Meskipun TikTok sangat populer di luar negeri, namun banyak merek B2B ekspor yang mengalami kesulitan dalam perjalanan mereka ke luar negeri.
Membuat akun itu mudah, merawat akun itu sulit, itulah maksudnya.
Video tidak memiliki jumlah penayangan, siaran langsung tidak ada yang menonton, setelah sibuk di dalam dan di luar pun tidak bertambah banyak pengikut, apalagi mendapatkan pelanggan, inilah situasi yang dihadapi oleh sebagian besar perusahaan baru yang ekspor ke luar negeri saat ini.
Apakah benar perusahaan B2B sulit untuk ekspor ke luar negeri?
Sepertinya tidak terlalu sulit, tapi kenapa belum juga ada hasil?
Menurut saya, perusahaan-perusahaan ini belum menemukan metode operasional yang tepat.
Seperti kerja sama dengan influencer luar negeri, banyak merek dan pedagang ekspor yang fokus pada bidang ini, namun tetap saja sering terdengar pedagang yang mengatakan bahwa kerja sama dengan influencer hanya membuang-buang uang, sudah keluar biaya tapi tidak ada hasil sama sekali.
Meskipun harus diakui, memang ada beberapa kerja sama dengan influencer yang hasilnya kurang baik. Karena di TikTok semuanya adalah influencer luar negeri, hambatan komunikasi menyebabkan kurangnya motivasi, masalah tidak menjalankan kontrak tepat waktu sangat sering terjadi.
Namun mengenai kerja sama dengan influencer TikTok, masih banyak merek yang terus berinvestasi, apakah semua merek ini hanya buang-buang uang?
Tentu saja tidak, mereka yang sudah mendapatkan keuntungan dari ini tentu tidak akan mempublikasikannya secara besar-besaran, sedangkan yang belum mendapatkannya mungkin sudah mencari cara lain, sehingga metode yang benar-benar memanfaatkan influencer untuk mencapai tujuan akhirnya terabaikan.
Hari ini, saya akan berbagi beberapa hal tentang kerja sama dengan influencer.

1、Apakah harus mencari influencer luar negeri?
Nilai seorang influencer terletak pada kemampuannya membangun kepercayaan dengan pengikutnya melalui pembuatan konten jangka panjang, sehingga melalui kekuatan penyebaran influencer, produk atau layanan dapat disebarkan ke lebih banyak pengguna.
Dan kekuatan penyebaran seperti ini sangat diperlukan pada tahap awal ekspor perusahaan B2B ke luar negeri. Hanya dengan cepat membangun brand awareness, membuat lebih banyak orang mengenal merek Anda, maka perjalanan ekspor Anda akan lebih lancar, dan peluang mendapatkan pelanggan serta pertanyaan akan meningkat lebih besar.
2、Bagaimana mendapatkan kerja sama dengan influencer jika komunikasi tidak lancar?
Ada dua solusi untuk masalah ini, yang pertama adalah mencari influencer melalui pihak ketiga, yaitu agensi pemasaran seperti kami. Keuntungan menggunakan pihak ketiga adalah, agensi pemasaran seperti ini umumnya memiliki sumber daya lokal luar negeri, baik dari segi efisiensi balasan influencer maupun kualitas influencer akan jauh lebih baik, tingkat kerja sama influencer juga akan lebih tinggi.
Yang kedua adalah mencari influencer sendiri, termasuk menyiapkan skrip, menerjemahkan ke bahasa asing, menyaring jenis influencer, menunggu balasan influencer, dan sebagainya. Cara ini memang memiliki banyak ketidakpastian, namun biaya kerja sama relatif lebih murah.
Selain itu, TikTok secara resmi juga menyediakan platform influencer untuk merek B2B dan B2C, yaitu TikTok Creator Marketplace.
Anda dapat mencari di sana dengan metode berbasis data, untuk menemukan kreator yang paling cocok untuk kampanye promosi Anda.
3、Apa kegunaan TikTok Creator Marketplace?
TikTok Creator Marketplace memiliki fungsi pencarian yang luas, dapat digunakan untuk mencari database profil kreator TikTok terbesar, menargetkan kreator dengan audiens yang interaktif. Hasil pencarian dapat disaring sesuai standar khusus merek, termasuk minat pengikut, profil pengikut, performa sebelumnya, dan tema video.

Selain itu, alur kerja TikTok Creator Marketplace juga sangat terintegrasi, Anda dapat memahami secara menyeluruh video terbaru kreator, tag, dan ringkasan performa jangka panjang. Dengan memahami performa kreator secara mendalam, melihat hasil analisis terkait, Anda dapat menentukan apakah mereka memenuhi standar performa Anda.
4、Apa jebakan dalam pemasaran influencer?
Pada bagian terakhir, mari kita bahas jebakan dalam pemasaran influencer.
Sebenarnya, seringkali hasil kerja sama perusahaan B2B dengan influencer tidak ideal, bukan karena masalah pada hal itu sendiri, melainkan karena dalam proses operasional, beberapa detail tidak dilakukan dengan baik, akhirnya terjadi penyimpangan besar.
Misalnya, apakah influencer yang Anda pilih benar-benar mempromosikan merek Anda dengan sungguh-sungguh?
Apakah pengikutnya aktif?
Apakah audiens video mereka sesuai dengan merek Anda?
……
Kita sering mengatakan, manusia berencana, Tuhan yang menentukan, tapi sebenarnya, kita harus mencari orang yang tepat terlebih dahulu, setelah itu pastikan mereka melakukan hal yang benar. Prinsip ini terlihat sederhana, namun untuk influencer luar negeri, masalah seringkali menjadi lebih besar.
Singkatnya, tidak ada rahasia untuk sukses, yang penting adalah bagaimana menjalankan segala sesuatu dengan sungguh-sungguh dan mengikuti langkah-langkah dengan baik.


