Dalam beberapa tahun terakhir,Langkah ekspansi TikTok Shop di pasar global terus meningkat, dan kinerja di Jepang sangat menonjol.
Data terbaru menunjukkan,Pada kuartal ketiga tahun 2025 (Juli-September), TikTok Shop Jepang mencatat penjualan sekitar 3 miliar yen (setara dengan sekitar 140 juta yuan) dalam tiga bulan pertama operasinya. Di antaranya, GMV bulan Agustus melampaui 1 miliar yen, dan penjualan pada tanggal 28 September bahkan melonjak hingga 100 juta yen.
Prestasi ini tidak hanya membuktikandaya ledak TikTok Shop di pasar Jepang, tetapi juga memberikan contoh pertumbuhan baru bagi industri e-commerce lintas batas global.

Sumber gambar:studio15
Konsentrasi kategori dan efek pemimpin pasar yang signifikan
Dari data tersebut,Kinerja penjualan TikTok Shop Jepang menunjukkan karakteristik konsentrasi kategori yang jelas.
Tiga kategori utama: elektronik rumah tangga & digital, kecantikan & perawatan pribadi, dan pakaian, menyumbang lebih dari80% dari total penjualan, di mana elektronik rumah tangga & alat kecil menyumbang 23,7%, kecantikan & perawatan pribadi 22,4%, dan pakaian 20,2%. Fenomena ini sangat mirip dengan kinerja TikTok Shop di pasar lain, menunjukkan bahwa preferensi konsumen memiliki kesamaan global.
Perlu dicatat, pangsa pasar penjual teratas mendominasi secara absolut. Misalnya, dalam kategori pakaian, 10 penjual teratasmenyumbang lebih dari 60% penjualan seluruh kategori; di bidang elektronik rumah tangga & produk digital juga menunjukkan tren konsentrasi, 10 penjual teratas menguasai 55% pangsa pasar.
Ini menunjukkan bahwa sebagian besar penjual yang berhasil merebut pasar adalah pemain lama dengan pengalaman kaya di situs lain, atau yang sudah memiliki pengaruh tertentu di Jepang, yaitu“merek influencer”. Bagi penjual baru, bagaimana menemukan celah diferensiasi di lingkungan yang kompetitif akan menjadi kunci pengembangan masa depan.

Sumber gambar:studio15
Penjual lintas batas menunjukkan kinerja yang menonjol
Di antara penjual teratas TikTok Shop Jepang, pedagang lintas batas China mendominasi. Komposisi 50 toko teratas menunjukkan bahwa penjual lokal Jepang hanya mencapai 34%. Data ini mencerminkan daya saing kuat penjual China dalam rantai pasokan, pengalaman operasi, dan keunggulan harga.
Namun, pasar Jepang memiliki persyaratan yang sangat tinggi terhadap kualitas produk dan pengalaman layanan. Jika penjual lintas batas ingin bertahan dalam jangka panjang, mereka harus memperkuat operasi lokalisasi. Misalnya, mengoptimalkan waktu pengiriman logistik, menyediakan layanan pelanggan berbahasa Jepang, dan memahami secara mendalam kebiasaan belanja konsumen lokal.
Selain itu, konsumen Jepang memiliki loyalitas merek yang tinggi, sehingga penjual perlu fokus pada pembangunan merek dan meningkatkan tingkat pembelian ulang melalui operasi yang terperinci.

Sumber gambar:Google
Live streaming belanja dan pemasangan iklan menjadi mesin pertumbuhan
Laporan juga menunjukkan,Pertumbuhan pesat TikTok Shop Jepang tidak lepas dari dorongan live streaming shopping dan iklan GMV Max.
Penjual sukses dengan frekuensi tinggi kegiatan live streaming, dikombinasikan dengan rekomendasi algoritma platform, dengan cepat menjangkau target pengguna. Misalnya, penjual kosmetik melalui live streaming kolaborasi dengan influencer, menunjukkan efek penggunaan produk, sangat meningkatkan tingkat konversi; penjual peralatan rumah tangga melalui live streaming situasional mendemonstrasikan fungsi produk, menarik konsumen untuk memesan.
Bagi penjual, di masa depan perlu lebih memperhatikan pemasaran konten dan pengoperasian lalu lintas. Di satu sisi, dapat memperkuat kerja sama dengan influencer lokal JepangKerja sama dengan KOL, dengan memanfaatkan pengaruhnya untuk membuka pasar dengan cepat; di sisi lain, perlu strategi penempatan iklan yang terperinci, menggunakan alat seperti GMV Max untuk meningkatkan ROI.
Sementara itu, kreativitas dan interaktivitas konten video pendek juga akan menjadi faktor penting dalam menarik pengguna.

Sumber gambar:studio15
Kesimpulan
Pertumbuhan eksplosif TikTok Shop Jepang sekali lagi membuktikan potensi kuat e-commerce sosial.
Di masa depan, seiring denganPendalaman TikTok Shop di pasar Jepang, apakah ia benar-benar dapat mewujudkan visi 'tiga pilar', layak untuk terus kita ikuti.
Bagaimanapun, revolusi e-commerce sosial ini baru saja dimulai, dan kinerja pasar Jepang, mungkin akan menjaditonggak penting dalam strategi globalisasi TikTok Shop.



