Tahun Baru Imlek tahun ini kemungkinan akan menjadi dorongan besar bagi pertumbuhan bisnis TikTok Shop di tahun 2024.

Dengan disahkannya resolusi pada Sidang Umum PBB ke-78 tahun 2023 yang menetapkan Tahun Baru Imlek sebagai hari libur PBB, “Tahun Baru Tiongkok” juga telah menjadi “Tahun Baru Dunia”.

Sedangkan Tahun Baru Imlek 2024 akan menjadi “Tahun Baru Dunia” pertama di seluruh dunia, sehingga belakangan ini berbagai platform e-commerce telah memasuki masa persiapan yang intensif.

TikTok Shop juga tidak terkecuali. Untuk memanfaatkan peluang musim penjualan Tahun Baru Imlek, platform ini telah merilis skema pengiriman khusus Imlek, guna memastikan operasional penjual tetap berjalan normal selama liburan dan memberikan pengalaman belanja yang lebih baik bagi konsumen.

TikTok Shop跨境电商

Sumber gambar: TikTok Shop E-commerce lintas negara

Dari gambar di atas dapat dilihat,sebelum 8 Februari, semua pesanan dapat dijemput seperti biasa. Namun, mulai malam Tahun Baru Imlek pada 9 Februari hingga hari ketiga Imlek pada 12 Februari, karena libur logistik, waktu penjemputan pesanan mengalami perubahan. Secara spesifik, pesanan setelah pukul 14:00 harus menunggu hingga hari berikutnya untuk dijemput. Namun, mulai 13 Februari, penjemputan kembali normal.

Selain itu, TikTok Shop juga mengingatkan penjual untuk memperhatikan beberapa pengaturan khusus. Pada 9 Februari pukul 12 siang hingga 10 Februari pukul 8 pagi, pengiriman barang ke gudang akan dihentikan sementara. Jika penjual melakukan pengiriman sendiri, harus membuat janji pengiriman 48 jam sebelumnya. Sementara itu, waktu pengiriman sampel dan peninjauan produk untuk penjual kategori pakaian juga mengalami penyesuaian. Pengiriman sampel dihentikan sementara dari 5 hingga 14 Februari, pengiriman sampel dilanjutkan setelah tanggal 15, dan peninjauan produk kembali normal setelah tanggal 18.

TikTok Shop跨境电商

Sumber gambar: TikTok Shop E-commerce lintas negara

Mengingat keunikan logistik selama Imlek, serangkaian pengaturan TikTok Shop ini bertujuan untuk memastikan operasional penjual tetap berjalan normal dan pengalaman belanja konsumen tetap terjaga.

Tidak tutup selama Imlek adalah peluang penjualan yang penting bagi penjual TikTok.

Dengan pengaruh TikTok yang saat ini mendunia, serta dampak “Tahun Baru Dunia” pertama terhadap budaya global, TikTok Shop kemungkinan dapat kembali menciptakan rekor penjualan selama Imlek. Dengan persiapan logistik yang matang, penjual dapat menghindari masalah logistik yang dapat memengaruhi penjualan.

Selain promosi Imlek, TikTok Shop juga tengah aktif merencanakan promosi besar di wilayah lain. Sebagai contoh, untuk Ramadan dan Idul Fitri di Malaysia pada bulan Maret, demi menarik perhatian konsumen,TikTok Shop akan meluncurkan kumpulan produk bertema Ramadan dan memberikan kesempatan tampilan ekstra untuk produk tertentu.

Pada saat yang sama, platform juga akan mengadakan berbagai promosi seperti flash sale terbatas, flash sale 9.9, live streaming keliling, roadshow, dan lain-lain. Langkah-langkah ini bertujuan untuk menarik perhatian konsumen, meningkatkan penjualan, dan memperluas pangsa pasar.

TikTok Shop东南亚电商

Sumber gambar: TikTok Shop E-commerce Asia Tenggara

Perlu disebutkan, langkah TikTok Shop ini mengingatkan kita pada target GMV tahun 2024 yang telah ditetapkan sebelumnya—mencapai 50 miliar dolar AS. Untuk mencapai target ini, TikTok pasti akan memanfaatkan setiap momen promosi besar, meningkatkan lalu lintas platform, menarik pengguna baru, meningkatkan penjualan, dan memperluas pangsa pasar. Oleh karena itu, bagi penjual, ini juga merupakan peluang penting.

Singkatnya, promosi besar Imlek adalah peluang emas bagi TikTok Shop untuk mencapai pertumbuhan bisnis. Dengan persiapan logistik yang matang dan berpartisipasi dalam promosi besar platform, penjual dapat memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan penjualan. Sementara itu, TikTok Shop juga tengah aktif menyiapkan promosi besar di wilayah lain, memberikan lebih banyak peluang penjualan bagi penjual.