Seiring dengan evolusi platform media sosial, TikTok telah menjadi panggung penting bagi promosi merek global dan aktivitas e-commerce. Baru-baru ini, serangkaian pembaruan dan perbaikan di TikTok Shop wilayah AS, serta pengenalan berbagai kategori penjualan baru, telah memberikan pasar yang lebih luas bagi penjual global. Selain itu, TikTok juga meluncurkan fitur baru yang semakin mengoptimalkan pengalaman pengguna. Selanjutnya, Tuke akan membawa Anda memahami secara detail.
1. Kategori Penjualan Baru di TTS Wilayah AS
TikTok Shop wilayah AS mengumumkan pada 31 Agustus penambahan sejumlah kategori penjualan baru, yang semakin memperluas peluang bisnis bagi penjual di pasar tersebut. Kategori baru yang ditambahkan kali ini mencakup berbagai kategori populer:
1. Perhiasan: seperti mutiara, perak, platinum, giok, batu semi mulia, amber, batu buatan, lilin lebah, kristal alami, kristal non-alami, dll.
2. Mobil dan aksesori terkait: termasuk dashcam, pengisi daya USB, FM mobil, pemancar Bluetooth, sistem pintar mobil, dll.
3. Barang kebutuhan sehari-hari: seperti lilin, gunting dapur, alat pembasmi nyamuk listrik, blender/makanan bayi, tinta dan toner, set alat cukur, alas olahraga, dll.
4. Alat musik dan aksesorinya: mencakup alat musik tiup, alat musik perkusi, synthesizer elektronik, keyboard dan piano, gitar dan alat musik dawai, dll.
5. Karya seni dan dekorasi rumah: seperti mangkuk Jian, ukiran segel, keramik, ukiran batu, tempat dupa, porselen, rempah-rempah, dll.
6. Mainan dan barang hobi: seperti mainan luar ruangan, kerajinan tangan, dll.
Ini tentu menjadi peluang baru bagi penjual di wilayah AS, terutama kategori yang disukai konsumen seperti perhiasan dan barang kebutuhan sehari-hari. Kategori baru ini akan membantu penjual memasuki pasar dengan lebih baik.
Sumber gambar: Google
2. Kategori Kecantikan dan Perawatan Pribadi di Wilayah AS Menonjol
Menurut Tuke, pada bulan Agustus, GMV keseluruhan TikTok wilayah AS cukup kuat, mencapai 710 juta dolar AS, meningkat 8% secara bulanan. Di antaranya, kategori kecantikan dan perawatan pribadi sangat menonjol, dengan kinerja sebagai berikut:
1. Kategori kecantikan dan perawatan pribadi tumbuh 8% secara bulanan, dengan total GMV mencapai 130 juta dolar AS.
2. GMV kategori pakaian wanita dan pakaian dalam wanita tumbuh 11% secara bulanan, mencapai 93 juta dolar AS.
3. GMV kategori produk kesehatan tumbuh 13% secara bulanan, mencapai 49 juta dolar AS.
Meskipun penjualan kategori peralatan rumah tangga turun 12%, terutama produk otomotif yang mengalami penurunan, momentum pertumbuhan secara keseluruhan tetap tidak dapat diabaikan. Terutama pertumbuhan berkelanjutan di kategori kecantikan, pakaian wanita, dan produk kesehatan, menunjukkan potensi pasar yang besar dari kategori-kategori ini di platform TikTok. Bagi para pedagang, memanfaatkan peluang dari kategori yang tumbuh ini sangat penting.
3. TikTok Meluncurkan Fitur "Kelola Topik"
TikTok baru-baru ini meluncurkan fitur baru—"Kelola Topik", yang membantu pengguna menyesuaikan pengiriman konten secara personal.
Fitur ini saat ini telah diluncurkan untuk pengguna di AS, dan direncanakan akan diperluas secara bertahap ke negara/wilayah lain. Pengguna dapat mengakses opsi "Kelola Topik" melalui bagian "Preferensi Konten" di pengaturan aplikasi, menyesuaikan proporsi tampilan konten dari berbagai topik, untuk lebih mengoptimalkan pengalaman pribadi.
