Di Tiongkok, e-commerce TikTok secara bertahap menjadi saluran penting bagi perusahaan dan pelaku usaha individu untuk mempromosikan produk mereka. Namun, seiring meningkatnya aktivitas e-commerce, masalah kepatuhan juga semakin mendapat perhatian. Lalu, apakah e-commerce TikTok legal di dalam negeri? Bagaimana potensi perkembangan e-commerce TikTok di dalam negeri?

Berikut penjelasannya, di Tiongkok, e-commerce TikTok adalah legal, namun harus mematuhi hukum dan peraturan negara yang berlaku. TikTok sebagai sebuah platform, mengizinkan pengguna untuk menampilkan dan menjual produk melalui konten video, namun juga menetapkan aturan yang ketat terhadap perilaku pengguna. Pengguna yang melakukan aktivitas e-commerce di TikTok harus mengikuti kebijakan dan peraturan platform, serta tidak boleh melakukan promosi palsu, pelanggaran hak cipta, konten pornografi, kekerasan, atau perilaku ilegal dan melanggar hukum lainnya.

TikTok memiliki ketentuan yang jelas terkait promosi komersial, termasuk namun tidak terbatas pada poin-poin berikut:

1. Keaslian konten: Dilarang mempublikasikan informasi palsu atau menyesatkan.

2. Penghormatan hak cipta: Tidak boleh melanggar hak kekayaan intelektual orang lain, termasuk hak cipta, merek dagang, dan sebagainya.

3. Konten sehat: Dilarang mempublikasikan informasi pornografi, kekerasan, dan informasi negatif lainnya.

4. Kebijakan kerja sama iklan: Promosi komersial harus mematuhi aturan kerja sama iklan TikTok.

tiktok电商直播

Kepatuhan pajak adalah bagian yang tak terpisahkan dari aktivitas e-commerce. Pelaku usaha individu atau perusahaan yang melakukan aktivitas penjualan di Tiongkok harus mendaftar secara hukum dan membayar pajak pertambahan nilai, pajak penghasilan, dan pajak terkait lainnya sesuai ketentuan. Selain itu, jika merupakan e-commerce lintas negara, juga harus memahami dan mematuhi kebijakan perpajakan e-commerce lintas negara.

Untuk menjalankan e-commerce TikTok secara legal, pengguna dapat melakukan hal-hal berikut:

1. Membuka jalur internet internasional khusus:

Mengajukan permohonan melalui saluran resmi dan melakukan pendaftaran dengan identitas asli.

2. Mematuhi persyaratan jumlah pengikut:

Sejak 15 Mei 2023, TikTok telah menurunkan persyaratan jumlah pengikut untuk mendapatkan izin e-commerce, sehingga memberikan lebih banyak kesempatan bagi pengguna untuk berpartisipasi dalam aktivitas e-commerce.

3. Kebijakan pendaftaran pelaku usaha individu:

Kebijakan pendaftaran pelaku usaha individu telah dibuka, sehingga menurunkan ambang batas pendaftaran.

Legalitas e-commerce TikTok di Tiongkok telah dikonfirmasi, namun kunci dari operasional yang legal adalah mematuhi ketentuan kepatuhan platform dan kepatuhan pajak. Seiring dengan terus dioptimalkannya kebijakan dan dibukanya kebijakan pendaftaran pelaku usaha individu, e-commerce TikTok memberikan panggung yang luas bagi lebih banyak orang yang berminat di bidang e-commerce. Namun, kepatuhan hukum selalu menjadi garis hidup aktivitas e-commerce, hanya dengan mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku secara ketat, barulah dapat maju dengan mantap di tengah persaingan pasar yang ketat.