TikTok Menjadi Alat Perencanaan Liburan Paling Populer di Spanyol
Menurut laporan media asing Jin Guang Daily, berdasarkan studi yang dilakukan oleh perusahaan analisis pasar Alkemy Iberia dan Interactive Advertising Bureau (IAB),TikTok telah menjadi salah satu alat perencanaan liburan paling populer di Spanyol. Studi ini menganalisis1,7 juta komentar terkait perjalanan di media sosial, yang menunjukkan bahwa TikTok memainkan peran penting dalam merekomendasikan berbagai destinasi wisata kepada pengguna.
Borja Lorenzo, Direktur Pemasaran Alkemy Iberia dan penanggung jawab studi ini, mengatakan: "Kami melihat TikToksedang berperan sebagai agen perjalanan." Ia menjelaskan bahwa TikTok menjadi platform utama untuk perencanaan perjalanan, yang mampu dengan cepat menampilkan informasi destinasi kepada pengguna melalui video.
Indikator makroekonomi dan data penggunaan menunjukkan bahwa seiring bertambahnya basis pengguna TikTok di Spanyol dan tempat lain, pilihan perjalanan dan destinasi terkait juga menunjukkan tren peningkatan. Studi ini menganalisis interaksi pengguna di kolom komentar terhadap berbagai konten perjalanan, seperti destinasi, penerbangan, kapal pesiar, akomodasi, atau penyewaan kendaraan.
Lorenzo mengatakan bahwa hasil pencarian TikTok dapat langsung menarik konsumen, mempersempit jarak antara penyedia layanan dan wisatawan. Ia optimis terhadap pertumbuhan berkelanjutan TikTok sebagai alat pencarian perjalanan yang penting.
Sementara itu, Ruth Blanch, Direktur Eksekutif Alkemy Iberia, juga menekankan pentingnya memahami perilaku konsumen untuk mempersonalisasi pesan pemasaran dan memenuhi kebutuhan pengguna. Ia mengatakan: "Tujuan kami adalah menetapkan beberapa standar kualitatif untuk lebih memahami perilaku konsumen, sehingga mengoptimalkan hubungan kami dengan mereka." Blanch juga menegaskan kembali peran dinamis TikTok sebagai mesin pencari inspirasi perjalanan dan menekankan pentingnya dalam perencanaan perjalanan.
Seorang pengguna TikTok, Pati Alpuente, dalam wawancara dengan Xinhua News Agency menjelaskan: "Ini adalah alat yang bagus untuk mencari liburan, karena banyak orang mengunggah berbagai informasi seperti itinerary, harga, dan tempat wisata." Ia memuji kecepatan dan aksesibilitas TikTok dalam menemukan konten perjalanan, yang juga dirasakan oleh banyak teman sebayanya.
TikTok Kemungkinan Akan Menambahkan Karakter AI yang Dapat Membuat Iklan
Menurut laporan The Information, TikTok berencana menambahkanfitur kreator AI di platformnya, yang berpotensi bersaing dengan iklan sponsor dari influencer manusia di platform tersebut.
Karakter virtual AI ini dapat membaca naskah berdasarkan petunjuk yang dihasilkan oleh pengiklan atau penjual di TikTok Shop.Saat ini, fitur ini masih dalam pengembangan dan mungkin akan disesuaikan.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa staf TikTok telah menguji karakter virtual AI ini, tetapi menemukan bahwa mereka belum siap diluncurkan dan kinerjanya dalam penjualan e-commerce tidak sebaik influencer manusia. Meskipun demikian,TikTok percaya bahwa kreator AI akan melengkapi jajaran kreator yang sudah ada.
Saat ini belum jelas bagaimana TikTok akan mendistribusikan pendapatan sponsor antara influencer virtual dan kreator manusia, serta bagaimana menghindari pengurangan peluang kerja sama merek bagi kreator manusia. Bagaimanapun, banyak kreator TikTok bergantung pada kerja sama merek untuk menghasilkan uang, terutama setelah menutup dana kreator senilai $1 miliar, beberapa pengguna mengatakan itu tidak cukup untuk membayar mereka dengan layak. Berdasarkan hal ini, TikTok perlu berhati-hati dalam meluncurkan fitur kreator AI agar tidak menimbulkan ketidakpuasan di kalangan kreator TikTok, terutama setelah menyerukan pengguna untuk menentang larangan TikTok oleh Kongres.
Menurut informasi dari Tuke, TikTok terus-menerus mencoba menggunakan teknologi AI dan telah meluncurkan beberapa fitur yang menarik perhatian. Pada bulan Januari tahun ini, pengguna menemukan fitur baru bernama "Pembuat Lagu", yang memungkinkan pengguna menciptakan "lagu" dan lirik melalui model bahasa besar Bloom. Fitur ini hanya tersedia untuk segelintir pengguna. Sedangkan tahun lalu, TikTok juga mulai memberi label AI pada filter dan efek, serta mewajibkan pengunggah untuk memberi tahu penonton bahwa mereka menggunakan filter AI.
IAS Tingkatkan Keamanan Merek TikTok
Menurut laporan Associated Press pada 11 April, platform pengukuran dan optimalisasi media terkemuka globalIntegral Ad Science (selanjutnya disebut "IAS"), mengumumkan akan memperluas laporan pengukuran keamanan dan kesesuaian merek di TikTok, dengan menambahkan kategori pengecualian baru dan bagian sensitif vertikal, sehingga pengiklan dapat menghindari konten luas yang tidak sesuai dengan merek mereka.
Perluasan ini semakin meningkatkan dan menyederhanakan cara pengiklan mengukur dan melindungi kampanye iklan mereka di TikTok, serta memastikan mereka dapat dengan percaya diri memperluas merek mereka di TikTok, salah satu platform hiburan video pendek terbesar dan dengan pertumbuhan tercepat di dunia.
Itulah beberapa berita terbaru tentang TikTok yang semoga bermanfaat untuk pemahaman lebih lanjut tentang TikTok.
Untuk lebih banyak konten menarik tentang TikTok, Tuke akan terus membagikannya di masa mendatang.



