Dalam beberapa tahun terakhir, pasar elektronik konsumen global berkembang pesat. Menurut data Statista, pendapatan tahunan pasar elektronik konsumen global diperkirakan akan mencapai 1,046 triliun dolar AS pada tahun 2024, dan pada tahun 2028, angka ini dapat tumbuh menjadi 1,177 triliun dolar AS.
Ini semua membuktikan potensi besar pasar elektronik konsumen, sekaligus menunjukkan bahwa perusahaan lintas batas negara kita, terutama merek di bidang elektronik konsumen, berada di garis depan gelombang globalisasi ini dan menghadapi peluang besar.
Pasar elektronik konsumen global terus tumbuh Sumber: Statista
Dari ponsel pintar hingga perangkat wearable pintar, dari rumah pintar hingga power bank, produk buatan China semakin memenangkan hati konsumen global dengan nilai tinggi dan inovasi yang dimilikinya.
Contohnya, Anker Innovations (Anker).
Awalnya, perusahaan ini memulai dengan produk elektronik konsumen pinggiran seperti power bank dan charger, namun melalui peningkatan kualitas produk yang terus-menerus dan inovasi yang konsisten, berhasil mendapatkan pengakuan konsumen di pasar luar negeri dan secara bertahap menjadi merek elektronik konsumen yang dikenal secara global.
Keberhasilan pencatatan saham pada tahun 2020 menjadi bukti kuat dari kekuatan mereknya.
Kesuksesan Anker Innovations tidak terlepas dari strategi internasionalnya yang agresif, yang memungkinkan produknya dijual ke Amerika Utara, Eropa, Jepang, dan wilayah Asia lainnya. Selain itu, penjualan dilakukan melalui platform e-commerce seperti Amazon dan situs web independen, serta membangun reputasi merek secara global.
Namun, hal ini juga tidak terlepas dari dukungan lingkungan pasar elektronik konsumen global dan kebijakan pemerintah China yang secara aktif mendorong perusahaan untuk "go global".
Seiring dengan semakin dalamnya globalisasi, perusahaan China go global telah menjadi norma baru. Terutama dalam kondisi di mana beberapa pasar domestik mulai jenuh dan persaingan ketat, semakin banyak perusahaan China yang mulai melangkah keluar negeri untuk mencari ruang pengembangan yang lebih luas.
Baru-baru ini, Kementerian Perdagangan bersama tiga kementerian lainnya mengeluarkan "Pendapat tentang Memperkuat Koordinasi Bisnis dan Keuangan untuk Mendukung Perdagangan Lintas Batas dan Investasi Berkualitas Tinggi dengan Lebih Besar", yang memberikan panduan dukungan keuangan dan manajemen risiko bagi perusahaan.
Selain itu, pendirian zona percontohan komprehensif e-commerce lintas batas juga menyediakan tempat uji coba yang baik dan platform dukungan kebijakan bagi perusahaan. Semua ini menjadi pendorong bagi perusahaan domestik untuk go global.
Ditambah lagi, platform media sosial luar negeri yang dikembangkan di dalam negeri seperti TikTok mulai menonjol. Media sosial go global menjadi cara baru bagi merek China untuk pemasaran global.
Merek digital 3C "UGREEN Group" telah mengatur berbagai platform e-commerce lintas batas seperti TikTok Shop dan Amazon, dan melalui platform ini, produknya dipasarkan ke lebih dari 100 negara dan wilayah di seluruh dunia.
Pada paruh pertama tahun 2024, pendapatan dan laba bersih UGREEN Group mengalami peningkatan yang signifikan, menunjukkan daya saingnya di pasar global.
Laporan keuangan UGREEN Group paruh pertama 2024 Sumber: Oriental Finance Network
Tentu saja, jika "Anker" dan "UGREEN" adalah merek yang sudah go global sejak awal, bantuan dari platform media sosial seperti TikTok dan kebijakan hanya menjadi pelengkap dan tidak memainkan peran kunci.
Maka, DJI dan Haylou adalah dua contoh tipikal merek elektronik konsumen yang berhasil go global melalui TikTok untuk meningkatkan popularitas di luar negeri.
"DJI" adalah perusahaan teknologi drone dan fotografi udara terkemuka di dunia, dan juga merek yang menjadi populer melalui TikTok dalam beberapa tahun terakhir. Saat ini, di seluruh platform media sosial, akun utama di TikTok saja telah menarik 1,3 juta pengikut.
Meskipun pengembangannya di wilayah AS terbatas, DJI berhasil menarik perhatian konsumen global dan meningkatkan daya tarik mereknya melalui video drone yang menakjubkan yang diposting di platform media sosial seperti TikTok.
Merek domestik "Haylou" yang fokus pada perangkat wearable pintar juga mengalami hal yang sama.
Dengan memposting pengenalan produk dan ulasan pengguna untuk jam tangan pintar dan earphone di media sosial seperti TikTok dan Instagram, Haylou berhasil memasuki pasar luar negeri dan menerima pujian luas dari pasar atas produknya.
Tentu saja, platform media sosial hanya memberikan dorongan tambahan. Di balik kisah sukses ini, ada upaya tanpa henti dari perusahaan China terhadap kualitas produk dan investasi berkelanjutan dalam inovasi.
Pada saat yang sama, dalam proses go global, perusahaan China semakin memperhatikan strategi lokalisasi merek. Dengan memahami secara mendalam kebutuhan dan budaya pasar lokal, serta menyediakan produk dan layanan yang sesuai dengan kebiasaan konsumen lokal, merek China sedang membangun citra merek dan basis pelanggan setia di pasar global.
Seiring dengan kemajuan teknologi yang terus-menerus dan perubahan permintaan pasar, jalan perusahaan China di bidang elektronik konsumen untuk go global akan semakin luas. Ke depannya, kami memiliki alasan untuk percaya bahwa akan semakin banyak merek elektronik konsumen China yang melangkah keluar negeri dan bersinar di pasar global.



