Seperti yang kita ketahui, TikTok memiliki keunggulan unik dalam hal brand go global, baik merek B2B maupun B2C, pemasaran luar negeri akan memilih TikTok sebagai medan utama untuk menarik lalu lintas atau promosi.

Oleh karena itu, bagaimana menyusun strategi pemasaran yang efektif, menarik pengguna global, dan meningkatkan pengaruh merek adalah pertanyaan yang perlu dipikirkan secara mendalam oleh setiap merek yang menggunakan TikTok untuk go global.

Mengenai hal ini, hari ini kita akan membahas "Tujuh Elemen Kunci" dalam membangun pengaruh merek di TikTok, untuk melihat apakah dapat membantu kita membuka level baru dalam pemasaran merek TikTok.

1. Memahami Target Audiens Secara Mendalam

Pemasaran yang sukses dimulai dengan memahami target audiens. Meskipun basis pengguna TikTok didominasi oleh anak muda, terutama generasi muda berusia 13 hingga 24 tahun, basis pengguna TikTok yang besar juga mencakup pengguna dari berbagai usia lainnya, pasti ada audiens yang dibutuhkan merek Anda.

Oleh karena itu, merek tetap perlu menyusun strategi pemasaran yang terarah. Memahami jenis konten yang disukai audiens, waktu menonton, dan kebiasaan interaksi, dapat memposisikan aktivitas pemasaran dengan lebih tepat, sehingga meningkatkan laba atas investasi.

2. Membuat Konten Kreatif yang Menarik Audiens

Di TikTok, konten selalu menjadi elemen utama untuk menarik pengguna. Pengguna lebih menyukai video yang santai, menghibur, dan kreatif, oleh karena itu merek perlu menginvestasikan sumber daya untuk menciptakan konten orisinal dan menarik.

Memanfaatkan efek khusus, musik, dan filter TikTok dapat membuat konten biasa menjadi hidup dan menarik. Konten kreatif tidak hanya terbatas pada tampilan produk, tetapi juga bisa berupa cerita atau tantangan yang terkait dengan nilai merek, yang semuanya dapat secara efektif meningkatkan partisipasi pengguna dan kesadaran merek.

3. Menjaga Keaslian dan Orisinalitas

Di TikTok, pengguna cenderung lebih berinteraksi dengan konten yang autentik dan orisinal. Oleh karena itu, saat menampilkan produk atau layanan, merek harus menunjukkan sisi yang nyata, hindari terlalu komersial. Misalnya, perusahaan B2B tipe pabrik dapat memotret lingkungan pabrik, jalur perakitan industri, dll., konten yang dapat membuktikan kekuatan mereka sendiri. Merek B2C juga dapat menampilkan skenario penggunaan produk, stok, dll.

Konten orisinal adalah kunci untuk membangun keunikan merek. Hanya dengan inovasi terus-menerus, merek dapat menonjol di antara banyak informasi dan memenangkan hati pengguna.

4. Mengikuti Tren, Berintegrasi dengan Komunitas

Tren dan tantangan di TikTok berubah dengan cepat, merek perlu menangkap dan berintegrasi ke dalam tren ini dengan tajam. Dengan berpartisipasi dalam topik dan tantangan populer, merek dapat dengan cepat memperluas pengaruh dan menarik lebih banyak target audiens. Pada saat yang sama, tetap sinkron dengan komunitas dapat membuat merek lebih membumi dan membangun hubungan yang lebih erat dengan pengguna.

5. Berinteraksi Secara Mendalam dengan Pengguna

Di TikTok, interaksi dengan pengguna juga sama pentingnya. Saat kita bermain "Douyin" di dalam negeri, kita juga akan mengomentari dan membalas pesan. Oleh karena itu, pemasaran merek di luar negeri juga harus seperti ini, secara aktif menanggapi komentar dan pesan pengguna, berpartisipasi dalam diskusi. Ini tidak hanya dapat meningkatkan rasa memiliki pengguna, tetapi juga mengoptimalkan strategi pemasaran selanjutnya melalui umpan balik langsung.

Interaksi semacam ini tidak hanya membantu memahami kebutuhan pengguna, tetapi juga meningkatkan kedekatan merek dan memperkuat loyalitas pengguna.

6. Berkolaborasi dengan Influencer Luar Negeri

Basis pengguna TikTok sudah sangat besar, sehingga pengaruh para influencer tidak bisa diabaikan. Lagipula, bekerja sama dengan influencer dapat dengan cepat meningkatkan eksposur merek, yang sangat bermanfaat bagi pemasaran merek di luar negeri.

Namun, saat bekerja sama, perlu diperhatikan bahwa tidak semua influencer dengan banyak pengikut layak untuk diajak kerja sama. Kuncinya adalah apakah pengikut influencer tersebut sesuai dengan positioning merek kita. Jika pabrikan B2B bekerja sama dengan influencer hiburan, meskipun mereka membuat konten bersama atau melakukan kegiatan promosi, promosi semacam itu tidak akan banyak berarti. Karena audiensnya tidak sesuai, meskipun pengaruh merek diperluas, hal itu tidak akan berdampak positif pada permintaan dan penjualan B2B.

7. Terus Mengoptimalkan dan Memperbarui Strategi Pemasaran

Seiring dengan perubahan tren platform TikTok dan perilaku pengguna, merek harus terus menyesuaikan dan memperbarui strategi pemasaran. Menganalisis secara berkala efektivitas aktivitas pemasaran dan melakukan penyesuaian berdasarkan umpan balik data, ini dapat membantu merek tetap kompetitif di pasar yang ketat. Jika tidak, merek hanya akan menurun, ini harus diingat.

Terakhir, semoga kita semua dapat membuat merek kita bersinar di panggung TikTok, membangun pengaruh global, memenangkan lebih banyak cinta dan kepercayaan pengguna, dan mencapai tujuan pemasaran!