Zaman sekarang adalah era media sosial.
TikTok, sebagai salah satu media sosial dengan jumlah pengguna terbanyak di dunia, telah memimpin di platform media sosial, mendorong banyak tren, dan terus merangsang semangat serta kreativitas pengguna.
Pada saat yang sama, TikTok juga menjadi alat penting bagi merek untuk melakukan pemasaran online, terus menciptakan nilai bagi upaya promosi merek.
Namun, ada kalanya kekuatan terbatas, dan TikTok terus mendorong pengiklan untuk mencari perubahan baru.
Menurut laporan tahunan 2024 "What's Next: Creative Bravery" yang baru dirilis oleh TikTok, komunitas TikTok mengajak para pengiklan untuk berani mencoba dan berani memecahkan kebuntuan, jangan lewatkan peluang yang diciptakan melalui pemasaran TikTok!
Tapi bagaimana cara memecahkan kebuntuan di tahun 2024? Atau apa tren terbaru di tahun 2024? Indikator apa yang harus menjadi fokus utama merek untuk merebut peluang ekspansi global?
Tuke memberi tahu Anda, sebenarnya semua ini sudah terjawab dalam laporan awal tahun resmi TikTok tahun 2024.
Tren 1: Rasa Ingin Tahu Maksimal
Cara menjelajahi konten di platform TikTok memberikan saluran sempurna bagi rasa ingin tahu pengguna. Pengguna dapat secara tidak sengaja menemukan konten yang tak terduga dan menarik selama proses penjelajahan, sehingga memunculkan minat baru yang mendorong mereka untuk mengeksplorasi lebih banyak sudut pandang dan pengetahuan terkait. Pengalaman menjelajah ini tidak hanya memengaruhi perilaku pengguna di platform TikTok, tetapi juga dapat berdampak besar pada keputusan dan tindakan mereka di kehidupan nyata.
Laporan menunjukkan bahwa dibandingkan dengan media sosial tradisional, TikTok dapat lebih sering memperkenalkan minat baru kepada pengguna yang bahkan tidak mereka sadari sebelumnya.
Temuan ini memberikan wawasan penting bagi merek: di platform TikTok, merek tidak hanya dapat menarik perhatian pengguna melalui konten yang dirancang dengan cermat, tetapi juga memanfaatkan fitur platform TikTok untuk membantu pengguna menemukan minat baru yang tidak mereka sadari, sehingga membangun hubungan emosional yang lebih dalam dengan pengguna.
Dalam tren ini, ada dua sinyal tren yang perlu menjadi fokus utama merek:
1. Kenikmatan Penemuan Tak Terduga
Saat menggunakan TikTok, pengguna mungkin secara tidak sengaja menemukan konten menarik. Data menunjukkan bahwa sekitar 44% pengguna tidak memiliki ekspektasi khusus saat mengakses TikTok, tetapi akhirnya menemukan konten yang menarik minat mereka. Kenikmatan penemuan tak terduga ini mendorong pengguna untuk lebih rela menghabiskan waktu di TikTok, dan juga memberikan peluang bagi merek untuk terhubung dengan pengguna.
2. Globalisasi Hiburan
Seiring dengan semakin seringnya pertukaran budaya, batasan geografis atau latar belakang budaya perlahan-lahan menghilang. TikTok telah menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai bidang, budaya, dan minat, sehingga jangkauan dan skala pengaruh budaya populer mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tren globalisasi ini memberikan platform bagi merek untuk menampilkan budaya dan nilai unik mereka, sekaligus membantu merek terhubung dengan audiens target dalam skala yang lebih luas.

Tren 2: Disrupsi Kreatif
Tren ini mengubah cara pembuatan dan konsumsi konten di TikTok, melepaskan potensi komersial yang besar.
Cerita tidak lagi mengikuti cara narasi linier tradisional, tetapi menampilkan keadaan narasi yang terbuka dan beragam.
Tren ini mendorong kreator untuk menggunakan imajinasi dan kreativitas mereka, tanpa dibatasi oleh narasi cerita tradisional.
