Dengan pesatnya perkembangan TikTok, semakin banyak merek mulai menyadari bahwa peristiwa viral dapat menjadi pendorong kuat untuk meningkatkan penjualan dan eksposur merek: memanfaatkan peristiwa viral dapat dengan cepat menarik perhatian banyak pengguna, serta mencapai tingkat konversi yang tinggi dalam waktu singkat.

Lalu, bagaimana merek dapat menciptakan kampanye pemasaran dengan tingkat konversi tinggi melalui peristiwa viral di TikTok?

1. Memahami Peristiwa Viral TikTok dan Potensinya

Peristiwa viral TikTok biasanya merujuk pada topik tren, tantangan, acara liburan, atau berita global yang menyebar dengan cepat di platform. Peristiwa ini memiliki beberapa karakteristik:

Partisipasi Luas: Peristiwa viral sering kali memicu partisipasi banyak pengguna, menciptakan penyebaran virus, dan merek memiliki peluang untuk meningkatkan eksposur dengan cepat melalui peristiwa ini.

Resonansi Emosional: Peristiwa viral sering memiliki efek resonansi emosional yang kuat, dapat menyentuh kebutuhan emosional banyak pengguna dalam waktu singkat, mendorong partisipasi dan interaksi mereka.

Bonus Lalu Lintas Jangka Pendek: Saat peristiwa viral meledak, lalu lintas platform melonjak, dan jika merek dapat segera mengikutinya, mereka bisa mendapatkan eksposur besar dalam waktu singkat.

Sumber gambar: TikTok

2. Bagaimana Memanfaatkan Peristiwa Viral TikTok?

1. Menangkap Peristiwa Viral dengan Cermat

Merek pertama-tama perlu peka terhadap dinamika platform TikTok, terutama tantangan, tagar, dan tren yang populer. Dengan memantau peristiwa viral secara real-time, merek dapat dengan cepat memutuskan apakah akan berpartisipasi dan menyiapkan konten pemasaran yang sesuai.

Misalnya, selama liburan seperti Black Friday, Natal, dan Hari Valentine setiap tahun, kampanye pemasaran merek di TikTok akan disesuaikan dengan suasana liburan untuk meningkatkan rasa partisipasi pengguna.

Sumber gambar: TikTok

2. Menciptakan Konten yang Relevan

Kunci memanfaatkan peristiwa viral terletak pada kesesuaian konten. Merek harus merancang konten kreatif yang dapat beresonansi dengan peristiwa berdasarkan tema peristiwa viral. Proses ini membutuhkan kreativitas dan fleksibilitas yang cukup dari merek untuk memastikan konten tidak hanya relevan dengan peristiwa viral, tetapi juga menampilkan ciri khas merek.

Misalnya, dalam aktivitas tantangan atau tagar yang populer, merek dapat merancang cara partisipasi unik mereka sendiri yang sesuai dengan suasana peristiwa dan menonjolkan kepribadian serta nilai merek.

3. Memanfaatkan Konten Buatan Pengguna (UGC) untuk Meningkatkan Interaktivitas

Salah satu karakteristik peristiwa viral adalah rasa partisipasi pengguna yang kuat. Dalam hal ini, merek dapat mendorong pengguna untuk berpartisipasi dalam aktivitas dengan membuat konten UGC. Cara ini dapat meningkatkan eksposur merek, sekaligus memperkuat hubungan emosional antara merek dan konsumen melalui interaksi dengan pengguna.

Berikut ini, Tuke akan membagikan beberapa contoh sukses merek yang memanfaatkan peristiwa viral TikTok untuk mencapai hasil pemasaran yang signifikan. Melalui contoh sukses ini, kita dapat melihat bagaimana merek secara cerdik memanfaatkan karakteristik platform media sosial untuk menjangkau kelompok konsumen secara mendalam.

Sumber gambar: TikTok

3. Studi Kasus Sukses

Chipotle: Meningkatkan Partisipasi Merek dengan Tantangan TikTok

Merek makanan cepat saji AS, Chipotle, meluncurkan tantangan #ChipotleLidFlip pada tahun 2020, mendorong pengguna TikTok untuk merekam video membalik tutup kotak makanan. Tantangan ini dengan cepat menjadi viral, menarik partisipasi banyak pengguna TikTok, dan menyebarkan merek ke audiens yang lebih luas melalui konten kreatif dan interaksi.

Selama kampanye, akun TikTok Chipotle memperoleh lebih dari 100.000 pengikut baru, dan jumlah penayangan video mencapai puluhan juta. Melalui tantangan ini, toko fisik Chipotle juga mengalami peningkatan lalu lintas yang signifikan.

Sumber gambar: TikTok

Nike: Memanfaatkan Momen Olimpiade untuk Penyebaran Merek Global

Selama Olimpiade Tokyo 2021, merek Nike menciptakan konten bertema penampilan atlet dan semangat olahraga di TikTok, meluncurkan tagar seperti #YouCantStopUs untuk membangkitkan semangat pengguna dan menarik banyak penggemar olahraga untuk berinteraksi.

Kampanye ini meningkatkan eksposur merek Nike, memperkuat hubungan emosional dengan pengguna muda, dan selanjutnya meningkatkan penjualan di pasar global.

ASOS: Meningkatkan Penjualan dengan Peristiwa Viral Fashion

Merek ritel fashion ASOS memanfaatkan peristiwa viral TikTok dengan meluncurkan tantangan #AsSeenOnMe pada musim gugur 2020, mendorong pengguna untuk mengunggah video pendek yang mengenakan pakaian ASOS, dan menggabungkannya dengan tren terkini serta konten musiman. Melalui partisipasi pengguna dan promosi merek, kampanye ASOS ini dengan cepat menjadi viral, mendapatkan tingkat partisipasi yang sangat tinggi di TikTok, dan juga mendorong peningkatan penjualan di platform e-commerce, terutama di kalangan konsumen wanita muda yang memperoleh pangsa pasar yang signifikan.

Sumber gambar: TikTok

  Penutup

Melalui contoh sukses di atas, kita dapat melihat bahwa kunci merek memanfaatkan peristiwa viral TikTok terletak pada kombinasi sempurna antara respons cepat, konten kreatif, dan mekanisme interaksi. Ketika merek dapat menangkap momen viral dengan cermat dan terintegrasi ke dalam peristiwa dengan cara yang tepat, mereka tidak hanya dapat meningkatkan eksposur secara signifikan, tetapi juga mendorong penjualan dan meningkatkan loyalitas pengguna melalui interaktivitas dan partisipasi platform TikTok.

Namun, perlu diingat bahwa memanfaatkan peristiwa viral bukan sekadar meniru, melainkan harus direncanakan dengan cermat berdasarkan karakteristik merek dan target audiens. Melalui konten kreatif, penargetan yang tepat, dan strategi interaksi, diyakini merek dapat mencapai tingkat konversi tinggi dalam waktu singkat di TikTok, dan dengan demikian menonjol dalam persaingan pasar luar negeri yang ketat.