"Lebih dari 20.000 kendaraan pengiriman listrik telah beroperasi, namun target kami tidak berhenti di sini." Sebuah pernyataan yang baru-baru ini dirilis oleh Amazon kembali memberikan sinyal kepada dunia luar: "Revolusi Hijau" di bidang logistik baru saja dimulai.
Ini bukan sekadar kata-kata kosong. Sejak menandatangani "The Climate Pledge" pada tahun 2019, Amazon telah menetapkan target ambisius—mencapai emisi karbon nol bersih pada tahun 2040. Dalam visi ini, logistik, terutama pengiriman jarak satu mil terakhir, menjadi titik terobosan utama.

Sumber gambar: about amazon
Komitmen 100.000 Kendaraan Pengiriman Listrik
Pada tahun 2019, tidak lama setelah peluncuran "The Climate Pledge", Amazon mengumumkan kerja sama dengan produsen kendaraan listrik AS, Rivian: berencana untuk mengoperasikan 100.000 kendaraan pengiriman listrik di jalan raya pada tahun 2030, menggantikan kendaraan bahan bakar tradisional secara penuh. Rencana ini tidak hanya berfokus pada pengurangan emisi karbon, tetapi juga merupakan inovasi menyeluruh dalam efisiensi logistik.
Setelah bertahun-tahun pengembangan dan peluncuran, saat ini Amazon telah mengoperasikan lebih dari 20.000 kendaraan pengiriman listrik di AS, yang telah menjangkau ribuan kota dan komunitas. Dari kawasan ramai di California hingga kota-kota kecil yang tenang di Midwest, kendaraan listrik ini telah mengirimkan lebih dari 1 miliar paket kepada pelanggan.
Namun bagi Amazon, ini masih jauh dari cukup.

Amazon telah mengerahkan lebih dari 20.000 kendaraan pengiriman listrik di AS Sumber gambar: Chain store Age
Dukungan Teknologi: "Senjata Rahasia" Pengiriman Jarak Satu Mil Terakhir
Membuat 20.000 kendaraan beroperasi tidaklah sulit, tetapi bagaimana membuatnya berjalan lebih cepat dan lebih akurat adalah tantangan yang cukup besar. Untuk itu, Amazon merancang sistem AI khusus untuk kendaraan listrik ini yang disebut "Vision-Assisted Package Retrieval" (VAPR).
Sistem ini dapat menandai paket di stasiun pengiriman menggunakan teknologi proyeksi: lingkaran hijau "O" menunjukkan paket yang benar, sementara tanda silang merah "X" mengingatkan pengemudi untuk menghindari pengambilan yang salah. Teknologi ini secara signifikan mempersingkat waktu pengambilan paket oleh pengemudi, terutama selama jam sibuk, yang menjadi sangat penting.

AI mengenali paket pengiriman Sumber gambar: about amazon
Ekspansi Global Armada Kendaraan Listrik
Penempatan kendaraan pengiriman listrik tidak berhenti di AS. Amazon telah membawanya ke pasar Eropa dan India.
Eropa adalah bagian penting dari bisnis global Amazon. Pada tahun 2022, Amazon mengumumkan akan berinvestasi 1 miliar dolar AS di Eropa selama lima tahun ke depan untuk mendorong adopsi kendaraan tanpa emisi. Negara-negara seperti Prancis, Jerman, dan Inggris telah secara bertahap meluncurkan armada kendaraan listrik, di mana kendaraan pengiriman baru di jalan-jalan London telah menjadi simbol kampanye lingkungan.
Sebaliknya, tantangan yang dihadapi pasar India lebih kompleks. Jalanan yang padat, infrastruktur yang tidak stabil, dan permintaan akan kendaraan pengiriman yang lebih kecil memaksa Amazon untuk menyesuaikan strateginya—meluncurkan kendaraan listrik yang lebih kecil, termasuk kendaraan listrik roda tiga dan becak listrik, untuk merespons kondisi lokal secara fleksibel.

Amazon akan berinvestasi 1 miliar dolar AS di Eropa selama lima tahun ke depan Sumber gambar: about amazon
Metode Pengiriman yang Beragam: Berbagai Lini Revolusi Hijau
Meskipun kendaraan pengiriman listrik adalah intinya, Amazon jelas tidak puas dengan solusi tunggal. Dalam logistik perkotaan jarak satu mil terakhir, Amazon meningkatkan efisiensi melalui berbagai cara:
Sepeda Kargo Listrik
Di pusat kota yang padat seperti New York dan Paris, Amazon mengerahkan sepeda kargo listrik. Sepeda ini tidak hanya fleksibel, tetapi juga menghindari "kemacetan" kendaraan pengiriman selama jam sibuk. Tahun ini, Amazon meluncurkan model yang ditingkatkan, yang dapat mengirimkan hingga 120 paket dalam satu perjalanan, memberikan lebih banyak kemungkinan untuk logistik perkotaan yang sibuk.

Sumber gambar: about amazon
Pengiriman dengan Berjalan Kaki
Di area dengan lalu lintas padat, pengiriman dengan berjalan kaki menjadi metode pelengkap penting bagi Amazon. Dengan menggunakan kereta dorong, pengemudi dapat lebih mudah mengakses gedung apartemen dan kawasan komersial. Menurut statistik, jumlah paket yang dikirim dengan berjalan kaki tahun lalu telah melampaui 220.000.

Sumber gambar: about amazon
Pengiriman dengan Drone
Meskipun pengiriman dengan drone terdengar lebih seperti teknologi masa depan, Amazon telah mewujudkannya. Drone generasi terbaru, MK30, kini telah beroperasi di Arizona. Drone ini tidak hanya dapat mengirimkan paket ke depan pintu rumah konsumen dalam hitungan menit, tetapi juga dengan mudah menghindari kemacetan lalu lintas.

Sumber gambar: about amazon
Jarak Satu Mil Terakhir: Benteng Pertahanan Amazon
Industri logistik sering mengatakan bahwa jarak satu mil terakhir adalah "satu mil termahal". Bagaimana mengendalikan biaya sambil memastikan kecepatan dan akurasi selalu menjadi tantangan bagi semua platform e-commerce. Amazon berusaha mengubah jarak satu mil terakhir menjadi benteng pertahanannya melalui inovasi ganda dalam teknologi dan model.
Kendaraan pengiriman listrik mengurangi ketergantungan pada bahan bakar, sepeda dan pengiriman dengan berjalan kaki mengatasi masalah kemacetan perkotaan, sementara drone membuat pengiriman jarak jauh lebih efisien. Langkah-langkah yang tampaknya terpisah ini sebenarnya bersama-sama membentuk jaringan pengiriman global, memberikan Amazon lebih banyak inisiatif dalam persaingan pasar yang ketat.

Sumber gambar: Forbes
Penutup: Masa Depan Logistik Hijau
Dari 20.000 kendaraan pengiriman listrik hingga solusi logistik yang beragam yang mencakup AS, Eropa, dan India, Amazon mendefinisikan "logistik hijau" dengan caranya sendiri. Namun jelas, masih ada jalan panjang menuju target "emisi karbon nol bersih pada tahun 2040".
Di masa depan, dengan lebih banyak kendaraan listrik yang beroperasi dan teknologi yang semakin matang, akankah Amazon benar-benar dapat mewujudkan "Revolusi Hijau" ini? Mungkin, setiap langkah eksplorasinya adalah pelajaran berharga bagi industri.



