Dalam beberapa tahun terakhir, pasar produk pembersih global terus memanas. Menurut data IMARC Group, pada tahun 2024, ukuran pasar produk pembersih rumah tangga global mencapai 38,7 miliar dolar AS, dengan kategori pembersih ramah lingkungan mengalami pertumbuhan yang signifikan.

Dalam lingkungan pasar seperti ini, sebuah merek yang didirikan oleh wanita keturunan Asia—Blueland—dengan konsep inovatif "kemasan tanpa plastik", berhasil menjadi sorotan industri hanya dalam waktu 4 tahun.

Sejak didirikan pada tahun 2019, merek Blueland telah mengumpulkan pendanaan lebih dari40 juta dolar AS, masuk ke raksasa ritel seperti Target dan Walmart, dan menjadi merek fenomenal di bidang pembersihan ramah lingkungan.

Sumber: Blueland

Cinta Ibu Tak Hanya di Rumah

Pengalaman pendiri merek Blueland, Sarah Paiji Yoo, bisa dibilang sebagai contoh klasik dari "wirausaha ibu".

Menurut data, saat mencoba membuat susu formula untuk putranya, ia menemukan bahwa air keran dan air kemasan di Amerika Serikat secara umum terkontaminasi mikroplastik, dan 90% bahan pembersih di pasaran adalah air, namun produk-produk ini dikemas dalam botol plastik sekali pakai, yang pada akhirnya menjadi beban lingkungan.

Oleh karena itu, ia bertekad mencari alternatif produk pembersih tanpa kemasan plastik, dan sejak saat itu, merek Blueland resmi lahir.

Sarah Paiji Yoo dan keluarganya Sumber: Internet

Sarah dan rekan pendiri John Mascari mencari ahli kimia di LinkedIn untuk membantu mewujudkan ide tablet pembersih, dan juga merekrut mantan direktur perusahaan pembersih alami besar untuk bergabung.

Setelah penelitian dan pengembangan yang mendalam dalam waktu lama, paket dasar pembersih merek Blueland resmi diluncurkan pada April 2019. Tujuh bulan setelah peluncuran, merek tersebut mencapai penjualan hingga 42 juta dolar AS.

Setelah itu, modal berdatangan: pendanaan seed round sebesar 3 juta dolar AS, pendanaan Seri A sebesar 9 juta dolar AS, dan pada tahun 2021, investasi tambahan sebesar 20 juta dolar AS...

Saat ini, merek Blueland telah meluncurkan puluhan produk, dengan jumlah anggota lebih dari 1 juta, dan telah menjual produk sabun mandinya di 250 toko Target di seluruh Amerika Serikat.

Sumber: Capitalism

"Revolusi Hijau" di Balik Pasar Senilai Lebih dari 30 Miliar Dolar AS

Kebangkitan merek Blueland bertepatan dengan masa ledakan pasar pembersihan ramah lingkungan global. Ambil contoh pasar Tiongkok, pada tahun 2023, ukuran pasar bubuk pembersih mencapai 8,6 miliar yuan, meningkat 8,3% tahun-ke-tahun, dan diperkirakan akan menembus 10 miliar yuan pada tahun 2025.

Survei konsumen menunjukkan bahwa 46,4% pengguna menjadikan "keramahan lingkungan" sebagai indikator inti dalam memilih produk pembersih rumah tangga, diikuti oleh "keamanan bahan" dan "efisiensi dan kenyamanan".

"Laporan Studi Tren Perkembangan dan Prospek Industri Bubuk Pembersih Tiongkok 2025-2030"

Tren ini lebih terlihat di pasar Eropa dan Amerika. Pada tahun 2024, ukuran pasar produk pembersih rumah tangga global mencapai 38,7 miliar dolar AS. Konsumen tidak lagi puas dengan "tidak berbahaya", tetapi beralih ke ramah lingkungan sepanjang siklus hidup, yaitu formula berbasis tanaman, teknologi konsentrat, dan kemasan yang dapat terurai.

Tablet pembersih merek Blueland tepat mengenai tiga titik sakit: setiap tablet hanya perlu ditambahkan air untuk diaktifkan, kemasan kertas dapat terurai sepenuhnya, dan biaya penggunaan per kali 30% lebih rendah dibandingkan produk tradisional. "Inovasi pengurangan" ini membuat merek tersebut terjual 80.000 set dalam minggu pertama di Target, dan mendapatkan dukungan luas.

