, e-commerce siaran langsung berkembang pesat di Vietnam. Perusahaan lokal dengan cepat menguasai teknik siaran langsung melalui pelatihan jangka pendek, dan mulai menjual produk melalui siaran langsung dengan dukungan platform. Jumlah penonton siaran langsung dari banyak merek baru bahkan menembus angka satu juta, langsung mendorong pertumbuhan penjualan.

Pada saat yang sama, pemerintah Vietnam menerapkan kebijakan pengawasan e-commerce yang lebih ketat untuk mencegah persaingan tidak sehat, seperti membatasi diskon promosi tidak boleh melebihi 50%. Kebijakan ini tidak hanya mengatur pasar, tetapi juga memungkinkan pedagang lokal untuk berpartisipasi dalam persaingan dengan lebih sehat.

Perdana Menteri Vietnam meminta pengawasan yang lebih ketat Sumber: nhandan.vn

Masa Depan E-commerce Vietnam: Peluang dan Tantangan Berdampingan

Pasar e-commerce Vietnam jelas masih dalam tahap perkembangan pesat, tetapi kompleksitas persaingan juga meningkat. Perang harga dan persaingan logistik yang dibawa oleh platform asing, ditambah dengan meningkatnya tuntutan konsumen Vietnam terhadap pengalaman berbelanja, terus mendorong batas pasar.

Ke depannya, siapa yang bisa mencapai terobosan dalam logistik, pengalaman pengguna, dan kepatuhan operasional, dialah yang akan menjadi pemenang akhir. Bagi pedagang lokal Vietnam, memanfaatkan keuntungan dari kebijakan pemerintah dan terus berinovasi dalam bentuk konten adalah kunci untuk bersaing dengan raksasa asing.

Secara keseluruhan, pasar e-commerce Vietnam adalah tanah yang penuh peluang, tetapi pemenang sejati pasti mereka yang bisa memahami kebutuhan konsumen dan dengan cepat menyesuaikan strategi. Persaingan ini baru saja dimulai.