Sejak diluncurkan, TikTok telah mengumpulkan lebih dari 1 miliar pengguna global, menjadikannya platform video pendek terbesar di dunia. Meskipun TikTok kini menghadapi berbagai kesulitan seperti penutupan di Indonesia, platform ini masih memiliki basis lalu lintas yang sangat besar, membuat banyak merek yang ingin beriklan di TikTok tergoda.

Hari ini kita akan mulai memahami dasar-dasar tentang periklanan di TikTok~

Kategori apa yang tidak cocok untuk beriklan di TikTok?

Meskipun TikTok adalah platform video pendek yang sangat inklusif, iklan di TikTok tidak mencakup semua kategori. Beberapa kategori tidak cocok untuk diiklankan di TikTok, misalnya:

1. Kategori yang dilarang secara resmi: Setiap platform memiliki aturannya sendiri, begitu juga dengan iklan TikTok. Di TikTok, produk pelangsing, alat medis, alkohol dan tembakau, produk dewasa, dan kategori lainnya dilarang untuk dipromosikan.

2. Kategori dengan target audiens yang lebih tua: Data saat ini menunjukkan bahwa pengguna TikTok masih cenderung lebih muda, sehingga kategori dengan target audiens yang lebih tua saat ini tidak cocok untuk beriklan di TikTok, untuk menghindari hasil yang tidak sesuai harapan.

3. Kategori yang kompleks atau sangat teknis: TikTok hanyalah platform video pendek, dan ciri utama video pendek adalah "pendek, cepat, dan ringkas". Konten yang lebih kompleks dan memakan waktu lama sulit mendapatkan perhatian yang cukup di platform ini.

Apa saja jenis iklan TikTok?

1. Iklan Branded Hashtag Challenge: Branded Hashtag Challenge adalah format iklan yang sangat populer di TikTok. Biasanya diluncurkan melalui kerja sama antara merek dan TikTok, mendorong pengguna untuk membuat dan membagikan konten yang terkait dengan merek. Iklan Branded Hashtag Challenge biasanya dilengkapi dengan tagar eksklusif sehingga pengguna dapat dengan mudah berpartisipasi. Format iklan ini sangat cocok untuk meningkatkan kesadaran merek dan keterlibatan pengguna.

2. Iklan Video: Iklan video adalah bentuk paling dasar dari menampilkan iklan di TikTok. Iklan ini dapat menarik perhatian pengguna dengan menampilkan konten yang dinamis dan menarik di pemutar video. Iklan video bisa berupa konten merek atau konten buatan pengguna yang terkait dengan merek. Format iklan ini sangat cocok untuk menampilkan citra merek dan mempromosikan fitur produk.

3. Iklan Interaktif: Iklan interaktif adalah format iklan yang lebih interaktif, yang dapat meningkatkan keterlibatan pengguna dengan memungkinkan mereka berinteraksi dengan iklan. Misalnya, pengguna dapat mengklik tautan atau tombol pada iklan untuk mengunjungi situs web merek atau membeli produk. Format iklan ini sangat cocok untuk meningkatkan tingkat konversi dan mendorong penjualan.

4. Iklan In-Feed: Iklan in-feed adalah format iklan yang sangat alami, yang dapat dikombinasikan dengan perilaku browsing pengguna dan ditampilkan di daftar gulir mereka. Iklan in-feed biasanya disajikan dalam bentuk yang mirip dengan postingan biasa, tetapi dengan label "Iklan". Format iklan ini sangat cocok untuk menarik calon pelanggan dan memperluas pengaruh merek.

5. Iklan Pencarian: Iklan pencarian adalah format iklan yang menarik pengguna dengan menampilkan iklan di hasil pencarian TikTok. Saat pengguna mencari kata kunci terkait di TikTok, iklan pencarian akan muncul di hasil pencarian. Format iklan ini sangat cocok untuk meningkatkan kesadaran merek dan mendorong tingkat konversi.

Bagi sebagian besar merek, iklan in-feed, iklan video, dan iklan Branded Hashtag Challenge akan menjadi pilihan utama untuk promosi dan menarik lalu lintas, sementara dua jenis lainnya, karena biayanya yang terlalu tinggi, tidak cocok untuk sebagian besar penjual.