Meskipun TikTok saat ini menghadapi berbagai situasi rumit di luar negeri, hanya dengan basis pengguna aktif bulanan globalnya yang mencapai 1,6 miliar, potensi monetisasi dan prospek pengembangannya masih cukup besar.

Bagi perusahaan B2B, memanfaatkan platform TikTok untuk mendapatkan pelanggan adalah strategi yang sangat potensial, yang dapat membantu perusahaan memperluas pasar luar negeri dengan baik.

Namun, untuk menggunakan TikTok secara normal di dalam negeri, masih diperlukan beberapa alat dan metode. Selanjutnya, saya akan membahas beberapa tips menggunakan TikTok di dalam negeri.

I. Apa yang perlu diperhatikan saat menggunakan TikTok secara normal di dalam negeri?

(1) Persiapan awal

① Satu akun email Google (bisa dibeli di platform seperti Taobao, harganya beberapa yuan per akun).

② Satu ponsel Apple khusus dengan sistem iOS 7 ke atas.

(2)Panduan penggunaan

1. Keluarkan kartu SIM, dan lakukan reset pabrik pada ponsel.

2. Nyalakan ulang ponsel, atur wilayah, bahasa, dan zona waktu menjadi negara yang mendukung penggunaan TikTok secara seragam, misalnya Amerika Serikat.

3. Matikan fungsi lokasi ponsel.

4. Hubungkan ke jaringan nirkabel.

5. Buka Apple App Store, unduh aplikasi TikTok, dan masuk menggunakan Apple ID luar negeri.

6. Gunakan akun email Google yang sudah disiapkan untuk mendaftar TikTok, dan isi informasi pendaftaran pribadi dengan jujur.

7. Di bagian informasi email, isi nomor ponsel China untuk menerima kode verifikasi. Sebelum mengirimkan secara resmi, sistem akan meminta verifikasi email.

8. Setelah verifikasi berhasil, akun tersebut dapat diaktifkan. Email akan menerima pemberitahuan tentang penggunaan cadangan iCloud.

9. Masuk ke akun, tampilkan informasi pribadi di negara tempat Anda mendaftar, dan halaman menampilkan bahasa negara tersebut berarti berhasil.

(3) Hal-hal yang perlu diperhatikan

1. Ponsel Apple yang digunakan untuk TikTok tidak boleh memiliki aplikasi domestik apa pun, dan harus di-reset pabrik.

2. Jangan gunakan nomor ponsel domestik untuk mendaftar TikTok secara langsung.

3. Ponsel tidak boleh memiliki kartu SIM domestik, sebaiknya beli kartu SIM kosong dari negara target.

4. Jika menampilkan tidak ada koneksi jaringan, periksa apakah koneksi jaringan normal.

5. Saat mendaftar, usia harus dipilih lebih dari 18 tahun.

Jika ada yang tidak dipahami di atas, bisa chat pribadi~

II.Bagaimana perusahaan B2B mendapatkan pelanggan melalui TikTok?

Perusahaan B2B bisa mendapatkan pelanggan dan permintaan melalui TikTok, itu pasti.

Namun, akun TikTok yang baru didaftarkan masih perlu dirawat terlebih dahulu, sering-seringlah berselancar di TikTok, kembangkan kepekaan terhadap platform, tingkatkan bobot akun, bangun dasar yang baik, lalu pikirkan cara melakukan siaran langsung atau mengirim video untuk mendapatkan pelanggan.

Jika tidak, Anda tidak akan mendapatkan eksposur dan rekomendasi lalu lintas, dan hasilnya tidak akan baik.

Adapun operasi spesifik untuk mendapatkan pelanggan setelah perawatan akun, ada beberapa hal yang bisa dicoba:

1. Iklan TikTok Ads

TikTok memiliki banyak slot iklan, secara umum dibagi menjadi empat jenis: iklan umpan, halaman detail, iklan pasca-video, dan iklan story. Jika Anda berencana untuk menggunakan jalur penempatan iklan, Anda dapat menempatkan iklan yang sudah dibuat di sini.

Untuk perusahaan B2B, disarankan memilih iklan umpan, karena pengguna akan menonton lebih lama, sehingga lebih mudah mendapatkan pelanggan.

2. Membuat video pendek atau berbagi gambar dan teks

Perusahaan B2B, baik saat merawat akun maupun dalam operasi normal selanjutnya, dapat memilih untuk berbagi kegiatan sehari-hari perusahaan dalam bentuk video atau gambar dan teks. Ini tidak hanya membantu memposisikan akun secara perlahan, tetapi juga merupakan bentuk output kepada audiens.

Ini bermanfaat untuk mendapatkan pelanggan, permintaan, atau membuka siaran langsung untuk menjual produk, serta menarik mitra kerja sama luar negeri di masa depan, dan dapat membantu akun lebih mudah mendapatkan eksposur dari data besar.

Konten video bisa berupa proses pembuatan produk (tanpa rahasia), lingkungan kerja pabrik, atau video lucu yang melibatkan produk, tujuannya adalah untuk menunjukkan kemampuan Anda kepada target audiens.

3. Bekerja sama dengan influencer TikTok

Bekerja sama dengan influencer bukanlah hak eksklusif perusahaan B2C, Anda bahkan dapat mencari beberapa perusahaan KOL untuk bekerja sama, membantu meningkatkan eksposur akun Anda, sehingga mendapatkan lebih banyak permintaan. Namun, perlu diperhatikan bahwa kualifikasi influencer harus sesuai dengan perusahaan Anda, jangan sampai menghasilkan efek 1+1 < 2.

Meskipun di industri sering ada yang mengkritik efek monetisasi TikTok, kebanyakan dari mereka yang gagal adalah karena persiapan yang kurang. Bagaimanapun, kasus sukses tidak bisa disangkal, seperti Modelones (merek kuku China), NAGARAKU (merek bulu mata China), Halara (merek pakaian olahraga China), merek B2B ini cukup sukses.

Baiklah, untuk hari ini topik tentang "TikTok dan perusahaan B2B" kita bahas sampai di sini dulu.

Jika Anda tertarik dengan ekspansi perusahaan B2B ke luar negeri, silakan hubungi kami.