Dalam beberapa tahun terakhir, kisah pertumbuhan pasar e-commerce India telah bergeser secara diam-diam dari kota-kota besar ke "pasar bawah" yang luas, di mana kelompok konsumen yang diwakili oleh kota-kota tingkat dua dan tiga serta daerah pedesaan menjadi mesin utama pertumbuhan industri.
Menurut laporan terbaru Redseer, pada tahun fiskal 2029, ukuran pasar e-commerce India diperkirakan akan melampaui 162 miliar dolar AS, dengan 65% pesanan berasal dari kota-kota tingkat dua ke bawah, dan proporsi ini masih memiliki ruang untuk meningkat. Tren ini telah membentuk kembali lanskap e-commerce lokal India dan juga membawa peluang serta tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi penjual lintas batas.
Sumber gambar: financialexpress
Ledakan Pasar Bawah: Peningkatan Permintaan dan Ekspansi Kategori
Kebangkitan pasar bawah India pada dasarnya adalah hasil dari kombinasi bonus demografi, penetrasi internet, dan peningkatan konsumsi.
Menurut statistik platform pihak ketiga, konsumen di kota-kota tingkat tiga India menghabiskan waktu belanja online 1 jam lebih banyak per minggu dibandingkan dengan konsumen di kota-kota tingkat satu, dan dari pengguna belanja online baru selama pandemi, 74% masih mempertahankan kebiasaan konsumsi frekuensi tinggi setelah pandemi.
Sumber gambar: yourstory.com
Struktur konsumsi yang sebelumnya didominasi oleh barang-barang kebutuhan sehari-hari murah sedang berubah, dengan kategori bernilai tinggi seperti produk elektronik dan peralatan rumah tangga secara bertahap merambah pasar bawah. Misalnya, selama Festival Besar India Amazon 2024, kategori seperti ponsel pintar dan produk kecantikan mengalami pertumbuhan pesanan yang signifikan di kota-kota tingkat dua dan tiga, dengan lebih dari 80% dari 4 juta pelanggan baru berasal dari daerah non-tingkat satu.
Di balik perubahan ini adalah reformasi infrastruktur dan digitalisasi yang terus didorong oleh pemerintah India. Pemerintah Modi mempercepat pembangunan jaringan broadband perkotaan-pedesaan, jaringan logistik, dan sistem pembayaran keuangan melalui model kemitraan publik-swasta (PPP), misalnya, Bank Pembangunan Asia menginvestasikan 273 juta dolar AS untuk meningkatkan sistem jalan raya, dan penyebaran kartu identitas biometrik juga menurunkan hambatan akses ke layanan keuangan.
Meskipun masih ada kekurangan dalam infrastruktur, dividen kebijakan telah menyuntikkan momentum ke pasar bawah.
Sumber gambar: Situs resmi Amazon
Peluang bagi Penjual Lintas Batas: Ruang Pertumbuhan di Pasar Biru
Bagi penjual lintas batas, ledakan pasar bawah mungkin berarti peluang yang lebih besar.
1. Diversifikasi Kategori dan Ruang Premium
Pandangan tradisional menganggap konsumen India lebih menyukai barang murah, tetapi data menunjukkan bahwa permintaan akan kualitas dan merek di pasar bawah sedang meningkat. Dalam penjualan tahun fiskal 2023 Flipkart (platform e-commerce terbesar di India), ponsel dan pakaian masing-masing menyumbang 50% dan 30%, dan produk inovatif dengan nilai tinggi lebih mudah menonjol. Penjual lintas batas dapat mengandalkan keunggulan rantai pasokan China, fokus pada kategori yang tumbuh pesat seperti rumah tangga, kecantikan, dan kesehatan, serta menghindari persaingan harga rendah melalui desain yang berbeda.
Sumber gambar: Entrepreneur
2. Dukungan Platform dan Kebijakan yang Menguntungkan
Platform seperti Amazon dan Flipkart menarik penjual melalui pengurangan biaya dan optimalisasi logistik. Misalnya, Amazon India menyediakan layanan logistik lintas batas berbiaya rendah (Amazon SEND) untuk eksportir dan berencana mencapai total ekspor kumulatif sebesar 20 miliar dolar AS pada tahun 2025. Di tingkat pemerintah, India telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Amazon untuk memberikan pelatihan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah, sehingga menurunkan hambatan masuk ke pasar global.
Sumber gambar: Situs resmi Amazon
3. Peluang Pasar Biru dalam Operasi Lokal
Konsumen perkotaan dan pedesaan India memiliki tingkat identifikasi budaya lokal yang tinggi, misalnya, StoreKing mengintegrasikan sumber daya toko lokal melalui model "belanja desa" dan berhasil menjangkau jutaan pengguna pedesaan. Penjual lintas batas dapat meniru model seperti ini, menggabungkan pemasaran presisi melalui media sosial, atau bekerja sama dengan penyedia layanan pergudangan dan pengiriman lokal untuk meningkatkan efisiensi pemenuhan pesanan.
Sumber gambar: Internet
Kesimpulan
Ledakan pasar bawah India adalah lautan biru sekaligus batu ujian. Jika penjual lintas batas dapat secara tepat memanfaatkan dividen kebijakan, menghindari risiko operasional, dan mengandalkan rantai pasokan China serta kemampuan digital untuk melakukan inovasi lokal, mereka berpeluang mendapatkan bagian dari pertumbuhan di lahan subur ini.
Seperti yang dikatakan oleh kepala Amazon India: "Cerita di sini baru saja dimulai, dan sepuluh tahun ke depan akan menjadi periode kunci yang menentukan sukses atau gagal."
(Catatan: Informasi dalam artikel ini berasal dari laporan publik dan data dari berbagai platform, situasi aktual mengacu pada informasi resmi)



