Latar Belakang Kasus
Merek Moncler lahir di antara pegunungan Grenoble, awalnya khusus memproduksi kantong tidur dan jaket untuk menyediakan perlengkapan hangat dan pelindung bagi para pekerja di kawasan Alpen. Kemudian, berdasarkan akumulasi dalam pembuatan perlengkapan hangat dan pelindung, Moncler berkembang menjadi salah satu merek paling diminati di bidang pakaian luar ruangan untuk pendakian dan perkotaan, dengan produk pakaian luarnya yang berada di garis depan inovasi dan mode. Kini, nama "Moncler" sudah dikenal luas. Mereka memilih pemasaran di TikTok dengan tujuan meningkatkan kesadaran merek terhadap lini produk, sehingga menarik lebih banyak pengikut baru untuk akun TikTok mereka.
Solusi
Untuk membangun momentum promosi dan mendorong tingkat interaksi ke level baru, Moncler memilih meluncurkan tantangan merek. Ini adalah jenis iklan paling populer di TikTok, yang dapat menjangkau banyak audiens melalui penyebaran viral. Dengan memanfaatkan lagu hits "Bubble" dari rapper populer @tydollasign's (dengan lebih dari 291.000 pengikut), Moncler meluncurkan tantangan #MonclerBubbleUp, mengajukan pertanyaan tulus kepada pengguna: "Bagaimana cara kamu masuk ke dalam pakaian musim dingin tebalmu? (How do you get into your bubble?)" Kata "Bubble" di sini memiliki makna ganda, yaitu meminjam nama lagu "Bubble" dan juga menggunakan arti aslinya "gelembung" untuk merujuk pada pakaian musim dingin. Pengguna yang berpartisipasi dalam tantangan harus berbagi gaya kreatif mereka, terinspirasi dari lini produk Moncler yang nyaman, membungkus penuh, dan berukuran besar untuk menunjukkan pesona mereka.
Tantangan merek dapat memberikan dua keuntungan bagi merek: memperluas jangkauan melalui promosi iklan, dan mendorong interaksi mendalam dengan pengguna melalui konten buatan pengguna (UGC) yang melimpah. Semua video peserta tantangan akan dikumpulkan di halaman agregasi tantangan yang berisi penjelasan tantangan dan tautan eksternal. Paket promosi kombinasi juga mencakup jenis iklan lain untuk meningkatkan eksposur tantangan lebih lanjut. Moncler memilih menggunakan serangkaian iklan umpan berita pendukung di wilayah Italia dan Prancis. Tantangan kreatif ini juga memungkinkan komunitas untuk melepaskan imajinasi tak terbatas mereka, menghasilkan konten luar biasa yang tak terhitung jumlahnya. Konten yang dibuat sebagian besar menggunakan barang-barang rumah tangga seperti selimut dan bantal untuk membuat gaya, lalu berganti dengan jaket Moncler dalam sekejap efek transisi, bagaikan peragaan busana digital paling berani dan inovatif dari Moncler. Merek ini juga bekerja sama dengan beberapa kreator populer di Inggris dan Amerika Serikat untuk membuka tantangan, dengan kehadiran @Charli D'Amelio (dengan lebih dari 108 juta pengikut) dan @Bella Poarch (dengan lebih dari 56 juta pengikut) yang memicu inspirasi kreatif pengguna.
Hasil Pemasaran
Tantangan ini berhasil menjangkau pengguna baru di seluruh dunia, dengan hasil yang jauh melampaui rata-rata dan lebih baik dari ekspektasi. Tantangan ini mengumpulkan total 70 miliar tayangan video, menjadi tolok ukur aktivitas dengan popularitas dan jangkauan luas. Lebih dari 2,6 juta video buatan pengguna terus bermunculan di umpan berita, akhirnya membawa 170 ribu pengikut baru ke akun perusahaan Moncler.



