Latar Belakang Kasus

Selama bulan Ramadan, terdapat banyak kegiatan berkumpul di luar, kunjungan sosial, dan aktivitas lainnya, sehingga konsumen di Timur Tengah akan mengalami lonjakan permintaan besar terhadap busana fashion. Ounass berharap dapat memanfaatkan gelombang belanja menjelang Idul Fitri untuk langsung mendorong peningkatan GMV mereka. Oleh karena itu, selama Ramadan, Ounass meluncurkan "Wonder Week" (minggu belanja seminggu sebelum Idul Fitri) sebagai perayaan belanja unik yang dimiliki merek selama bulan Ramadan. Selain menciptakan momen perayaan, Ounass juga memilih untuk bekerja sama dengan TikTok for Business, dengan harapan dapat memperoleh lebih banyak GMV selama "Wonder Week", menggunakan pendekatan "perayaan dalam perayaan" untuk merangsang dan memperbesar semangat belanja sebanyak mungkin.

Solusi

Untuk menghindari penurunan penjualan yang cepat setelah puncak belanja awal, Ounass membagi "Wonder Week" menjadi dua bagian, sehingga merek dapat menggabungkan akuisisi pelanggan baru dengan aktivasi pelanggan lama. Sambil terus menarik dan mendorong akuisisi konsumen baru, mereka juga akan menargetkan konsumen yang sudah ada secara langsung.

Dengan menggabungkan berbagai format iklan lintas corong seperti TopView, Top Feed, Spark ads, VSA, dan lainnya, Ounass melakukan iklan matriks di TikTok, dengan fokus pada materi kreatif yang sesuai dengan kebutuhan fashion umum masyarakat selama Ramadan. Akhirnya, merek ini berhasil mendorong peningkatan GMV dan volume pembelian.

Hasil Pemasaran

Melalui kerja sama dengan TikTok for Business, Ounass berhasil menciptakan minggu belanja asli "Wonder Week" selama Ramadan, mencapai efek pemasaran "menciptakan perayaan dalam perayaan". Selama periode kampanye pemasaran, GMV Ounass meningkat sebesar 103%, volume pembelian meningkat sebesar 99%, dan biaya konversi per pembelian turun sebesar 10%, menjadikannya contoh sukses yang sangat baik untuk promosi besar di momen tertentu.

103%+
GMV
99%+
Volume Pembelian
*Kasus berasal dari TikTok For Business
Lihat Harga