
Di pasar global, sebuah kursi buatan China diam-diam memicu "revolusi".
1
Melihat Dunia dari Sebuah Kursi
Dalam konteks ekonomi global, banyak industri menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, termasuk industri furnitur. Namun, di tengah lingkungan seperti ini, selalu ada perusahaan yang mampu melawan arus dan menemukan lautan biru mereka sendiri.
SIHOO Furniture adalah salah satunya.
Sejak didirikan di Guangdong pada tahun 2011, SIHOO telah berkomitmen untuk menyediakan kursi kantor ergonomis berkualitas tinggi, meja dan kursi anak-anak, serta produk terkait lainnya bagi konsumen.
Awalnya, fokusnya terutama pada pasar domestik, hingga tahun 2018, sebuah kesempatan kebetulan membuat SIHOO melihat dunia yang lebih luas—pasar perlengkapan kantor global.
Pasar perlengkapan kantor global berkembang Sumber: toner buzz
Data menunjukkan, pasar perlengkapan kantor global diperkirakan akan mencapai 270 miliar dolar AS pada tahun 2025, hampir dua kali lipat dari tahun 2020. SIHOO dengan cermat menangkap tren ini,menjadikan kursi ergonomis sebagai titik terobosan ekspansi globalnya.
Dan faktanya membuktikan, SIHOO berhasil.
Pada tahun 2021, penjualan SIHOO di Amazon telah mencapai 360 juta yuan, 45 kali lipat dari tahun 2018 saat baru memulai ekspansi global, menjadi merek populer di platform e-commerce seperti Amazon.
Situs web independen SIHOO di luar negeri
Namun SIHOO tidak berhenti di sini. Untuk menjaga daya saing produk, mereka mendirikan lembaga penelitian ergonomis khusus, yang berdedikasi pada desain, perbaikan, dan optimalisasi produk. Setiap tahun, SIHOO menginvestasikan sebagian besar penjualannya untuk penelitian dan pengembangan, memastikan setiap kursi menjadi yang terdepan di pasar.
Saat ini, produk SIHOO telah dijual ke lebih dari 100 negara dan wilayah di seluruh dunia, menjadi kekuatan yang tidak bisa diabaikan di pasar internasional.
2
Seni Pemasaran
Jika ulasan positif purna jual kursi ergonomis SIHOO berasal dari desain produknya yang unggul,
maka pada awal ekspansi global, popularitasnya berasal dari wawasan uniknya dalam pembangunan merek dan pemasaran.
Di era ketika media sosial mulai marak, SIHOO menyadari bahwa mengandalkan saluran pemasaran tradisional saja tidak cukup untuk membuka pasar luar negeri dengan cepat. Oleh karena itu, mereka sejak awal memanfaatkan kekuatan media sosial, membangun hubungan dengan konsumen melalui platform seperti YouTube dan Facebook, dan setelah TikTok memasuki pasar Amerika Utara secara penuh, mereka segera hadir di TikTok, berbagi keseharian produk, dan mengarahkan lalu lintas ke situs web independen.
Akun SIHOO di TikTok Sumber: TikTok
Selain itu, SIHOO juga bekerja sama dengan KOL untuk melakukan ulasan produk, menargetkan kelompok konsumen secara tepat, dan semakin memperluas pengaruh mereknya.
Video kolaborasi SIHOO dengan kreator di TikTok Sumber: TikTok
Dari pabrik kecil yang tidak mencolok hingga menjadi merek furnitur terkenal global, SIHOO tidak membutuhkan waktu bertahun-tahun. Yang mereka manfaatkan hanyalah mengikuti arus zaman, memanfaatkan momentum era ini, ditambah dengan arah yang benar dan upaya yang gigih.
Ini adalah contoh yang sederhana, namun cukup membuktikan bahwa merek lokal sepenuhnya mampu bersinar di pasar internasional.
Terutama di era ketika media sosial seperti TikTok marak, dengan teknologi AI yang merambah ke berbagai industri, persaingan internal semakin ketat. Meskipun ekspansi global bukan satu-satunya pilihan, ini adalah pilihan yang lebih disukai oleh sebagian besar merek saat ini.
Terutama untuk perusahaan tipe B2B, dengan ruang hidup domestik yang tertekan, ekspansi global mungkin bisa menjadi cara lain untuk bertahan hidup.
Seiring dengan perubahan lanskap ekonomi global yang terus berlangsung, jalan ekspansi global merek lokal akan menghadapi lebih banyak tantangan dan peluang.
Namun dengan adanya pelopor seperti SIHOO, diyakini akan semakin banyak merek China yang berani melangkah ke luar negeri, menunjukkan pesona unik dari buatan China.



