Dengan bangkitnya TikTok, perusahaan yang go global menganggapnya sebagai platform penting untuk menayangkan iklan yang berpengaruh.
Lalu, secara spesifik di wilayah Malaysia, berapa biaya penayangan iklan TikTok dalam Ringgit?
Berikut Tuke akan membahasnya secara detail!
Pertama, mari kita bahas: Mengapa kita harus beriklan di TikTok Malaysia?
Alasannya: Basis pengguna TikTok di Malaysia tumbuh secara eksponensial.
Menurut data statistik terbaru, hingga tahun 2024, jumlah pengguna TikTok di wilayah Malaysia adalah26,76 juta. Meskipun angka ini hanya menempati peringkat ke-14 secara global, total populasi Malaysia hanya 33,7 juta jiwa (hasil statistik kuartal ke-4 tahun 2023).
Artinya, sekitar80% penduduk Malaysia menggunakan TikTok.
Selain itu, TikTok tidak hanya menjadi tempat bagi pengguna Malaysia untuk menonton video, tetapi juga tempat mereka melakukan aktivitas konsumsi. Ditambah lagi, TikTok memiliki berbagai format iklan yang dipersonalisasi, yang dapat membantu perusahaan go global mempromosikan merek dan memperluas pengaruh mereka. Oleh karena itu, beriklan di TikTok Malaysia menjadi "pilihan wajib".
Angka apa yang perlu diperhatikan saat menayangkan iklan TikTok di Malaysia?
1. CPC--Biaya Per Klik: Dalam model penetapan harga ini, Anda membayar untuk setiap klik pada iklan. Efektivitas iklan tergantung pada penargetan dan keterlibatan, dengan tujuan akhir mengonversi pengguna menjadi pelanggan.
2. CPM--Biaya Per Seribu Tayangan: Model penetapan harga ini melibatkan pembayaran per seribu tayangan iklan. Opsi ini sangat cocok untuk membangun kesadaran merek dan memperluas visibilitas audiens.
3. Anggaran Kampanye: Anggaran kampanye adalah jumlah yang bersedia Anda belanjakan untuk kampanye iklan TikTok. Anda dapat menetapkan anggaran harian atau total untuk mengontrol pengeluaran, memastikan hasil yang hemat biaya.
Tangkapan layar iklan TikTok toko Malaysia Kucingku.my
Berapa biaya format iklan TikTok dan yang sesuai?
Format iklan TikTok sangat beragam, Anda dapat memilih sesuai dengan tujuan kampanye iklan Anda. Berikut adalah berbagai format iklan dan biaya terkait:
1. In-Feed Ads (Iklan Umpan)
Iklan ini muncul di umpan pengguna saat mereka menggulir video. Mirip dengan postingan bersponsor di platform lain, iklan umpan menawarkan cara beriklan yang tidak mencolok. Harga tergantung pada anggaran dan parameter penargetan Anda, tetapisecara umum, harga mulai sekitar 10 Ringgit per seribu tayangan (sekitar 15,44 Yuan).
2. Branded Effects (Efek Merek)
Iklan ini melibatkan filter AR kustom, lensa, dan efek interaktif 2D/3D lainnya yang dapat diterapkan pengguna ke video mereka. Karena iklan ini memerlukan pengembangan kustom, biayanya bervariasi, tetapibiasanya sekitar 10.000 Ringgit (sekitar 1,54 juta Yuan).
3. Branded Hashtag Challenges (Tantangan Tagar Merek)
Format iklan ini memanfaatkan konten buatan pengguna TikTok, memungkinkan pengguna membuat video seputar tagar tertentu yang disediakan oleh perusahaan. Ini adalah opsi dengan keterlibatan tinggi, dengan biaya lebih tinggi, danharga awal kampanye biasanya sekitar 2.000 Ringgit (sekitar 3.087,26 Yuan).
4. Brand Takeovers (Iklan Pengambilalihan Merek)
Iklan layar penuh ini muncul saat pengguna membuka aplikasi TikTok, memastikan eksposur maksimal. Karena eksklusivitas format iklan ini, hanya satu pengiklan yang dapat menempati posisi ini setiap hari. Oleh karena itu, iklan pengambilalihan merek memerlukan anggaran yang cukup besar,dengan harga awal sekitar 5.000 Ringgit per hari (sekitar 7.718,15 Yuan).
*Perhatikan, data di atas dapat berubah sewaktu-waktu. Saat merencanakan anggaran iklan TikTok Malaysia, pertimbangkan komponen dan format iklan ini dengan saksama. Alokasikan dana secara bijak di antara berbagai format dan pilih model harga secara strategis berdasarkan tujuan kampanye Anda untuk memastikan hasil maksimal dari iklan TikTok Anda di Malaysia.
