Sebagai platform media sosial yang berada di garis depan perdagangan luar negeri saat ini, TikTok tidak melalui tahun 2023 yang lalu dengan mudah, bahkan bisa dibilang penuh dengan lika-liku, namun ia tetap melangkah dengan teguh, terus berjuang di tengah kesulitan.
Berikut Tuke mengajak Anda semua untuk melihat kembali tahun 2023, dan melihat peristiwa besar apa saja yang dialami TikTok yang terkait erat dengan kita.
Peristiwa Besar 1: TikTok Shop Merilis Persyaratan Baru untuk Peninjauan Toko Lintas Batas
Pada Januari 2023, TikTok Shop menetapkan masa peninjauan untuk toko baru lintas batas.
Semua toko lintas batas yang baru bergabung, baik penjual independen maupun penjual undangan khusus, harus melalui masa peninjauan.
Selama periode ini, pesanan penjual akan dikenakan "batasan pemula", yaitu batas harian pesanan untuk toko penjual yang mendaftar mandiri (rekrutmen umum) adalah 10 pesanan, dan untuk toko penjual yang diundang khusus (rekrutmen khusus) adalah 50 pesanan per hari.
Toko harus memasuki masa peninjauan 60 hari, dan total volume pesanan yang terakumulasi harus mencapai standar untuk dapat melewati masa peninjauan dan mengakhiri batasan.
Peristiwa Besar 2: Kontrol Kategori Utama Lintas Batas Diluncurkan, dan Kategori Makanan Dibuka
Mulai 1 Februari 2023, TikTok Shop tidak lagi mengizinkan penjual memilih tiga kategori untuk dijual, melainkan harus fokus pada satu kategori tertentu.
Untuk penjual yang sudah memiliki banyak kategori, kategori akhir akan ditentukan berdasarkan volume penjualan, jumlah produk online, dan urutan kategori utama paling awal.
Selain itu, TikTok Shop membuka kategori bahan makanan yang sebelumnya tidak dibuka, termasuk bahan baku kue, camilan, dll., tetapi minuman beralkohol dan kategori SG-permen karet tidak termasuk dalam daftar ini.
Peristiwa Besar 3: TikTok Shop Mall Diluncurkan di Empat Negara Asia Tenggara
TikTok Shop Mall diluncurkan pada tahun 2023 di empat negara Asia Tenggara: Thailand, Filipina, Vietnam, dan Malaysia.
Mall menyediakan kategori produk yang terperinci untuk memudahkan pengguna mencari. Selain itu, mall secara berkala merilis informasi tentang obral kilat dan produk harga khusus untuk menarik pengguna membeli. Halaman mall menonjol, terletak di samping halaman utama, dengan visibilitas tinggi.
Namun, TikTok Shop Mall juga mengharuskan pedagang untuk menyerahkan laporan kualifikasi yang lebih lengkap dan membayar setoran yang lebih tinggi. Ini untuk memastikan kualitas produk dan reputasi pedagang. Namun, ini juga dapat mengecualikan beberapa pedagang kecil atau baru.
Peristiwa Besar 4: AS Mengadakan Dengar Pendapat tentang TikTok
Pada 23 Maret 2023, Dewan Perwakilan Rakyat AS mengadakan dengar pendapat selama lima jam dengan tema "Privasi Data dan Keamanan Anak". Dalam dengar pendapat ini, para anggota dewan menyatakan kekhawatiran tentang platform media sosial video pendek TikTok, karena mereka percaya platform tersebut dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental remaja, dan mungkin memanipulasi konten melalui algoritma untuk mencuci otak anak muda Amerika.
Peristiwa Besar 5: TikTok Shop Resmi Meluncurkan Mode Pengelolaan Penuh
Pada 16 Mei 2023, TikTok Shop secara resmi meluncurkan "Mode Pengelolaan Penuh", yang keunggulannya terutama tercermin dalam tiga aspek: pengembalian dana cepat, operasi tanpa khawatir, dan penjualan tanpa tekanan.
Mode ini menghilangkan risiko nilai tukar, penjual hanya bertanggung jawab untuk mengajukan produk dan memasok, sementara logistik, bea cukai impor dan ekspor, serta pemenuhan pesanan ditangani secara terpusat oleh TikTok Shop. Dan TikTok Shop berjanji tidak akan membebankan biaya komisi platform, setoran, biaya lalu lintas, biaya pendaftaran, atau biaya penyimpanan logistik luar negeri kepada penjual.
Peristiwa Besar 6: Negara Bagian Montana AS Mengumumkan Pelarangan Total TikTok
Pada 17 Mei 2023, Gubernur Negara Bagian Montana AS menandatangani undang-undang yang melarang total TikTok, yang akan berlaku pada 1 Januari 2024. Toko aplikasi seperti APP Store dan Google Play yang menyediakan unduhan TikTok di negara bagian tersebut akan menghadapi denda besar. TikTok membantah bahwa undang-undang tersebut melanggar hak pengguna dan menyatakan akan membela hak pengguna.
Peristiwa Besar 7: Menghapus Setengah Lingkaran Tertutup, TikTok Shop Dibuka Sepenuhnya di AS
TikTok memutuskan pada 12 September 2023 untuk menghapus mode setengah lingkaran tertutup di AS dan membuka TikTok Shop sepenuhnya.
Setelah dibuka, pengguna dapat langsung menyelesaikan proses pembelian di platform, TikTok dapat secara efektif melacak dan memantau transaksi, serta menyelesaikan masalah tepat waktu. Mode lingkaran penuh juga membantu TikTok mengumpulkan data pengguna, lebih memahami kebutuhan pengguna, dan memberikan referensi untuk strategi penjualan e-commerce-nya.
Peristiwa Besar 8: Penutupan dan Kembalinya TikTok Shop Indonesia
TikTok Shop resmi ditutup di Indonesia pada 4 Oktober 2023. Namun, ia tidak berhenti mencari jalan keluar baru.
Pada 11 Desember 2023, TikTok mencapai kemitraan strategis dengan GoTo Indonesia, berencana untuk mengakuisisi lebih dari 75% saham Tokopedia seharga 840 juta dolar AS, dan mengintegrasikan bisnis Indonesia-nya dengan TikTok Shop. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa TikTok Shop secara resmi kembali ke Indonesia.
Peristiwa Besar 9: Kinerja TikTok Shop Black Friday yang Mengesankan
Dari 27 Oktober hingga 30 November 2023, TikTok Shop mengadakan promosi Black Friday, memberikan penawaran transportasi dan subsidi diskon yang melimpah bagi penjual. Menurut data, pembayaran GMV di pasar AS selama periode promosi meningkat lebih dari 215% secara bulanan, dan jumlah unit SKU pembayaran di mall mencapai 1212%. Pasar Inggris secara keseluruhan mengalami peningkatan pembayaran GMV sebesar 191%, dan GMV pada hari Black Friday melonjak hingga 368%.
Melihat ke depan, TikTok pada tahun 2024 juga akan menghadapi lebih banyak peluang dan tantangan, yang sangat dinantikan.



