Di era internet yang sudah sangat maju saat ini, pemasaran digital telah menjadi sangat umum. Industri B2B, sebagai dasar dari sebagian besar sektor, perlahan-lahan mengeksplorasi saluran akuisisi pelanggan baru. Platform video pendek luar negeri TikTok, sebagai raksasa video pendek global, telah menunjukkan potensi besarnya di bidang pemasaran B2B.
Berbeda dengan metode pemasaran tradisional, TikTok dengan interaktivitas uniknya dan basis pengguna yang luas, menyediakan panggung baru bagi perusahaan untuk menampilkan proses produk dan membangun pengaruh merek. Selain itu, format video pendek lebih mendekati video asli, yang meningkatkan kepercayaan pelanggan B2B.
Namun, setelah memahami konsepnya, bagaimana perusahaan B2B dapat menemukan dan menarik pelanggan B2B di TikTok melalui strategi yang efektif?
Pertama, kita perlu memperjelas satu hal: perusahaan B2B yang ingin sukses di TikTok tidak bergantung pada akun pribadi, melainkan padaakun bisnis.
Berbeda dengan transaksi instan B2C, siklus keputusan bisnis B2B panjang dan membutuhkan titik kontak multi-saluran untuk mengakumulasi calon pelanggan. Pembentukan akun bisnis TikTok bertujuan untuk mengoptimalkan akuisisi lalu lintas konten, sekaligus menjadi prasyarat untuk iklan asli TikTok, sehingga mencapai sinergi optimal antara lalu lintas organik dan lalu lintas iklan.
Akumulasi lalu lintas organik akun bisnis, seperti sebuah waduk, saling melengkapi dengan lalu lintas iklan, menciptakan efek ganda dari aliran cepat dan endapan tahan lama, memberikan dukungan kuat untuk pembangunan merek dan akumulasi pelanggan perusahaan B2B.
Akun bisnis TikTok juga menyediakan berbagai fungsi operasional,termasuk tautan kustom, analisis data, komponen bisnis, dll. Fungsi-fungsi ini memungkinkan akun bisnis tidak hanya menampilkan citra merek, tetapi jugasecara langsung mengarahkan calon pelanggan untuk berkonsultasi dan berinteraksi.
Misalnya, pabrik peralatan dapur dalam gambar ini menarik perhatian distributor industri peralatan dapur dengan menampilkan proses produksi dan skenario aplikasi produknya, serta menggunakan fungsi kontak akun bisnis untuk memudahkan pelanggan mendapatkan informasi lebih lanjut, memperpendek siklus penjualan.
Dalam praktiknya, pabrik-pabrik China yang menggunakan TikTok untuk mencari pelanggan B2B juga membutuhkan strategi yang efektif.
Tugas utama adalah memastikan lingkungan jaringan yang stabil untuk menghindari risiko akun akibat masalah jaringan.
Kedua,perencanaan konten sangat penting. Perusahaan B2B harus membuat video berdasarkan karakteristik industri mereka sendiri, berfokus pada topik seperti proses produk, tampilan lini produksi, solusi, dll., untuk membentuk matriks konten.
Misalnya, produsen suku cadang mobil dapat menunjukkan profesionalisme dan keandalannya dengan menampilkan proses manufaktur presisi dan langkah-langkah kontrol kualitas.
Selain itu, interaksi adalah kunci untuk meningkatkan aktivitas dan pengaruh akun. Menanggapi komentar secara aktif dan membangun hubungan dengan calon pelanggan tidak hanya meningkatkan visibilitas akun, tetapi juga memungkinkan penangkapan petunjuk bisnis yang berharga secara tepat waktu.
Jika perlu, perusahaan juga dapat menggunakan alat profesional tertentu untuk mengelola komentar dan interaksi secara efisien, memastikan tidak melewatkan kesempatan untuk berhubungan dengan calon pelanggan.
Terakhir, mari kita bagikan sebuah contoh.
Sebuah pabrik lantai dekoratif melalui akun bisnis TikTok, memposting video tentang perakitan produk di bengkel dan aplikasi praktisnya, menarik perhatian banyak distributor lantai dan pembeli individu.
Akun ini dalam waktu singkat beberapa bulan berhasil mengumpulkan puluhan ribu pengikut, menerima ratusan pertanyaan, dan berhasil mengonversinya menjadi beberapa pesanan. Ini sepenuhnya membuktikan efektivitas TikTok dalam pemasaran B2B.
Saat ini, pengikut akun tersebut telah bertambah menjadi 128.000, dan banyak video telah mencapai jutaan penayangan.
Pada tahun 2024, pengaruh akun bisnis TikTok akan semakin meluas. Bagi perusahaan B2B, ini adalah lautan biru yang belum tergarap. Baik perusahaan rintisan maupun perusahaan yang telah mencapai hasil tertentu di platform luar negeri lainnya, harus memanfaatkan saluran pemasaran baru TikTok ini, melalui konten yang direncanakan dengan cermat dan strategi interaksi, untuk mencapai tujuan globalisasi merek.
Menghadapi platform yang penuh peluang ini, perusahaan perlu memiliki tata letak yang visioner, menggabungkan keunggulan mereka sendiri, dan merumuskan strategi pemasaran yang sesuai dengan tren pasar, agar dapat menonjol dalam persaingan pasar luar negeri, menang di TikTok, dan menang secara global.



