Sebagai game aksi RPG yang memadukan mitologi Tiongkok, Black Myth: Wukong telah memicu perbincangan hangat di seluruh dunia sejak dirilis.

Pada 20 Agustus 2025, game AAA buatan dalam negeri yang sangat dinantikan ini resmi diluncurkan, menciptakan gelombang besar di berbagai media sosial. Dalam hitungan hari, Black Myth: Wukong tidak hanya bertahan di puncak trending topic Weibo, tetapi juga berhasil menembus penjualan global sebanyak 4,5 juta kopi, dengan pendapatan mencapai 1,5 miliar yuan.

Sementara itu, topik tentang Black Myth: Wukong di TikTok dengan cepat menjadi viral, dengan jumlah tayangan video dan interaksi mencapai jutaan, semakin mendorong perhatian pemain global terhadap game ini.

Penjual Bergerak Cepat, Produk Merchandise Diluncurkan untuk Meraih Trafik

Seiring dengan popularitas Black Myth: Wukong, platform e-commerce di dalam dan luar negeri pun bereaksi cepat dengan mulai menjual produk merchandise terkait game tersebut. Tuke menemukan bahwa di platform seperti Amazon, eBay, dan Etsy, sudah bisa ditemukan barang-barang terkait Black Myth: Wukong, termasuk cincin pengikat, kalung cincin, tongkat emas, dan stik game. Jelas, penjual Tiongkok dengan sigap menangkap peluang bisnis ini dan segera meluncurkan produk baru untuk merebut pasar.

Yang perlu dicatat, banyak penjual secara bersamaan meluncurkan video promosi pendek untuk produk terkait di TikTok. Video-video ini, dengan menampilkan detail produk, memadukan efek suara dari adegan game, serta menggunakan topik dan tagar viral di TikTok, dengan cepat menarik perhatian besar. Misalnya, seorang pembeli di TikTok menunjukkan video aksesoris merchandise Black Myth: Wukong, yang tidak hanya mendapat puluhan ribu like, tetapi juga berhasil menarik banyak pengguna yang meminta tautan pembelian, secara langsung mendorong peningkatan penjualan produk.

Di Amazon, saat mencari "black myth wukong", sudah ada beberapa penjual yang menjual produk merchandise terkait game tersebut. Contoh tipikal adalah paket empat item Black Myth: Wukong yang ditawarkan oleh seorang penjual, termasuk cincin pengikat, kalung Fengduo, cincin Leixie, dan lencana Jinwu, dengan harga 88,88 dolar AS. Judul produk ini semuanya tanpa terkecuali menyertakan kata kunci "Black Myth Wukong", yang secara langsung menyasar kelompok konsumen yang menyukai game ini, dan kata kunci ini juga dengan cerdik dimasukkan ke dalam deskripsi video dan tagar di TikTok, semakin memperkuat efek trafik.

Peluang dan Risiko Berdampingan, Penjual Perlu Berhati-hati

Meskipun popularitas Black Myth: Wukong membawa keuntungan trafik yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi penjual, risiko pelanggaran hak cipta yang menyertainya juga tidak bisa diabaikan. Perwakilan dari Fangxin International Intellectual Property mengingatkan bahwa menjual produk merchandise terkait Black Myth: Wukong tanpa izin dapat menghadapi tuntutan pelanggaran dari pemilik merek. Youke Interactive Technology telah mengajukan dan mendaftarkan merek dagang seperti "黑神话悟空", "Black Myth", "Black Myth Wukong" di berbagai negara, mencakup berbagai kategori dari produk elektronik hingga mainan, sehingga penjual perlu sangat berhati-hati saat menggunakan kata kunci ini.

Terutama di platform sosial seperti TikTok, risiko pelanggaran mungkin lebih tersembunyi dan kompleks. Beberapa penjual dengan cepat mendapatkan trafik dan pesanan melalui video produk, tetapi begitu video dilaporkan atau diperhatikan oleh pemilik merek, hal ini dapat menyebabkan akun diblokir atau produk dihapus. Sebagian penjual menyatakan bahwa meskipun memanfaatkan topik viral TikTok untuk merebut pasar adalah strategi yang efektif, cara menghindari risiko dan pelanggaran tanpa mendapatkan izin merek menjadi tantangan terbesar saat ini.

Puncak Baru Ekspor Budaya Tiongkok, Game Melambung ke Luar Negeri Kembali Bergelora

Ledakan Black Myth: Wukong tidak hanya memicu perhatian global terhadap budaya Tiongkok, tetapi juga membuat lebih banyak orang melihat potensi besar game Tiongkok di pasar luar negeri.

Game yang berlatar belakang Perjalanan ke Barat ini, melalui alur cerita dan karakter yang dirancang dengan cermat, menampilkan elemen klasik mitologi Tiongkok kepada pemain global, membangkitkan minat banyak pemain asing terhadap budaya Tiongkok. Beberapa pemain asing bahkan mulai mempelajari Perjalanan ke Barat untuk lebih memahami latar belakang game, yang tidak diragukan lagi merupakan praktik sukses dalam ekspor budaya Tiongkok.

Melalui platform sosial seperti TikTok, pengaruh Black Myth: Wukong semakin meluas. Banyak video pendek dan konten UGC (konten buatan pengguna) tersebar di seluruh dunia, membantu game mendapatkan lebih banyak eksposur dan diskusi.

Para pelaku industri berpendapat bahwa kesuksesan Black Myth: Wukong memberikan pengalaman berharga bagi industri game Tiongkok, membuktikan daya saing game AAA buatan dalam negeri di pasar global.

Ke depannya, seiring dengan peluncuran lebih banyak game berkualitas tinggi yang memadukan budaya Tiongkok, industri game Tiongkok diharapkan dapat menempati posisi yang lebih penting di panggung internasional.

Sementara itu, para pengembang game juga merenungkan cara yang lebih baik untuk mempromosikan budaya Tiongkok secara global dan menciptakan produk budaya yang lebih berpengaruh. Produser game Feng Ji pernah mengatakan bahwa Perjalanan ke Barat dan Sun Wukong adalah salah satu IP yang paling mewakili budaya Tiongkok, dan melalui media seperti Black Myth: Wukong, pemain di seluruh dunia dapat memahami kekayaan budaya Tiongkok secara mendalam.

Kesimpulannya, kesuksesan Black Myth: Wukong bukan hanya kemenangan di pasar game, tetapi juga penampilan gemilang budaya Tiongkok di panggung global. Seiring dengan terus meningkatnya popularitas game, peluang bisnis dan risiko akan terus berdampingan, dan penjual perlu berhati-hati dalam meraih trafik sambil memastikan hak-hak mereka tidak dirugikan.