Sumber: Blueland

Kunci Viral: "Sosialisasi Ramah Lingkungan" di Balik Jutaan Tayangan

Di pasar luar negeri dengan biaya lalu lintas yang tinggi, merek Blueland membangun matriks pemasaran yang komprehensif.

1.TikTok

Di TikTok, merek Blueland terutama menggunakan strategi konten yang berfokus pada tiga poin: "visualisasi titik sakit, penetrasi skenario, dan resonansi emosional" untuk membuat video.

Meskipun akun resmi @blueland hanya memiliki 101.000 pengikut, video edukasi keras seperti "proses pelarutan tablet pembersih" dan "rekaman nyata polusi plastik" sering kali mencapai jutaan tayangan.

Sumber: TikTok

Misalnya, video edukasi yang dirilis pada April 2023 tentang "kapsul deterjen tidak dapat terurai secara hayati" langsung mendapatkan 2,5 juta tayangan setelah dirilis, dan kolom komentar dipenuhi dengan berbagai candaan, membawa lalu lintas dan perhatian yang baik untuk produk ramah lingkungan yang dipromosikannya.

Sumber: TikTok

Selain itu, merek Blueland juga bekerja sama dengan influencer TikTok untuk memperluas jangkauan merek.

Misalnya, video promosi yang dirilis oleh influencer TikTok @krystalynngier (50.700 pengikut) pada Maret 2024. Dalam video tersebut, ia menggunakan konten "tanya jawab" untuk secara halus menanamkan keunggulan merek, tidak hanya mengurangi kesan kaku iklan tetapi juga memperkuat citra merek, dan akhirnya video tersebut mendapatkan 347.800 tayangan.

Sumber: TikTok

2.Instagram

Berbeda dengan positioning "ahli lingkungan" di TikTok, di Instagram, merek Blueland justru mengurangi promosi produk itu sendiri. Mereka lebih fokus pada promosi tidak langsung melalui konten seperti "tips kehidupan" dan "trik ramah lingkungan".

Meskipun konten ini tidak terkait langsung dengan nilai guna produk itu sendiri, dengan menyampaikan konsep ramah lingkungan dan inspirasi hidup, mereka dapat membuat pengguna merasakan gaya hidup yang lebih berkelanjutan, sehingga memperkuat identifikasi dengan nilai merek.

Saat ini, akun Instagram merek @Blueland telah memperoleh 453.000 pengikut, yang merupakan pencapaian yang cukup baik di antara merek-merek di bidang yang sama.

Sumber: Instagram

3. Situs Web Mandiri

Situs web mandiri adalah medan inti merek Blueland. Merek Blueland meningkatkan loyalitas pengguna melalui langganan yang mengirimkan tablet pembersih secara berkala, dipadukan dengan sistem poin anggota.

Data menunjukkan bahwa pengguna di pasar AS mencapai 86,22%, dengan 71,27% di antaranya adalah konsumen wanita berusia 25-34 tahun, membentuk basis pelanggan inti yang stabil.

Sumber: SimilarWeb

Model operasi ini tidak hanya mengurangi biaya akuisisi pelanggan, tetapi juga membangun hubungan pengguna yang berkelanjutan.

Menurut platform pihak ketiga, antara Februari dan Maret 2025, lalu lintas bulanan situs web mandiri Blueland mencapai 1,119 juta kunjungan, dengan lalu lintas langsung menyumbang 47,68% dan lalu lintas organik menyumbang 28,91%.

Sumber: SimilarWeb

Penutup: Samudra Biru Berikutnya bagi Perusahaan Tiongkok

Dari perjalanan perkembangan merek Blueland, dapat dilihat bahwa fungsi produk semata bukan lagi satu-satunya daya saing; nilai merek dan pengalaman pengguna menjadi faktor kunci dalam keputusan konsumen.

Bagi perusahaan Tiongkok yang memiliki rantai pasokan matang, ini justru merupakan peluang langka. Dengan menggabungkan keunggulan manufaktur dengan konsep inovatif, merek Tiongkok dapat mencapai diferensiasi di pasar luar negeri.

Saat ini, dari teknologi ramah lingkungan hingga rumah pintar, semakin banyak bidang khusus yang menunggu merek Tiongkok dengan visi global untuk dijelajahi. Ini mungkin menjadi titik terobosan penting bagi globalisasi merek Tiongkok dalam dekade berikutnya.