Dalam tren ini, ada juga dua sinyal yang perlu diperhatikan oleh merek:
1. Narasi yang Didorong oleh Komunitas
Pengguna TikTok tidak lagi hanya sebagai konsumen konten, tetapi berinteraksi dan berkomunikasi dengan komunitas melalui cara-cara inovatif. Merek dapat membangun hubungan yang setara dengan komunitas, mengundang pengguna untuk berpartisipasi dalam pembentukan merek, dan mengadopsi saran serta pendapat mereka, sehingga melibatkan pengguna dalam proses kreatif.
2. Mempertahankan Diri Sejati Delulu
#delulu berakar dari budaya penggemar, merupakan pola pikir dan format alur cerita yang ditingkatkan oleh komunitas TikTok. Ini menggabungkan fantasi dan ekspresi, memungkinkan penonton tenggelam dalam dunia yang penuh imajinasi, mengejar impian mereka.
Tren ini mendorong pengguna untuk tetap autentik dan setia pada sifat mereka sendiri, memungkinkan merek untuk membangun hubungan dengan pengguna yang memiliki inti semangat "delulu".
Tren 3: Membangun Ulang Kepercayaan
Merek semakin sulit mendapatkan kepercayaan konsumen, dan tingkat pembelian ulang menjadi tantangan besar bagi pengiklan. Konsumen saat ini tidak lagi puas hanya dengan hubungan transaksional dengan merek, tetapi lebih cenderung mendukung merek yang berkomunikasi dengan cara yang transparan dan tulus.
Berdasarkan tren ini, ada juga dua sinyal tren yang perlu diperhatikan oleh merek:
1. Dialog Inovatif
TikTok sedang membentuk ulang pemahaman kita tentang beberapa kata umum, seperti kemewahan, bersih, gadis, dan makan malam. Ini mengubah kata-kata tersebut menjadi filosofi dan estetika baru, misalnya melalui topik seperti #quietluxury, #affordableluxury, dan #cleangirl. Estetika minimalis ini telah menyebar luas dan mendapatkan pengakuan di TikTok.
Karena tren budaya di TikTok berubah sangat cepat, merek perlu terus belajar dan memahami bahasa ini agar dapat terhubung lebih baik dengan audiens. Dengan melakukan ini, merek dapat menunjukkan kepada pengguna bahwa mereka tidak hanya menjual produk, tetapi benar-benar terintegrasi ke dalam lingkungan budaya ini dan bersama-sama menciptakan tren budaya baru dengan pengguna.
2. Rekomendasi dari Mulut ke Mulut
Di platform TikTok, pengguna cenderung skeptis terhadap merek yang tampak "dikemas dengan rapi". Ini menunjukkan bahwa konsumen modern tidak lagi mudah tertipu oleh penampilan luar yang glamor, tetapi mencari keaslian dan kepercayaan yang lebih dalam.
Untuk memenangkan hati pengguna, merek harus menumbuhkan rasa percaya ini dari sumbernya. Ini bukan hanya tentang membangun citra melalui iklan yang indah atau slogan yang menarik, tetapi berani menunjukkan diri yang sebenarnya, termasuk kelebihan dan kekurangan.
Dengan cara ini, merek dapat membangun hubungan yang lebih dalam dengan pengguna, melampaui permukaan yang glamor, dan masuk ke dalam koneksi emosional yang sejati. Merek seperti ini tidak hanya terasa akrab dan dapat dipercaya, tetapi juga dapat merangsang loyalitas dan rasa memiliki pengguna.
Kata Penutup
Tahun 2023 telah berlalu, tetapi selama tahun ini, beberapa merek telah mencapai kesuksesan besar di TikTok. Kesuksesan merek-merek ini bukanlah kebetulan, tetapi karena mereka dengan cermat menangkap tren yang sedang berlangsung. Seiring dengan meningkatnya pengaruh TikTok, kesuksesan merek di TikTok di masa depan akan semakin bergantung pada pemahaman yang tepat terhadap tren yang sedang berlangsung.
Pada saat yang sama, merek juga perlu terus berinovasi, menjaga interaksi dan komunikasi dengan pengguna, agar dapat menonjol di pasar yang kompetitif dan meraih kesuksesan yang berkelanjutan.



