Di era di mana semua orang berselancar di internet 5G, peremajaan merek sudah tidak lagi bergantung pada "tampilan permukaan" saja.
Anak muda sangat cerdik. Jika Anda bilang konten merek Anda keren dan "muda", mereka hanya akan menjawab, "Kamu nggak apa-apa?"
Untuk benar-benar meremajakan merek di TikTok, kuncinya hanya satu kalimat: "Jangan perlakukan anak muda sebagai sapi perah, harus tulus dengan tulus!"
Berikut langsung tips praktisnya, panduan langkah demi langkah untuk meremajakan merek Anda di TikTok!
Sumber: Internet
1. Bicaralah dengan bahasa anak muda, jangan menggurui!
Anak muda membuka TikTok untuk bersenang-senang, bukan untuk mendengarkan merek menggurui. Untuk mendekati mereka, pertama-tama belajarlah "berbicara seperti manusia": gunakan meme mereka, BGM mereka, cara ekspresi mereka.
Jangan sok, jadilah rendah hati: Anak muda paling suka keaslian. Akun merek jangan dibuat seperti siaran berita. Sesekali merendahkan diri dengan kegagalan, bermain meme dan bercanda, justru lebih mudah menarik simpati.
Pilih BGM yang tepat, sukses setengah jalan: TikTok adalah platform "berbasis musik", BGM populer adalah kunci lalu lintas. Misalnya, gunakan lagu adiktif "Oh No" dengan plot twist, gunakan "Cupid" untuk interaksi manis, begitu musik diputar, anak muda langsung ketagihan.
Pendek, cepat, langsung, jangan bertele-tele: 3 detik pertama menentukan hidup mati! Langsung berikan umpan di awal, entah twist, lucu, atau menyentuh titik sakit, jangan bertele-tele setengah jalan baru masuk ke inti.
Contoh: "Sosiologi Es Krim" Ben & Jerry's
Merek es krim tua ini melakukan hal itu. Dengan merilis konten lucu yang juga memiliki tanggung jawab sosial, mereka dengan cepat menarik perhatian konsumen muda. Misalnya, tantangan #SaveOurSwirled yang diluncurkan Ben & Jerry's membuat pengguna berdiskusi tentang perubahan iklim dan lingkungan, isu sosial yang sangat dipedulikan anak muda. Melalui ekspresi humor dan konten kreatif, Ben & Jerry's berhasil menciptakan resonansi emosional dengan konsumen muda.
Sumber: TikTok
2. Mainkan meme yang menyentuh hati anak muda, jangan hanya untuk diri sendiri!
Setiap hari lahir 8 juta meme baru di TikTok, tetapi 99% merek hanya ikut-ikutan membuat "tantangan", hasilnya seperti "paman setengah baya memaksakan diri menari dance girl group", canggung sampai ingin menggaruk tanah. Merek yang benar-benar paham, tahu cara "menciptakan meme, bukan mengejar meme".
Cari inspirasi dari komentar pengguna: Buka komentar di akun Anda, anak muda sudah menyiapkan meme untuk Anda.
Operasi terbalik lebih populer: Jika orang lain bersaing dengan kemewahan, Anda tampilkan yang konyol; jika orang lain buat yang elegan, Anda buat yang sederhana.
Beri ruang untuk meme, biarkan pengguna melanjutkannya: Perfect Diary pernah meluncurkan #SeratusCaraPaletEyeshadowMati#, pengguna dengan gila membuat ulang "palet eyeshadow pecah menjadi lukisan dunia", merek menang jutaan konten UGC tanpa usaha.
Contoh: Mistisisme Guacamole Chipotle
Kesuksesan Chipotle di TikTok sangat khas. Merek bekerja sama dengan banyak kreator terkenal di TikTok, meluncurkan tantangan #GuacDance, mendorong anak muda untuk menunjukkan kreativitas menari mereka dengan elemen merek Chipotle. Tantangan ini dengan cepat menjadi viral, ditonton lebih dari 200 juta kali, berhasil menarik banyak konsumen muda untuk berpartisipasi, dan lebih lanjut mendorong interaksi antara merek dan kelompok muda.
Sumber: TikTok
3. Bermain bersama pengguna, jangan jadi pihak yang memerintah!
Kesalahan terbesar dalam peremajaan merek adalah mengira "menggandeng kreator untuk beriklan = peremajaan". Sadarlah! Anak muda sudah lama melihat trik ini. Jurus pamungkas yang sebenarnya adalah: buat pengguna menjadi "pendukung alami" merek.
Jadikan produk sebagai mata uang sosial: Rancang pengalaman yang membuat pengguna ingin "pamer". Misalnya, beli sepatu dapat stiker tali sepatu yang bisa dihias, makan keripik dapat stiker "sastra gila", pengguna pasti akan membuat video untuk pamer.
Perbesar momen gemilang orang biasa: Daripada menghabiskan uang untuk selebriti, lebih baik jadikan pengguna sebagai bintang. Pengguna sambil mengeluh dan merekomendasikan, lebih efektif daripada ulasan profesional.
Acara offline menjadi online: Festival musik, toko pop-up bukanlah fokus utama, yang penting adalah membuat pengguna bisa merekam konten yang bisa diunggah ke TikTok. Misalnya, buat "Tembok Pengakuan Memalukan", "Ruang Redakan Stres", anak muda setelah merekam video otomatis membawa tagar merek.
Contoh: "Rencana Kebangkitan Pemula" Nike
Nike bekerja sama dengan banyak kreator olahraga TikTok, meluncurkan tantangan #JustDoIt, mendorong pengguna untuk mengunggah video olahraga mereka, menunjukkan pencapaian diri. Nike juga melalui konten video pendek menunjukkan semangat anak muda menantang batas dan melampaui diri, dengan cerdik menyampaikan nilai inti merek kepada penonton.
Sumber: TikTok
Kesimpulan: Inti peremajaan adalah "hubungan dua arah"
Merek yang ingin meremajakan di TikTok, jangan sekali-kali berbicara seperti orang tua yang menggurui!
Ingat dua hal ini:
1. Jangan mendidik pengguna, temani mereka bersenang-senang
2. Jangan menjual kecemasan, beri mereka kepercayaan diri
Ingat, pujian tertinggi anak muda untuk merek bukanlah "mewah dan elegan", melainkan "merek ini bisa diajak berteman!"



