Tahun 2023 merupakan tahun yang penuh gejolak bagi lingkungan secara keseluruhan, namun di tengah situasi seperti ini, Douyin dan versi internasionalnya, TikTok, yang berada di bawah naungan ByteDance, tetap mencatatkan pertumbuhan yang stabil.

Menurut data intelijen dari platform analisis digital Sensor Tower, pada bulan Mei 2023, pendapatan Douyin dan TikTok di toko aplikasi global melampaui 258 juta dolar AS, sekali lagi menjadi juara dalam peringkat pendapatan aplikasi seluler global (non-game). Dari jumlah tersebut, pendapatan Douyin di pasar China menyumbang sekitar 36%, disusul pasar AS dengan 21,6%, dan pasar Arab Saudi menempati peringkat ketiga dengan kontribusi pendapatan sebesar 3,9%.

Peringkat kedua dalam daftar pendapatan adalah Google One, yang pendapatannya meningkat 143,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dari jumlah tersebut, 65,8% pendapatan berasal dari pasar AS, dan pasar Jepang menempati peringkat kedua dengan kontribusi pendapatan sebesar 3,4%.

Selain itu, YouTube, Tinder, dan Piccoma juga masuk dalam lima besar peringkat tersebut.

Dengan demikian, daya tarik TikTok di pasar luar negeri sangatlah signifikan. Meskipun pada bulan September tahun ini, TikTok Shop ditutup sepenuhnya di Indonesia, yang menghambat monetisasi sosial TikTok di Indonesia, TikTok tetap memiliki 3,5 miliar unduhan di seluruh dunia, dengan pengguna aktif bulanan lebih dari 1,5 miliar. Dari segi media sosial saja, TikTok tetap menjadi ladang yang besar bagi berbagai merek dan penjual shop.

Karena lalu lintas adalah yang utama, memiliki lalu lintas berarti lebih mudah menjangkau banyak audiens, sehingga menarik calon pelanggan.

Terlebih lagi, melihat perkembangan e-commerce live streaming yang terus meningkat di China, globalisasi e-commerce live streaming sudah menjadi keniscayaan. Saat ini, banyak platform e-commerce luar negeri mulai mencoba live streaming untuk menjual produk, berusaha menciptakan platform e-commerce live streaming lokal di luar negeri seperti di China.

Namun, mereka tidak memiliki keunggulan alami seperti TikTok—pengalaman dari sistem e-commerce China yang matang dapat dijadikan referensi, serta basis pengguna luar negeri yang besar.

Oleh karena itu, situasi TikTok sangat cerah, sementara e-commerce live streaming di luar negeri baru saja dimulai.

Namun demikian, mengandalkan pengalaman e-commerce live streaming domestik untuk menguasai TikTok tetap sulit. Perbedaan budaya memastikan bahwa setiap jalur e-commerce live streaming memiliki perbedaannya sendiri, seperti halnya video yang populer di dalam negeri belum tentu populer di luar negeri, dan influencer dengan basis penggemar besar di dalam negeri belum tentu diterima di luar negeri.

Pedagang domestik yang ingin bergabung dengan TikTok harus bertindak sesuai dengan aturan luar negeri, dan membangun toko mereka sedikit demi sedikit.

Sama seperti platform Douyin di dalam negeri, TikTok pada tahap ini sudah melewati fase awal penjualan massal oleh pedagang. Oleh karena itu, pedagang yang bergabung dengan TikTok sebaiknya memilih satu kategori untuk difokuskan, dan di bawah kategori utama tersebut, menjalankan jalur yang profesional dan vertikal. Usahakan untuk membuat produk dalam kategori tersebut menjadi lebih baik dan lebih terperinci. Pertimbangkan kelompok pengguna yang ditargetkan oleh produk dan kebutuhan mereka.

Selain itu, pengalaman pengguna juga sangat penting. Dari Taobao di dalam negeri dan Amazon di luar negeri, dapat dilihat bahwa tingkat ulasan positif memiliki pengaruh besar terhadap keputusan pembelian pelanggan. Oleh karena itu, selain meningkatkan pengalaman berbelanja, layanan purna jual harus dilakukan dengan baik, dan pelanggan harus diarahkan untuk memberikan ulasan positif.

Ketika muncul masalah seperti logistik pesanan, bantu pengguna dan platform untuk menyelesaikannya tepat waktu. Hanya ketika ulasan positif yang diberikan pengguna secara sukarela meningkat, pesanan toko dapat meningkat secara stabil. Memberikan pengalaman pengguna yang baik bukan hanya cara untuk mematuhi aturan platform, tetapi juga merupakan syarat penting untuk membantu pedagang mempertahankan profitabilitas toko!


TikTok telah memasuki tahap yang terstandarisasi dan terprosedur, mulai menyaring penjual yang lebih berkualitas dan lebih kuat berdasarkan berbagai indikator. Oleh karena itu, pedagang harus berusaha meningkatkan berbagai indikator toko mereka, untuk menghindari penutupan toko karena berbagai alasan ketika platform melakukan pemeriksaan ketat.