Asia Tenggara dan Eropa-Amerika adalah pasar penting bagi TikTok. Dalam beberapa hari terakhir, beberapa peristiwa penting terjadi di kedua pasar ini. Berikut rangkuman dari Tuke!

△Kawasan Asia Tenggara

1. TikTok Menjadi Platform Video Terpopuler di Thailand

Beberapa platform online di Thailand telah menyerahkan data pendapatan. Pada tahun 2023, skala belanja online di Thailand mencapai 700 miliar baht, dan diperkirakan saluran e-commerce akan tumbuh 25% setiap tahun dalam tiga tahun ke depan. TikTok menjadi platform video paling populer dan diprediksi menjadi platform e-commerce dengan pertumbuhan tercepat pada tahun 2024.

2. Tujuh Tren E-commerce Vietnam 2024

1) Pencarian suara dan gambar; 2) Belanja hiburan; 3) D2C, yaitu merek membangun saluran penjualan resmi langsung tanpa perantara; 4) Membeli barang dari luar negeri; 5) Pengiriman cepat; 6) Personalisasi; 7) Realitas virtual.

3. Indonesia Menerapkan Kebijakan Pajak Baru untuk Rokok Elektrik dan Tembakau

Kementerian Keuangan Indonesia memberlakukan pajak tembakau sebesar 10% pada rokok elektrik mulai 1 Januari 2024, bertujuan untuk mengendalikan konsumsi tembakau masyarakat dan memastikan keadilan sosial. Kebijakan ini menetapkan bahwa 50% dari pendapatan pajak tembakau akan digunakan untuk layanan kesehatan masyarakat dan penegakan hukum guna meningkatkan layanan publik komunitas.

4. Permintaan Host Live Streaming E-commerce di Indonesia Meningkat 136% Tahun ke Tahun

Semakin banyak konsumen Indonesia yang berbondong-bondong ke ruang live streaming, sehingga membuka banyak peluang bisnis. Menurut laporan terbaru, tren live streaming e-commerce di Indonesia pada tahun 2023 masih kuat, dan akibatnya, permintaan pasar akan layanan host live streaming meningkat 136% tahun ke tahun.

△Kawasan Eropa-Amerika

61% Penjual TikTok Masuk ke Pasar Eropa-Amerika

Menurut survei, 61% penjual di TikTok masuk ke pasar Eropa-Amerika, terutama menjual pakaian dalam wanita dan produk perawatan kecantikan pribadi; 49% penjual masih dalam tahap uji coba biaya rendah; 24% penjual percaya bahwa investasi biaya yang tepat membantu perluasan pasar luar negeri; dan 16% penjual melakukan investasi besar.

△Informasi Penting Lainnya

1. Impor dan Ekspor E-commerce Lintas Batas China pada 2023 Meningkat 15,6%

Menurut statistik bea cukai, impor dan ekspor e-commerce lintas batas China pada tahun 2023 mencapai 2,38 triliun yuan, meningkat 15,6%, dan total nilai impor dan ekspor perdagangan barang mencapai 41,76 triliun yuan, meningkat 0,2% tahun ke tahun. Di antaranya, ekspor mencapai 23,77 triliun yuan, meningkat 0,6%; impor mencapai 17,99 triliun yuan, menurun 0,3%.

2. TikTok Bekerja Sama dengan Benefit untuk Memerangi Produk Palsu

Benefit Cosmetics, merek kecantikan di bawah grup barang mewah LVMH, menyatakan bahwa LVMH sedang berdiskusi dengan TikTok tentang rencana untuk membatasi produk palsu yang dijual di TikTok, guna melindungi kekayaan intelektual LVMH di TikTok.

3. JD Express Mendukung Perkembangan E-commerce dan Logistik di Filipina

Menurut berita yang dirilis, JD Express, di bawah logistik penerbangan JD, kini mengoperasikan dua penerbangan pulang pergi antara Shenzhen dan Clark setiap minggu, mendukung perkembangan industri e-commerce dan logistik di Filipina.