Minggu ini, banyak hal terjadi di platform media sosial luar negeri TikTok, dan Tuke mengajak Anda untuk melihatnya bersama.

Pencapaian Gemilang

1. Nilai Merek TikTok Melonjak Tajam pada 2023

TikTok meraih pencapaian signifikan pada tahun 2023, dengan perkiraan penjualan meningkat30% secara tahunan, mencapai110 miliar dolar AS. Terutama, TikTok berhasil merebut pangsa pasar Google dan Facebook di Amerika Serikat dalam bisnis iklan, serta mengalami pertumbuhan di pasar luar negeri seperti AS dan Asia Tenggara. Selain itu, nilai merek TikTok juga naik11,39% pada tahun 2023.

2. Tingkat Konversi TikTok Shop saat Natal dan Tahun Baru Mencapai 115%

Laporan promosi akhir tahun TikTok Shop yang dikelola penuh di AS menunjukkan, paparan lalu lintas kata kunci #TikTokShopHolidayDeals mencapai486 juta; puncak klik harian di toko mencapai122%; tingkat konversi klik produk115%.

Kebijakan

1. TikTok Shop Meluncurkan Kebijakan Jaminan Pengelolaan Penuh

TikTok Shop e-commerce lintas batas akan meluncurkan kebijakan jaminan pengelolaan penuh. Mulai18 Januari 2024, kebijakan ini berlaku untuk pedagang yang menjalankan model pengelolaan penuh, termasuk pedagang yang sudah dan baru bergabung. Pedagang harus membuka dompet penyelesaian dan menyelesaikan otorisasi jaminan setelah berhasil bergabung. Platform akan menyisihkan1.000 yuan RMB sebagai jaminan untuk pedagang pengelolaan penuh, yang digunakan untuk kompensasi atas insiden kualitas produk, dll.

2. Kebijakan Baru Pengiriman Gratis TikTok Shop di Wilayah AS

TikTok Shop meluncurkan program diskon pengiriman gratis di wilayah AS. Pembelipertama kali dengan nilai pesanandi atas 5 dolar AS akan menikmati layanan pengiriman gratis, danpelanggan tetap dengan nilai pesanandi atas 20 dolar AS juga bisa mendapatkan pengiriman gratis. TikTok akan mengganti biaya pengiriman standar hingga 40 dolar AS dan biaya pengiriman cepat hingga 80 dolar AS, serta menyediakan opsi pengiriman berbeda untuk penjual.

3. Biaya Platform Penjualan TikTok Shop AS Naik Menjadi 8%

TikTok Shop di AS berencana menaikkan komisi penjualan untuk penjual, dengan biaya per transaksi untuk sebagian besar barang naik menjadi 8%. Penyesuaian akan dilakukan dalam dua tahap: mulai1 April, komisi pesanan akan naik dari2% menjadi 6%, dan setelah 1 Juli akan naik lebih lanjut menjadi8%. Kategori dengan harga lebih tinggi seperti elektronik, rumah bekas, dan barang koleksi akan mengalami penurunan biaya. Langkah ini bertujuan mengurangi jumlah penjual berkualitas rendah dan pedagang produk palsu, serta meningkatkan kualitas platform.

Kawasan Asia Tenggara

1. GMV TikTok di Indonesia Melonjak 2 Kali Lipat Pekan Lalu

Menurut data EchoTik, produk peringkat teratas GMV TikTok Shop pekan lalu: set perawatan kulitIndonesia menjadi nomor satu, dengan GMV sekitar 477.400-645.900 dolar AS, meningkat lebih dari 2 kali lipat; set pakaian tiga potongThailand masih di posisi pertama, dengan GMV sekitar 1,7-2,3 juta dolar AS; lipstikMalaysia memimpin, dengan GMV sekitar 228.900-309.600 dolar AS.

2. E-commerce Asing Kuasai 86% Pasar Indonesia

Laporan media Indonesia menunjukkan, e-commerce asing telah menguasai86% pangsa pasar Indonesia. Sebelum TikTok Shop ditutup,32% pengguna berbelanja di Tokopedia.88% konsumen Indonesia aktif berbelanja online, dengan rata-rata pengeluaran bulanan per orang sekitar 198 yuan RMB.

3. Penjualan Kosmetik E-commerce Vietnam Tumbuh Lebih dari 70%

Penjualan kosmetik dan produk kecantikan di platform e-commerce Vietnam dalam 10 bulan pertama tahun ini meningkat74%, mencapai22,2 triliun dong Vietnam. Serum, tabir surya, dan pelembab adalah lini produk terlaris, dengan kelompok produk kecantikan mencatat pertumbuhan tertinggi, mencapai191%. Jelas, masuknya TikTok Shop membawa pangsa pasar penting bagi platform e-commerce, dengan perkiraan total penjualan melebihi8 triliun dong Vietnam.

4. Platform E-commerce Malaysia Terpengaruh Kebijakan Pajak

Pada tahun 2024, Malaysia menerapkan pajak penjualan 10% untuk barang bernilai rendah, menyebabkan kenaikan harga produk belanja lintas batas di banyak platform e-commerce. Kebijakan ini membuat penjualan ke luar negeri menjadi lebih sulit bagi konsumen dan pedagang lintas batas.

Fokus 2024

Peluang Baru Industri E-commerce di 2024

Peluang baru industri e-commerce di tahun 2024 dapat diringkas dalam tiga kata kunci: model pengelolaan penuh, alat AI, dan siaran langsung toko. Model pengelolaan penuh: platform bertanggung jawab atas operasi toko, penyimpanan, pengiriman, layanan purna jual, dll.; Penerapan alat AI: AI dapat membantu e-commerce menurunkan biaya dan meningkatkan efisiensi operasi; Kebangkitan siaran langsung toko: siaran langsung toko menjadi tren baru di industri e-commerce, dengan merek dan pedagang ingin menguasai lalu lintas mereka sendiri.

Kesimpulan:

Pada tahun 2023, TikTok meraih kesuksesan besar di tengah tantangan dan peluang. Pada tahun 2024, TikTok pasti akan terus melesat naik. Ini adalah peluang baru bagi merek dan pedagang yang ingin go global untuk memasuki industri e-commerce. Memanfaatkan peluang ini dan menghadapi tantangan akan membawa kesuksesan yang lebih besar di pasar e-commerce.