Di bawah tekanan kinerja "perlombaan profitabilitas", Shopee secara aktif mencari titik pertumbuhan laba baru, dan penyesuaian struktur komisi penjual menjadi salah satu langkah kunci untuk meningkatkan pendapatan dan menghemat biaya. Baru-baru ini, Shopee mengeluarkan pemberitahuan yang mengumumkan penyesuaian tarif komisi untuk toko pengiriman langsung lintas batas dan toko gudang pihak ketiga di situs Malaysia dan Singapura, dengan kenaikan tarif secara keseluruhan.

Di situs Malaysia, tarif komisi untuk toko pengiriman langsung lintas batas naik signifikan dari 16,2% menjadi 18,36%, meningkat 2,16 poin persentase; tarif komisi termasuk PPN untuk pesanan terkait gudang pihak ketiga naik hingga hampir 5 poin persentase.

Kenaikan komisi toko pengiriman langsung lintas batas Malaysia Sumber: Lintas Batas Asia Tenggara

Sebagai perbandingan, penyesuaian di situs Singapura relatif lebih kecil, tarif komisi untuk toko pengiriman langsung lintas batas naik 1 poin persentase menjadi 14%; tarif komisi untuk toko gudang pihak ketiga diseragamkan naik menjadi 14%, dengan kenaikan antara 1 hingga 3 poin persentase.

Perubahan komisi toko gudang pihak ketiga di situs Singapura Sumber: Lintas Batas Asia Tenggara

Perlu diperhatikan secara khusus bahwa penyesuaian tarif ini hanya berlaku untuk pesanan yang dibuat setelah 12 Mei 2025. Oleh karena itu, para penjual harus mencermati perubahan ini dan segera menyesuaikan harga pesanan untuk mengatasi dampak penyesuaian tarif komisi, memastikan kelancaran bisnis mereka.

Tekanan Berat pada Penjual

Kenaikan komisi Shopee tentu memberikan tekanan besar pada penjual. Dalam beberapa tahun terakhir, Shopee sering menyesuaikan komisi, dan kenaikan berulang kali telah membuat penjual kewalahan.

Pada Februari tahun ini, toko lokal Singapura menaikkan tarif komisi untuk pesanan non-mall secara signifikan. Meskipun beberapa penjual menikmati kebijakan komisi dasar minimum, beban keseluruhan tetap bertambah. Mulai April, komisi untuk sebagian besar kategori naik dari 3% - 6% menjadi 7%, dan biaya layanan serta biaya tambahan aktivitas baru ditambahkan, semakin menekan margin keuntungan penjual.

Dari perspektif persaingan pasar, pertumbuhan kuat TikTok Shop di pasar seperti Vietnam menjadi ancaman besar bagi Shopee. Pada kuartal pertama 2025, penjualan situs Vietnam TikTok Shop meningkat hampir 113,8% tahun-ke-tahun, dengan pangsa pasar naik dari 23% menjadi 35%. Sebaliknya, meskipun penjualan Shopee naik 29,3%, pangsa pasarnya turun dari 68% menjadi 62%. Tekanan persaingan ini menular ke penjual, yang tidak hanya harus menanggung tekanan biaya dari kenaikan komisi, tetapi juga menghadapi persaingan logistik yang semakin ketat.

Sumber: Metric.vn

Misalnya, toko lokal Shopee Filipina baru-baru ini mengubah hari pengiriman penjual dari 1 hari menjadi 0 hari. Peningkatan tekanan logistik memaksa penjual untuk mengevaluasi ulang dan menyesuaikan strategi operasi mereka guna menghadapi tantangan pasar saat ini.

Strategi Shopee

Kenaikan komisi Shopee juga memiliki pertimbangan strategis di baliknya.

Dari sudut pandang platform itu sendiri, untuk terus mengoptimalkan infrastruktur dan layanan serta memperluas ruang laba, penyesuaian komisi adalah langkah yang diperlukan. Pasar e-commerce Asia Tenggara sangat kompetitif, dan biaya operasional platform terus meningkat. Shopee perlu melakukan ini untuk mempertahankan daya saing dan profitabilitas.

Namun, strategi ini juga mencerminkan intensitas persaingan pasar. Perkembangan pesaing seperti TikTok Shop memaksa Shopee untuk mengambil tindakan guna mempertahankan posisi terdepan di pasar.

Sumber: Google

Jalan Keluar bagi Penjual

Menghadapi tekanan kenaikan komisi Shopee, penjual perlu secara aktif mencari strategi penanganan.

Pertama, penjual dapat mengoptimalkan struktur produk, memilih barang dengan margin keuntungan lebih besar untuk dijual guna mengimbangi kenaikan biaya akibat komisi. Kedua, tingkatkan efisiensi operasi, kurangi biaya operasional, misalnya dengan mengoptimalkan proses pengiriman logistik untuk mengurangi pengeluaran biaya logistik. Selanjutnya, penjual dapat memperkuat pembangunan merek, meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk, menarik lebih banyak konsumen melalui pengaruh merek, sehingga sampai batas tertentu meredakan tekanan dari kenaikan komisi.

Sumber: Google

Kesimpulan

Kenaikan komisi penjual oleh Shopee adalah keputusan strategis di bawah tekanan persaingan pasar, tetapi juga membawa banyak tantangan bagi penjual.

Sebagai platform e-commerce terkemuka di Asia Tenggara, Shopee perlu menemukan keseimbangan antara kepentingan platform, kepentingan penjual, dan kepentingan konsumen. Hanya dengan mencapai kemenangan bersama ketiganya, platform dapat mencapai perkembangan yang stabil dalam jangka panjang, penjual dapat terus beroperasi dan memperoleh keuntungan di platform, dan konsumen dapat menikmati barang dan layanan berkualitas.