Boneka rajutan seharga 20 yuan, dijual dengan harga 10 kali lipat, laris manis!

Merajut dengan kait mungkin terdengar seperti kerajinan tangan kuno, namun kini, keterampilan tradisional ini telah menjadi gelombang baru dalam kewirausahaan. Di Amerika Serikat, sepasang suami istri keturunan Tionghoa berhasil mengubah gaya hidup banyak konsumen di luar negeri dengan merek perlengkapan rajut DIY sederhana bernama The Wooble. Yang lebih menakjubkan, hanya dalam waktu 4 tahun sejak merek ini didirikan, pendapatan tahunannya telah menembus 7 juta dolar AS!

Hari ini, kita akan mengungkap kisah di balik The Wooble.

Dari Hobi Menjadi Bisnis

Kisah ini bermula dari inspirasi yang tidak disengaja. Justine Tiu dan Adrian Zhang sebelumnya memiliki karier sukses masing-masing di Google dan Wall Street, namun seiring waktu, keduanya merasa kehilangan semangat dalam hidup.

Suatu hari, Justine secara tidak sengaja menemukan merajut dengan kait. Kerajinan tangan sederhana ini tidak hanya mengembalikan kegembiraannya dalam berkarya, tetapi juga membangkitkan semangatnya untuk berwirausaha—ia berharap melalui cara ini, dapat membantu lebih banyak orang mempelajari keterampilan baru dan menemukan kembali kepercayaan diri mereka.

Maka lahirlah merek The Wooble. Mereka menggunakan 200 dolar AS untuk membeli benang dan nama domain, mulai bereksperimen, dan akhirnya mencapai pendapatan tahunan lebih dari 7 juta dolar AS.

Justine Tiu (kiri) dan Adrian Zhang (kanan)

Platform Sosial: Konten Tepat Sasaran Menarik Lalu Lintas

Kesuksesan The Wooble tidak lepas dari promosi di platform sosial, terutama TikTok dan YouTube. Melalui strategi media sosial yang tepat, mereka berhasil menarik banyak penggemar dan mengubah lalu lintas menjadi penjualan nyata.

1. TikTok: Video Pendek Membangun Eksposur Merek

Sejak bergabung dengan TikTok pada tahun 2022, The Wooble dengan cepat menarik banyak penggemar berkat lalu lintas platform yang kuat dan promosi video pendek yang tepat sasaran. Saat ini, akun TikTok merek @thewoobles telah memiliki 744.500 pengikut, dengan total 10,9 juta suka.

Sumber: TikTok

Dalam pembentukan konten akun, The Wooble menerbitkan video santai tentang proses merajut DIY, menampilkan keseruan dan kreativitas produk dengan sempurna. Model konten ini membawa lalu lintas yang signifikan bagi merek.

Dari data di bawah ini, rata-rata jumlah tayangan akun TikTok The Wooble dalam 30 hari terakhir mencapai 63.500, dan jumlah pengikut juga menunjukkan tren peningkatan yang stabil, dengan pertumbuhan 52.100 dalam 30 hari terakhir. Terlihat bahwa bentuk konten ini sangat populer di TikTok.

Sumber: Tabcut

2. YouTube: Konten Pembelajaran Mendalam Memperkuat Pengaruh Merek

Selain TikTok, kinerja The Wooble di YouTube juga tidak bisa diabaikan. Sejak tahun 2020, The Wooble mulai menerbitkan tutorial merajut dengan kait, membantu pemula cepat belajar melalui video yang sederhana dan mudah dipahami. Saluran YouTube merek ini kini telah menarik lebih dari 815.000 pelanggan, dengan konten yang sebagian besar berupa video pembelajaran.

Sumber: YouTube

Situs Web Independen Luar Negeri: Sumber Pendapatan Utama dan Operasi Efisien

Meskipun The Wooble dijual di berbagai platform, sumber pendapatan utamanya tetap berasal dari situs web independen luar negeri merek tersebut. Melalui situs web independen, merek dapat mengontrol saluran penjualannya sendiri, mengurangi biaya perantara, dan membangun hubungan langsung dengan konsumen.

Di situs web independen, The Wooble menyediakan tutorial dan sumber belajar yang mendetail, yang tidak hanya meningkatkan pengalaman pengguna tetapi juga meningkatkan kepercayaan konsumen dalam membeli. Terutama setelah menampilkan banyak kisah sukses pelanggan, keputusan pembelian calon konsumen semakin didorong.

Sumber: Situs Web Independen Luar Negeri The Wooble

Situs web merek ini tidak hanya menyediakan saluran pembelian, tetapi juga menarik banyak lalu lintas melalui pemasaran konten. Melalui strategi SEO dan pengalihan lalu lintas dari platform sosial, lalu lintas situs web independen The Wooble mencapai 1,8 juta hingga 2,5 juta per bulan, dengan 56,75% lalu lintas berasal dari kunjungan langsung.

Sumber Gambar: similarweb

Peluang Perdagangan Lintas Batas Masih Ada

Kesuksesan The Wooble bukanlah kebetulan; ini dicapai melalui posisi pasar yang tepat, strategi pemasaran inovatif, dan desain produk yang unggul. Bagi merek kecil dan menengah lainnya, kisah The Wooble tidak diragukan lagi memberikan banyak pengalaman berharga—terutama dalam penggunaan gabungan platform sosial dan situs web independen. Merek dapat mencapai kesuksesan perdagangan lintas batas melalui lalu lintas media sosial, membuka peluang baru di pasar global.

Dengan terus mengoptimalkan produk, meningkatkan pengalaman pengguna, dan memanfaatkan dukungan kuat dari platform sosial dan situs web independen, setiap merek dapat menemukan tempatnya di pasar global dan meraih peluang yang dibawa oleh perdagangan lintas batas.