TikTok telah menjadi platform belanja online paling populer di kalangan anak muda Thailand.
Baru-baru ini, Kantor Kebijakan dan Strategi Perdagangan Thailand (TPSO) melakukan survei terhadap perilaku konsumsi dan penggunaan platform dari 4.699 konsumen online. Hasil survei menunjukkan: social commerce yang berorientasi pada hiburan sangat diminati oleh mayoritas konsumen muda Thailand, denganTikTok menjadi yang paling populer.
TikTok sangat menarik bagi konsumen muda Thailand,konsumen Thailand berusia di bawah 20 tahun dan kelompok usia 20-29 tahun, semuanya menjadikan TikTok sebagai platform belanja favorit mereka.
Salah satu alasan utama mengapa TikTok begitu populer di kalangan anak muda Thailand adalah model social commerce yang unik. Di sini, anak muda tidak hanya dapat dengan mudah menjelajahi berbagai produk, tetapi juga berbagi pengalaman dan tips belanja dengan orang-orang yang memiliki minat yang sama, sehingga mendapatkan rasa identitas dan kepuasan emosional.
Di balik popularitas, tersembunyi lautan peluang besar.
Popularitas TikTok di kalangan anak muda Thailand tentu menjadi kabar baik bagi perusahaan yang ingin go global. Selain anak muda, jika melihat seluruh pasar Thailand, TikTok juga memiliki potensi besar. Hal ini terbukti dalam laporan "Panduan Pasar Global-Thailand", yang menunjukkan bahwa pada tahun 2022, di antara aplikasi sosial populer, TikTok meraih peringkat ke-1 dan ke-2 dalam jumlah unduhan, mengalahkan platform-platform mapan seperti Facebook, LINE, Instagram, dan Twitter.
Akibat digitalisasi, masyarakat Thailand semakin gemar menggunakan media sosial untuk berbelanja. 41%-48% pengguna internet Thailand menjadikan social commerce sebagai saluran utama untuk mencari inspirasi belanja dan produk. Platform media sosial yang paling sering digunakan antara lain Facebook, LINE, TikTok, Instagram, dan Twitter. Di antaranya, tingkat penggunaan bulanan TikTok mencapai 79,6%.
Industri game, kecantikan, dan 3C patut mendapat perhatian khusus
Industri game:
Ponsel adalah perangkat game favorit bagi para gamer Thailand. Di kalangan pengguna internet perkotaan Thailand, 95% dari mereka gemar bermain game mobile. Selain itu, mereka cenderung melakukan pembelian dalam game. Dalam perbandingan tingkat pembelian di berbagai negara, persentase konsumen "pembayar" di Thailand mencapai 80%, jauh melampaui Inggris, Amerika, dan Jepang, hanya kalah dari China yang mencapai 82%. Terutama, mereka memiliki preferensi yang kuat terhadap game kasual atau kompetitif.
Industri kecantikan:
Thailand memiliki pasar perawatan kulit dan kecantikan terbesar di Asia Tenggara, dengan penekanan pada kecantikan alami. 51% wanita Thailand menyatakan lebih menyukai kecantikan alami, dan sangat memperhatikan tiga hal: bahan alami, bahan baku sehat, serta tanpa aditif/bahan kimia. Selain itu, produk kecantikan Korea populer di Thailand, dengan 87% wanita Thailand menggunakan produk kecantikan Korea dalam rutinitas perawatan kulit sehari-hari, dengan tingkat kemunculan mencapai 1/4.
Industri 3C:
Berdasarkan perhitungan pendapatan tahun 2023, Thailand adalah salah satu pasar elektronik konsumen terbesar di Asia Tenggara, unggul dari Malaysia dan Singapura. Dalam hal kepemilikan perangkat digital, smartphone mencapai 98%, televisi 82%, dan laptop 64%.
Konsumen Thailand menikmati kemudahan yang dibawa oleh teknologi, di mana 56% dari mereka bersedia mengeluarkan lebih sedikit uang untuk membeli produk merek sendiri yang lebih murah. Selain itu, minat pengguna internet Thailand terhadap perangkat wearable dan kehidupan cerdas semakin meningkat.
Penutup
Secara keseluruhan, popularitas TikTok di pasar Thailand dan lautan peluang besar di baliknya memberikan peluang bisnis yang tak terbatas bagi perusahaan domestik yang ingin go global. Terutama di industri game, kecantikan, dan 3C, pasar Thailand menunjukkan potensi dan peluang yang sangat besar. Oleh karena itu, perusahaan domestik yang berniat go global ke Thailand, jangan lewatkan kesempatan ini!



