Di platform sosial seperti TikTok yang "didorong oleh musik", musik bukan sekadar latar belakang, tetapi juga pendorong utama konten menjadi viral. Pemilihan musik yang tepat tidak hanya meningkatkan tingkat penyelesaian video, tetapi juga membuat konten merek lebih mudah dikenali, bahkan dapat digunakan ulang oleh pengguna dan menyebar luas.

Lalu, bagaimana merek memilih musik yang tepat di TikTok agar video lebih mudah viral?

Sumber gambar: dari internet

1. Pilih musik yang sesuai dengan tren populer TikTok

Tren musik di TikTok berubah sangat cepat. Banyak merek saat merencanakan konten sering menggabungkan BGM (latar belakang musik) yang sedang populer. Jika konten Anda bisa dipadukan dengan musik populer di tangga lagu TikTok, kemungkinan video direkomendasikan juga akan lebih tinggi.

Pantau secara real-time tangga lagu resmi TikTok (seperti TikTok Viral Songs), lalu amati tantangan dan tren populer di industri Anda, lihat musik mana yang sering digunakan oleh merek dalam kategori yang sama. Selain itu, manfaatkan fitur "Rekomendasi Musik" bawaan TikTok untuk mengetahui musik mana yang cocok untuk konten yang akan Anda unggah.

Studi kasus: Tantangan #InMyDenim dari Guess

Merek Guess meluncurkan tantangan #InMyDenim di TikTok, menggunakan lagu hits Bebe Rexha "I’m a Mess" sebagai BGM, mendorong pengguna untuk berbagi transformasi mereka dari pakaian biasa ke pakaian denim Guess. Tantangan ini dengan cepat menjadi viral, menghasilkan jutaan partisipasi pengguna dan meningkatkan eksposur merek secara drastis.

Sumber gambar: TikTok

2. Pilih musik yang sesuai dengan identitas merek

Meskipun musik populer dapat mendatangkan lalu lintas, tidak semua musik cocok untuk merek Anda. Jika gaya musik tidak sesuai dengan identitas merek, konten bisa terasa janggal dan bahkan merusak citra merek. Oleh karena itu, saat memilih musik, merek juga harus mempertimbangkan kesesuaian antara musik dan merek.

Pastikan untuk memahami kepribadian merek Anda, misalnya: merek fashion cocok dengan musik elektronik trendi, sementara merek kesehatan mungkin lebih cocok dengan musik ringan yang menenangkan. Pilih musik yang dapat memperkuat ekspresi cerita merek, membuat video lebih hidup.

Studi kasus: Konten kebugaran Gymshark

Merek kebugaran Gymshark biasanya memilih musik dansa elektronik (EDM) yang penuh energi atau musik hip-hop yang dinamis untuk konten TikTok mereka. Musik ini tidak hanya sesuai dengan suasana kebugaran, tetapi juga memotivasi pengguna untuk berpartisipasi dalam tantangan kebugaran yang digagas merek.

Misalnya, dalam kampanye #66DaysChallenge sebelumnya, Gymshark menggunakan musik bertempo tinggi sebagai latar, membuat seluruh tantangan lebih menarik, yang akhirnya menghasilkan jutaan tayangan dan banyak interaksi pengguna.

Sumber gambar: TikTok

3. Manfaatkan efek asosiasi musik untuk memperkuat daya ingat merek

Beberapa merek di TikTok memilih musik unik atau efek suara tertentu sehingga begitu pengguna mendengar suara itu, mereka langsung teringat pada merek tersebut. "Efek asosiasi musik" ini dapat secara signifikan meningkatkan daya ingat merek, membuat informasi merek tertanam dalam pikiran pengguna.

Merek dapat memilih melodi atau ritme yang sangat mudah dikenali, sehingga pengguna dapat dengan cepat mengingatnya. Bahkan bisa membuat musik eksklusif untuk menciptakan BGM TikTok khas merek. Kemudian gabungkan dengan slogan atau ciri khas merek, sehingga musik dan citra merek terikat erat.

Studi kasus: Crocs dan "Shoes, Shoes, Shoes"

Merek Crocs berhasil menciptakan musik viral eksklusif merek di TikTok berjudul "Shoes, Shoes, Shoes". Lagu ini penuh dengan kesenangan, dipadukan dengan gaya santai dan nyaman khas Crocs, menjadi BGM pilihan utama bagi pengguna TikTok saat membuat konten terkait Crocs.

Sumber gambar: TikTok

4. Gabungkan dengan tantangan atau UGC untuk meningkatkan interaksi

Di TikTok, hanya memilih lagu yang bagus saja tidak cukup. Merek perlu mencari cara agar pengguna menggunakan lagu tersebut untuk membuat lebih banyak konten. Strategi yang efektif adalah memanfaatkan tantangan (Hashtag Challenge) atau mendorong pengguna untuk membuat konten ulang.

Merek dapat meluncurkan Hashtag Challenge dengan musik tertentu, mendorong partisipasi pengguna. Ajak kreator TikTok untuk memberikan contoh terlebih dahulu, sehingga lebih banyak pengguna ikut serta. Kemudian bagikan ulang kreasi pengguna di akun resmi merek untuk meningkatkan partisipasi UGC.

Studi kasus: Tantangan #FlexEveryAngle dari Samsung

Saat Samsung Galaxy Z Flip diluncurkan, mereka bekerja sama dengan TikTok untuk meluncurkan tantangan #FlexEveryAngle, dipadukan dengan musik yang penuh ritme. Kampanye ini mengundang KOL dan pengguna biasa untuk menunjukkan cara unik memutar layar Galaxy Z Flip, menggabungkan musik, tarian, dan produk dengan sempurna, sehingga meningkatkan interaksi merek secara signifikan.

Sumber gambar: TikTok

Penutup

Di platform berbasis konten seperti TikTok, musik bukan hanya alat untuk menciptakan suasana, tetapi juga "kode rahasia lalu lintas" untuk pertumbuhan merek. Memilih musik yang tepat adalah kunci agar konten merek benar-benar melekat di hati pengguna!