Saat membahas merek fesyen cepat, Anda mungkin langsung teringat Shein atau Cider, tetapi ada satu merek yang perlahan-lahan bangkit.

Merek ini menargetkan pasar wanita berpengetahuan tinggi, dengan desain sederhana dan elegan yang dengan cepat memikat hati konsumen. Baru berdiri selama tiga tahun, merek ini telah berhasil menembus batas berkat gelombang platform media sosial luar negeri. Di TikTok, satu video yang menampilkan gaya berpakaian klasik telah ditonton lebih dari satu juta kali, mendorong peningkatan penjualan tahun-ke-tahun hampir 150%.

Merek ini adalah Commense——sebuah merek yang berfokus pada fesyen wanita profesional.

Dari Lokal ke Internasional: Posisi Unik Commense

Didirikan pada tahun 2021, Commense berbeda dari banyak merek fesyen cepat yang menargetkan Generasi Z. Merek ini menyasar kelompok wanita profesional yang lebih matang dengan daya beli lebih tinggi. Serangkaian produk yang diluncurkan merek ini menggabungkan kesederhanaan dan kepraktisan, memenuhi kebutuhan multi-skenario wanita modern, baik di tempat kerja, acara kumpul, maupun waktu santai.

Pada tahap awal di dalam negeri, merek Commense juga mengalami masa pasar yang lesu, terutama karena terbatasnya kepercayaan konsumen terhadap merek kecil. Hal ini juga membuat tim menyadari bahwa mengandalkan pasar domestik saja sudah sulit memenuhi kebutuhan pengembangan merek, sementara pasar luar negeri, terutama kebangkitan konsumen di Eropa dan Amerika, adalah peluang yang tidak bisa diabaikan.

Untuk berkomunikasi lebih baik dengan konsumen luar negeri, Commense mulai mengalihkan perhatiannya ke platform media sosial seperti TikTok dan Instagram.

Strategi Media Sosial: Dari Konten ke Resonansi

Merek Commense menyadari bahwa konsumen bukan lagi penerima pasif produk, melainkan ingin menjadi bagian dari interaksi merek. Berdasarkan hal ini, merek tersebut menetapkan inti operasi platform media sosial: "bercerita, membangun skenario, dan menciptakan konten bersama."

1. TikTok

Merek Commense memilih TikTok sebagai platform promosi, terutama karena basis penggunanya yang besar dan kemampuan penyebaran konten yang kuat. Dengan algoritma lalu lintas video pendeknya, lebih mudah bagi merek baru untuk dengan cepat mengumpulkan perhatian pengguna.

Di platform TikTok, konten merek Commense terutama berfokus pada skenario kehidupan wanita berpengetahuan tinggi, seperti inspirasi berpakaian, gaya profesional, dan pakaian nyaman sehari-hari. Model ini menarik banyak pengguna wanita. Misalnya, video tentang gaya berpakaian Natal yang dirilis merek ini di TikTok telah meraih 1,7 juta penayangan dan 18.300 suka. Model konten "kepraktisan + gaya" ini tidak hanya menampilkan fitur produk, tetapi juga berhasil membangkitkan resonansi di kalangan pengguna.

Sumber: TikTok

Pada saat yang sama, merek Commense sangat memperhatikan kerja sama dengan kreator yang sesuai dengan citra merek, seperti blogger fesyen wanita dengan daya beli tertentu dan latar belakang profesional. Para blogger ini mengintegrasikan produk ke dalam kehidupan sehari-hari melalui video, memberikan referensi berpakaian nyata bagi konsumen.

Misalnya, video gaya berpakaian profesional yang dirilis oleh blogger fesyen TikTok @reybanah selaras dengan sikap merek Commense. Video viral tunggal ini telah mengumpulkan 1,7 juta penayangan, tidak hanya meningkatkan interaksi dengan penggemar, tetapi juga memberikan umpan balik positif bagi merek.

Video gaya berpakaian yang dirilis @reybanah Sumber: TikTok

Selain melalui pemasaran kreator, merek Commense juga mendorong konsumen untuk berbagi pengalaman berpakaian di TikTok. Interaksi dengan konsumen ini tidak hanya meningkatkan kedekatan merek, tetapi juga menyediakan lebih banyak materi untuk produksi konten.

Saat ini, tagar #commense merek ini di TikTok telah mengumpulkan 5.694 karya.

Sumber: TikTok

2. Instagram

Di Instagram, merek Commense semakin meningkatkan kualitas produk melalui gambar statis yang diambil oleh fotografer profesional, dan menekankan konsep menggabungkan ramah lingkungan dengan fesyen. Melalui konten berkualitas ini, Commense tidak hanya menarik perhatian banyak pengikut, tetapi juga berhasil mengarahkan sebagian konsumen untuk membeli di situs web resminya.

Sumber: Instagram

Situs Mandiri dan Keterkaitan Multi-Saluran: Konversi Data Keseluruhan

Meskipun media sosial membawa banyak eksposur dan lalu lintas bagi merek, situs mandiri luar negeri Commense adalah bagian penting untuk mewujudkan siklus penjualan.

Menurut data statistik, total kunjungan situs mandiri ini mencapai 7,2 juta, dan masih menunjukkan tren pertumbuhan yang stabil, di mana lebih dari 65% lalu lintas berasal dari arahan media sosial, dengan durasi rata-rata pengguna tinggal selama 4,45 menit.

Sumber gambar: similarweb

Desain situs mandiri merek Commense berpusat pada pengalaman pengguna, menyederhanakan proses checkout, dan menyediakan berbagai metode pembayaran yang sesuai dengan kebiasaan konsumen luar negeri. Selain itu, situs mandiri merek juga menyediakan "zona produk serupa" yang ditargetkan untuk pengguna TikTok, guna mengubah lalu lintas dari platform media sosial menjadi penjualan produk nyata.

Sumber: Situs mandiri merek Commense

Penutup

Dari awal menargetkan pasar wanita berpengetahuan tinggi hingga kini tampil di panggung fesyen global, merek Commense tidak memilih jalur fesyen cepat tradisional. Sebaliknya, melalui penargetan pengguna yang tepat dan strategi platform, merek ini berhasil menonjolkan konsepnya di antara banyak pesaing.

Go global bukanlah jalur eksklusif untuk merek besar. Bahkan merek kecil yang baru memulai, selama dapat menangkap kebutuhan inti konsumen dan menemukan cara serta saluran komunikasi yang tepat, juga dapat menemukan tempatnya di pasar internasional.

Bagi merek yang masih ragu apakah akan "go global", kisah merek Commense mungkin bisa memberikan jawabannya.