Dalam lingkungan pemasaran digital saat ini, perusahaan B2B yang go internasional sedang menghadapi serangkaian tantangan dan peluang baru.
Di antaranya, pembuatan dan pengelolaan video pendek TikTok adalah bidang yang tidak bisa diabaikan.
Menurut data TikTok bulan Oktober yang ditampilkan di situs resmi TuKe Go Internasional, jumlah pengguna aktif bulanan TikTok secara global telah mencapai 1,152 miliar, menjadikannya salah satu media sosial teratas di dunia.
Jumlah audiens yang sangat besar ini berarti peluang perusahaan B2B untuk mendapatkan pelanggan juga meningkat pesat. Jika perusahaan dapat memanfaatkan peluang ini, mereka dapat menunggangi tren TikTok dan berkembang pesat.
Namun bagi perusahaan B2B seperti pabrik, mengelola akun media sosial luar negeri tidak semudah bagi para profesional, maka kami telah menyiapkan panduan ini untuk memberikan beberapa saran tentang bagaimana perusahaan dapat mendukung pembuatan dan pengelolaan video pendek TikTok secara efektif.
01
Tentukan audiens target dan strategi konten dengan jelas
Perusahaan B2B harus memahami dengan jelas siapa audiens target mereka, termasuk minat, kebiasaan perilaku, dan platform media sosial yang sering mereka gunakan. Setelah memahami informasi ini, perusahaan dapat merumuskan strategi konten yang sesuai dengan minat audiens target. Misalnya, jika audiens target sangat tertarik pada inovasi industri atau solusi perusahaan, perusahaan dapat membuat konten seputar topik tersebut.
02
Fokus pada kreativitas dan kualitas konten
Di TikTok, kreativitas dan konten berkualitas tinggi sangat penting. Perusahaan B2B perlu mengembangkan konten yang tidak hanya menarik perhatian audiens target, tetapi juga menyampaikan nilai dan informasi perusahaan. Ini bisa mencakup wawasan industri, demonstrasi produk, pengenalan budaya perusahaan, dan lain-lain. Selain itu, konten harus orisinal, memiliki unsur hiburan atau edukasi, untuk meningkatkan keterlibatan dan kemungkinan dibagikan oleh pengguna.
03
Manfaatkan fitur dan alat TikTok secara maksimal
TikTok menyediakan berbagai alat dan fitur seperti efek khusus, musik, tag, dan lain-lain, yang dapat membantu perusahaan meningkatkan daya tarik konten mereka. Jika perusahaan B2B ingin mendapatkan pelanggan melalui pembuatan dan pengelolaan video pendek TikTok, maka memahami fitur-fitur ini adalah suatu keharusan, karena di TikTok, trafik berarti eksposur. Oleh karena itu, meningkatkan interaksi dan daya tarik video sangat penting. Misalnya, menggunakan musik atau tantangan yang sedang tren dapat meningkatkan eksposur video, sementara penggunaan tag yang tepat dapat meningkatkan visibilitas video di kelompok tertentu.
04
Dari segi operasional, kesinambungan dan konsistensi sangat penting
Pengelolaan TikTok yang sukses membutuhkan perusahaan untuk terus menerbitkan konten berkualitas tinggi. Ini tidak hanya membantu membangun eksistensi merek di platform, tetapi juga membantu perusahaan membangun citra yang dapat diandalkan dan profesional di benak audiensnya. Oleh karena itu, baik merek maupun pabrik B2B harus merumuskan rencana penerbitan konten yang berkelanjutan untuk memastikan konsistensi dan frekuensi konten.
05
Pantau dan analisis data
Setiap strategi pemasaran yang sukses tidak lepas dari analisis data. Perusahaan B2B harus menggunakan alat analitik yang disediakan TikTok untuk memantau kinerja konten mereka, seperti jumlah penayangan, jumlah suka, jumlah berbagi, komentar, dan lain-lain. Data ini dapat membantu perusahaan memahami jenis konten apa yang paling populer, strategi mana yang paling efektif, sehingga dapat terus menyesuaikan dan mengoptimalkan strategi konten mereka.
Singkatnya, bagi perusahaan B2B yang go internasional, pembuatan dan pengelolaan video pendek TikTok menawarkan peluang besar. Dengan menentukan audiens target secara jelas, membuat konten berkualitas tinggi, memanfaatkan fitur platform, menjaga kesinambungan dan konsistensi konten, serta terus memantau data, perusahaan dapat membangun pengaruh merek mereka di TikTok dengan sukses.