Apa saja faktor yang mempengaruhi biaya iklan TikTok di Malaysia?
1. Musiman
Selama periode permintaan tinggi, seperti hari libur, promosi besar (misalnya Hari Belanja Online, Black Friday), atau puncak musim industri tertentu, biaya iklan Anda mungkin meningkat. Oleh karena itu, musiman sangat mempengaruhi biaya iklan. Pantau pola lalu lintas jaringan untuk menentukan waktu puncak platform.
2. Audiens Target
Kedalaman dan luasnya audiens juga menentukan biaya iklan. Jika Anda menargetkan audiens yang populer, biaya mungkin meningkat karena persaingan. Meskipun penting untuk memahami demografi audiens inti, pertimbangkan juga apakah Anda dapat menarik audiens lain dengan biaya lebih rendah.
3. Kualitas dan Format Iklan
Di TikTok, iklan berkualitas tinggi dan menghibur dapat menarik lebih banyak perhatian pengguna dan memberikan hasil yang lebih baik. Ini tidak hanya mencakup elemen visual dan audio iklan, tetapi juga kesesuaiannya dengan format video layar penuh vertikal TikTok dan desain yang dioptimalkan untuk seluler.
4. Posisi dan Durasi Iklan
Posisi dan durasi penayangan iklan juga mempengaruhi biaya. Iklan umpan, misalnya, lebih murah daripada opsi premium seperti Brand Takeovers. Selain itu, jika Anda ingin iklan ditayangkan pada jam sibuk atau untuk waktu yang lebih lama, Anda perlu menyiapkan anggaran lebih banyak.
5. Lokasi Geografis
Bahkan di negara seperti Malaysia, biaya dapat bervariasi tergantung pada wilayah dan area spesifik yang ingin Anda targetkan, tergantung pada faktor seperti kepadatan populasi pengguna dan persaingan di area tersebut.
6. Strategi Penawaran
TikTok menawarkan berbagai strategi penawaran, seperti batas biaya, batas tawaran, dan biaya minimum. Pilihan di antara mereka akan mempengaruhi biaya iklan TikTok secara keseluruhan. Setiap strategi memiliki kelebihannya sendiri, mencoba strategi yang berbeda dapat membantu menemukan format penayangan iklan yang paling cocok untuk Anda.
Sumber gambar: TikTok for Business
Perbandingan biaya iklan TikTok dengan platform lain di Malaysia
Sebenarnya, selain TikTok, media sosial luar negeri lainnya juga dapat digunakan untuk menayangkan iklan guna menarik lebih banyak pelanggan. Lalu, bagaimana biaya iklan di platform lain? Berikut penjelasannya:
1. Facebook
Biaya iklan Facebook menggunakan sistem penawaran, sehingga harganya tidak tetap dan dapat bervariasi tergantung pada faktor seperti audiens target, kualitas iklan, dan waktu. Secara umum, biaya per klik (CPC) di Malaysiasekitar 0,50 Ringgit - 1,50 Ringgit (sekitar 0,77 - 2,32 Yuan).
2. Instagram
Struktur biaya iklan Instagram mirip dengan Facebook. CPC iklannya biasanya lebih tinggi, rata-rata di Malaysia0,50 Ringgit - 5 Ringgit (sekitar 0,77 - 7,72 Yuan). Untuk format iklan yang berfokus pada interaksi seperti iklan cerita dan iklan belanja, biayanya akan lebih tinggi.
3. Google
Iklan Google menawarkan berbagai jenis iklan—iklan pencarian, iklan display, iklan belanja, iklan video—yang dapat disesuaikan dengan anggaran yang berbeda. Namun, biayanya dapat meningkat tergantung pada industri, persaingan kata kunci target, dan skor kualitas. Diperkirakan, rata-rata CPC iklan Google di Malaysia berkisar antara0,50 Ringgit - 10 Ringgit (sekitar 0,77 - 15,44 Yuan).
4. LinkedIn
LinkedIn dikenal karena profesionalismenya dan dapat memberikan prospek yang sangat tertarget, sehingga biaya iklannya lebih tinggi. Menurut laporan terbaru, rata-rata CPC iklan LinkedIn yang menargetkan audiens Malaysia adalah2 Ringgit - 10 Ringgit (sekitar 3,09 - 15,44 Yuan).
Kesimpulan
TikTok, Facebook, Instagram, Google, dan LinkedIn semuanya dapat memberikan dukungan bagi perusahaan go global dalam menjangkau pasar Malaysia. Saat menayangkan iklan, Anda juga harus terus menyesuaikan dan meningkatkan strategi pemasaran agar dapat menempati posisi yang lebih menguntungkan di pasar yang kompetitif dan menonjol di pasar Malaysia.