Perlu dicatat, meskipun fitur ini memungkinkan pengguna mengontrol jumlah tampilan konten dinamis, fitur ini tidak akan memengaruhi konten dari akun yang mereka ikuti.
Sumber gambar: Android Headlines
4. Waktu Terbaik untuk Mempublikasikan Konten
Sebuah studi dari Sprout Social menunjukkan bahwa waktu publikasi konten media sosial sangat terkait dengan eksposur merek. Data menunjukkan bahwa Selasa hingga Kamis adalah periode emas untuk mempublikasikan konten, terutama waktu ideal untuk TikTok adalah Rabu dan Kamis pukul 9-11 pagi, pukul 12 siang, dan pukul 2-6 sore. Sementara itu, waktu publikasi konten untuk Instagram dan LinkedIn juga terkonsentrasi pada Selasa hingga Kamis dari pagi hingga sore.
Waktu terbaik untuk Facebook adalah Senin hingga Kamis pukul 9 pagi hingga 5 sore, sedangkan waktu yang direkomendasikan untuk Twitter (sekarang disebut X) adalah Selasa hingga Kamis pukul 9 pagi hingga 3 sore. Pinterest menyarankan untuk mempublikasikan pada dini hari Selasa hingga Jumat.
Meskipun data ini memberikan referensi waktu publikasi, setiap merek tetap perlu menyesuaikan strategi publikasi berdasarkan targetnya sendiri dan menjaga konsistensi konten untuk meningkatkan kesadaran merek dan keterlibatan pengguna.
Sumber gambar: Sprout Social
5. TikTok Malaysia: Tren Belanja yang Kuat
Menurut laporan media asing, saat ini 83% konsumen Malaysia bergantung pada platform hiburan sosial untuk berbelanja, yang mendorong lebih banyak pedagang untuk bergabung dengan TikTok. Selama acara Mega Sales 2024, TikTok mengumpulkan 67 merek dari Malaysia, menarik lebih dari 200 pemimpin industri dan mitra TikTok Shop untuk berbagi wawasan dan data statistik tentang sifat pengguna TikTok selama musim belanja Malaysia.
Berdasarkan data:
1. 59% pengguna berbelanja online setiap minggu;
2. 50% pengguna berbelanja saat menonton konten;
3. Tahun lalu, 89% pengguna berbelanja selama acara promosi besar (seperti 11.11, 12.12, dll.);
4. Selama promosi akhir tahun, rata-rata pengeluaran pengguna dengan pengeluaran tinggi adalah 265 dolar AS (sekitar 1100 ringgit), mendorong peningkatan tingkat konversi belanja hampir 6 kali lipat pada paruh kedua tahun 2023.
Menurut penelitian TikTok, pembeli di platform dapat dibagi menjadi empat kategori utama:
1. Pemburu Diskon: Antusias mencari diskon dan kupon, suka membandingkan harga dan melihat ulasan, mengutamakan nilai uang.
2. Pembeli Santai: Menyukai pengalaman belanja yang nyaman, menikmati rekomendasi personal, checkout cepat, pembelian satu klik, atau langganan otomatis.
3. Pembeli Inspiratif: Terpengaruh oleh produk dan merek baru, mengutamakan pengalaman berbelanja.
4. Pembeli Bertujuan: Memperhatikan kualitas produk, keberlanjutan, dan tanggung jawab sosial merek, lebih cenderung mendukung merek yang sesuai dengan nilai-nilai mereka.
Sumber gambar: COSRX Malaysia
Seiring TikTok terus memperluas fungsi e-commerce-nya, penjual global menghadapi lebih banyak peluang.
Memanfaatkan tren dan alat platform ini secara maksimal akan membantu pedagang menonjol di pasar e-commerce global.



