Dalam gelombang globalisasi, e-commerce lintas negara telah menjadi jembatan penting yang menghubungkan dunia. Seiring semakin dekatnya festival belanja “Black Friday”, pada 10 Oktober, platform resmi TikTok Shop mengumumkan langkah besar:Melonggarkan sepenuhnya ambang masuk bagi penjual self-operate lintas negara di wilayah Amerika.
Perubahan ini, bagi bidang e-commerce lintas negara, tidak diragukan lagi merupakan suntikan semangat baru, sekaligus membawa peluang baru bagi penjual dan konsumen. Mari kita lihat penyesuaian spesifik yang dilakukan.
I. Ambang Masuk Lebih Rendah, Vitalitas Penjual Terpacu
Penurunan ambang masuk TikTok Shop kali ini berarti lebih banyak penjual akan memiliki kesempatan bergabung dengan platform e-commerce ini. Bagi mereka yang ingin menampilkan merek dan produk mereka di pasar internasional, ini adalah peluang yang sangat berharga. Penurunan ambang masuk tidak hanya mencakup penyesuaian persyaratan skor toko, tetapi juga pelonggaran pada omset dan durasi operasional, memberikan ruang pertumbuhan lebih besar bagi penjual baru.
Sumber gambar: Akun resmi TikTok Shop e-commerce lintas negara
II. Standar Masuk Lebih Fleksibel
Standar masuk yang baru lebih fleksibel dan inklusif, mencakup penyesuaian bagi penjual di platform yang sudah didukung serta penambahan platform baru yang didukung:
1. Penyesuaian bagi penjual di platform yang sudah didukung:Persyaratan skor toko Amazon diubah dari 4.0 menjadi 3.5, perubahan ini berarti lebih banyak penjual berkesempatan bergabung dengan TikTok Shop dan berbagi basis pengguna serta trafik yang besar.
Selain itu, persyaratan omset 500 ribu untuk Walmart, Wayfair, eBay serta persyaratan jumlah penggemar untuk situs independen DTC dihapus, penyesuaian ini menurunkan ambang masuk penjual sehingga lebih banyak usaha kecil dan menengah dapat menampilkan produk mereka di TikTok Shop.
2,Penambahan platform yang didukung:Ditambahkan Temu semi-managed, SHEIN semi-managed, dan AliExpress self-operate, sehingga TikTok Shop kini mendukung 9 platform e-commerce domestik dan internasional, hampir mencakup seluruh platform.
III. Proses Masuk Disederhanakan, Efisiensi Meningkat
Seiring penurunan ambang masuk, TikTok Shop juga mengoptimalkan proses masuk, membuat seluruh proses lebih sederhana dan efisien. Penjual dapat menyelesaikan proses masuk lebih cepat dan segera memulai aktivitas penjualan mereka.
Peningkatan efisiensi ini tidak hanya menghemat waktu berharga bagi penjual, tetapi juga memberikan pembaruan produk dan pengalaman layanan yang lebih cepat bagi konsumen.
IV. Ragam Produk Kaya, Memenuhi Kebutuhan Beragam
Dengan semakin banyak penjual yang bergabung, ragam produk di TikTok Shop juga akan semakin kaya. Dari barang konsumsi sehari-hari hingga kerajinan tangan khas, dari produk teknologi hingga busana trendi, konsumen dapat menemukan hampir semua barang yang mereka butuhkan di TikTok Shop.
Keragaman produk ini tidak hanya memenuhi kebutuhan beragam konsumen, tetapi juga memberikan lebih banyak peluang penjualan bagi penjual.
V. Lingkungan Bisnis Meningkat, Bersiap untuk Black Friday
Sambil mengaktifkan vitalitas bisnis platform, TikTok Shop juga terus meningkatkan lingkungan bisnis, mempersiapkan diri untuk promosi besar “Black Friday” yang akan datang. Sejak September 2023 hingga sekarang, TikTok Shop di wilayah Amerika telah beroperasi selama satu tahun, GMV di konten meningkat pesat hingga 557%, ekosistem penjual berkembang pesat.
Penurunan ambang masuk TikTok Shop wilayah Amerika bukan hanya kabar baik besar bagi bidang e-commerce lintas negara, tetapi juga dorongan positif bagi ekosistem e-commerce global. Dengan semakin dekatnya promosi besar “Black Friday”, kita punya alasan untuk percaya bahwa TikTok Shop akan menjadi fokus baru bagi konsumen dan penjual di seluruh dunia.
Bagi penjual, sekarang adalah waktu terbaik untuk meraih peluang, mewujudkan internasionalisasi merek dan pertumbuhan penjualan. Sedangkan bagi konsumen, mereka akan menikmati pengalaman belanja yang lebih kaya dan beragam.


