Saat ini, lanskap e-commerce lintas batas sedang mengalami perubahan mendalam. Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah penjual aktif di platform e-commerce Walmart secara historis telah menembus angka 200.000, dan terus berkembang dengan kecepatan yang memecahkan rekor. Hanya dalam lima bulan pertama tahun 2025, platform ini telah menambahkan 44.000 penjual aktif, dengan peningkatan yang mencengangkan hingga 30%.
Jika momentum pertumbuhan ini berlanjut, jumlah total penjual baru Walmart pada tahun 2025 diperkirakan akan melampaui 100.000, jauh melampaui 59.000 penjual baru yang ditambahkan sepanjang tahun 2024. Ini berarti bahwa tahun 2025 kemungkinan akan menjadi tahun pertumbuhan penjual tercepat dalam sejarah Walmart.

Sumber: Internet
Penjual China: Mesin Pertumbuhan Utama Walmart
Dalam pertumbuhan eksplosif ini, penjual internasional, terutama penjual China, memainkan peran pendorong yang sangat penting. Sejak Walmart secara resmi membuka platformnya untuk penjual internasional pada Maret 2021, penjual China telah memanfaatkan peluang dan bangkit dengan cepat.
Data terbaru bahkan lebih meyakinkan: dari penjual baru Walmart pada tahun 2025, hampir 60% berasal dari China. Gelombang masuk yang kuat ini secara langsung mendorong pangsa penjual China dalam total penjual aktif platform naik menjadi 34%.
Kecepatan perkembangan ini sangat mencolok. Hanya dalam waktu empat tahun sejak dibukanya pendaftaran internasional, penjual China telah menguasai lebih dari sepertiga dari total penjual aktif platform, yang menunjukkan betapa cepatnya proses globalisasi mereka.

Sumber: Marketplace Pulse
Dengan kemampuan integrasi rantai pasok yang kuat, model bisnis yang inovatif, dan strategi operasi yang terperinci, penjual China semakin mempercepat integrasi mereka ke dalam dan secara mendalam memengaruhi ekosistem e-commerce global. Pengaruh ini tidak hanya terlihat di platform Walmart, tetapi juga secara global.
Misalnya, sejak diluncurkan, Temu telah melampaui eBay hanya dalam waktu dua tahun dan menjadi platform e-commerce global dengan kunjungan terbanyak kedua. Di pasar Afrika, platform Jumia telah menarik sekitar 12.000 penjual internasional, dengan mayoritas berasal dari China, yang menyumbang sekitar sepertiga dari total penjualan barang di platform dan meningkatkan tingkat pertumbuhan tahunan bisnis lintas batas hingga 60%.

Sumber: Modern Retail
Menghadapi Amazon: Keunggulan Diferensiasi Walmart
Berbicara tentang Walmart, pasti tidak bisa dihindari raksasa e-commerce lainnya, Amazon. Sebagai penguasa e-commerce global, Amazon selalu menjadi target yang dikejar industri. Ekspansi agresif Walmart jelas memberikan tekanan signifikan pada Amazon.
Meskipun Amazon memiliki sistem logistik yang kuat, Walmart memanfaatkan keunggulan uniknya—jaringan toko fisik yang luas—untuk menciptakan layanan pengiriman yang sangat kompetitif.
Di beberapa wilayah, kecepatan pengiriman Walmart telah melampaui Amazon. Menurut informasi terkait, Walmart berencana untuk lebih memperluas jangkauan layanan pengiriman cepatnya di Amerika Serikat dengan memanfaatkan teknologi baru dan jaringan tokonya yang luas. Perusahaan ini menargetkan untuk mencapai pengiriman dalam waktu 3 jam untuk 95% warga Amerika pada akhir tahun ini.
Untuk mencapai target ini, Walmart berniat untuk membagi wilayah dalam bentuk grid heksagonal dan mengintegrasikan informasi real-time seperti kapasitas toko, waktu pengiriman, dan permintaan pelanggan. Diperkirakan langkah ini akan memungkinkan lebih dari 12 juta rumah tangga di AS menikmati layanan pengiriman yang lebih efisien.

Sumber: Internet
Peluang dan Tantangan Berdampingan
Jumlah penjual platform Walmart yang menembus angka 200.000, dengan pangsa penjual China mencapai 34%, bukan hanya bukti kuat dari perkembangan bisnis e-commerce Walmart yang pesat, tetapi juga cerminan dari evolusi industri e-commerce lintas batas global, yang dengan jelas menunjukkan semakin menonjolnya posisi penjual China di pasar e-commerce global.
Namun, pertumbuhan eksplosif jumlah penjual membawa peluang besar bagi Walmart, namun juga disertai tantangan yang tidak bisa diabaikan.
Bagaimana cara efektif menjaga kontrol kualitas barang, menjamin pengalaman pengguna, dan menyeimbangkan citra merek platform di tengah ekspansi skala platform yang cepat menjadi kunci bagi Walmart untuk terus berkembang secara sehat di masa depan.

Sumber: Marketplace Pulse
Melihat ke depan, pasar e-commerce lintas batas global diperkirakan akan terus mempertahankan laju perkembangan yang pesat. Dengan percepatan kebangkitan Walmart, semakin kuatnya kekuatan penjual China, serta investasi dan inovasi berkelanjutan di bidang logistik, layanan, dan lainnya dari berbagai pihak, lanskap pasar e-commerce global pasti akan mengalami perubahan yang mendalam dan berkelanjutan.
Apakah Walmart dapat terus menantang posisi kepemimpinan Amazon, dan bagaimana penjual China akan lebih lanjut membentuk ekosistem e-commerce global, akan menjadi fokus yang perlu diperhatikan di masa depan.



