Menonton video pendek, menonton siaran langsung, membeli produk viral... Kaum muda di seluruh dunia berbelanja di TikTok, tetapi apa yang membuat merek China mampu menonjol di tengah persaingan ketat ini? Ada yang berhasil menjual habis stok gudang hanya dengan satu video, ada pula yang meraup jutaan dolar AS dalam satu sesi siaran langsung.

Hari ini, Tuke mengajak Anda mengupas bagaimana merek China menaklukkan konsumen asing di TikTok.

Sumber gambar: TikTok

Sihir Konten yang Membuat Konsumen Asing Datang Sendiri

Di TikTok, konten bukanlah iklan, melainkan umpan. Merek China sangat memahami hal ini; mereka mengubah produk menjadi "cerita" melalui video pendek, membuat pengguna "terpancing" dengan sendirinya.

Contohnya, merek alat penata rambut asal China, Wavytalk, berhasil menciptakan tren di TikTok melalui serangkaian video pendek yang menampilkan "catok rambut 5-in-1". Dalam video tersebut, model dengan mudah mengganti gaya rambut seperti ombak besar, lurus, hingga keriting domba menggunakan alat yang sama, dipadukan dengan efek visual "sebelum dan sesudah" yang langsung menyentuh kebutuhan konsumen luar negeri akan "satu alat untuk banyak fungsi".

Sumber gambar: TikTok

Video-video ini tidak hanya membuat tagar #wavytalk ditonton ratusan juta kali, tetapi juga menarik perhatian media mode Barat seperti Allure dan Stylecaster untuk melakukan ulasan secara sukarela, yang pada akhirnya mendorong lonjakan penjualan hingga pendapatan bulanan menembus 17 juta yuan RMB.

Sumber gambar: Allure

Mengandalkan "Siaran Langsung Berbasis Skenario" agar Konsumen Asing "Beli Sambil Nonton"

Belanja sambil menonton siaran langsung bukanlah monopoli pasar China. Di TikTok, merek China memainkannya dengan cara yang lebih "lokal". Mereka tidak lagi membosankan menjelaskan spesifikasi, melainkan mengubah ruang siaran langsung menjadi skenario kehidupan nyata, membuat konsumen asing merasa seperti berada di dalamnya.

Ambil contoh merek alat kebugaran Merach Fitness. Mereka menata ruang siaran langsung seperti gym rumahan, di mana pembawa acara sambil mendemonstrasikan mesin dayung, berteriak, "Ikuti latihan ini, hilangkan lemak perut dalam 30 hari." Untuk memperpanjang efek penyebaran, tim juga memotong cuplikan siaran langsung menjadi video pendek dan mengunggahnya kembali ke akun. Hasilnya, dalam satu bulan, siaran langsung menyumbang 90% dari total penjualan, dengan GMV menembus 16 juta yuan RMB.

Sumber gambar: TikTok

Menggunakan "Produk Lokal yang Viral" untuk Menargetkan Kebutuhan Secara Tepat

Di TikTok, jangan pernah ikut-ikutan secara membabi buta, tetapi fokuslah pada "titik gatal" pasar lokal, dan berhasil dengan produk yang memiliki nilai harga terbaik.

Merek pembersih Seaways adalah contoh yang khas. Mereka menemukan bahwa konsumen Asia Tenggara memiliki kebutuhan kuat akan pembersih kamar mandi, tetapi produk lokal kurang efektif. Oleh karena itu, tim meluncurkan pembersih "semprot dan larutkan kerak air", dan melalui kreator TikTok, mereka membuat video "sebelum dan sesudah" — dalam rekaman, ubin kamar mandi yang penuh noda langsung berkilau seperti baru setelah disemprot busa. Dampak visual ini membuat produk dengan cepat menduduki peringkat pertama dalam kategori pembersih rumah tangga di Malaysia, dan dalam tiga bulan berhasil masuk ke dalam TOP310 lintas batas Asia Tenggara.

Sumber gambar: TikTok

Contoh yang lebih "sederhana dan langsung" adalah merek dispenser air minum pintar untuk hewan peliharaan, Petgravity. Melalui analisis data, mereka menemukan bahwa pemilik hewan peliharaan di Eropa dan Amerika sangat membutuhkan fitur "senyap" dan "filter otomatis". Maka, mereka secara khusus membuat video lucu hewan peliharaan yang minum air dengan sukarela, sambil menekankan "sistem filter 3 lapis, lebih bersih dari keran rumah Anda." Produk terjual ribuan unit per hari dalam tiga hari pertama peluncuran, dan pada puncaknya, penjualan mencapai 60.000 dolar AS dalam sehari.

Sumber gambar: TikTok

TikTok Bukanlah "Jalan Pintas", Melainkan Pengeras Suara

Di TikTok, merek tidak boleh hanya menjadi penjual, tetapi juga harus menjadi "tetangga yang suka bikin kejutan". Dari Wavytalk hingga Merach Fitness, kesuksesan merek China membuktikan sebuah rumus: Konten Berkualitas + Efisiensi Maksimal + Wawasan Data = Laris Manis Global.

Baik itu sandal, kosmetik, atau peralatan rumah tangga, di balik setiap kisah sukses terdapat pemahaman tentang "manusia" — yang diinginkan pengguna bukanlah iklan, melainkan rasa keterlibatan dan kepuasan instan. Jika Anda juga ingin go global, coba tanyakan pada diri sendiri: Masalah spesifik apa yang bisa dipecahkan oleh produk saya? Mengapa pengguna bersedia berhenti untuk menonton video saya?