Di bidang musik, inovasi dari pasar berkembang sedang membentuk kembali lanskap industri. Dengan munculnya alat musik pintar, hambatan tradisional dalam belajar musik perlahan terkikis, menghadirkan pengalaman baru bagi para pecinta musik di seluruh dunia.

Merek PopuPiano, sebagai yang terdepan dalam gelombang ini, meluncurkan kampanye crowdfunding internasional di Indiegogo pada tahun 2022. Hanya dalam satu bulan, mereka berhasil mengumpulkan hampirUS$580.000 (sekitarRp9,1 miliar), menarik dukungan dari 2.086 pengguna.

Kini, merek yang lahir dari industri baru ini, dengan posisi sebagai "Switch-nya dunia musik", telah menjadi merek fenomenal di kalangan produk pengenalan musik untuk Generasi Z.

Sumber: PopuPiano

Bagaimana seorang pemula bisa menciptakan ulang alat musik?

Data menunjukkan, merek PopuPiano berada di bawah naungan Beijing Shigan Technology Co., Ltd. Sejak awal berdiri, tim telah membidik kelompok usia muda 15-30 tahun, dengan tekad untuk memudahkan pemula tanpa dasar musik untuk belajar.

Pada Juli 2015, gitar pintar pertama merek ini, Poputar, diluncurkan. Dengan tampilan yang merevolusi gitar tradisional, produk ini segera menarik perhatian pasar global dan mendapat sambutan hangat, berhasil mengumpulkan dana awal sebesarRp1,3 miliar, meletakkan dasar bagi pengembangan merek.

Gitar pintar pertama Poputar. Sumber: PopuPiano

Pada tahun 2016, merek PopuPiano melanjutkan kesuksesannya dengan meluncurkan gitar pintar dan ukulele pintar, serta mengoptimalkan produk tradisional.

Ukulele pintar, khususnya, menciptakan keajaiban penjualan. Dalam waktu 1 jam setelah diluncurkan di platform crowdfunding, target 1.000 unit terlampaui, dan dalam 12 jam, penjualan menembus 6.000 unit, rata-rata terjual 1 unit setiap 7 detik, dengan total penjualan mencapaiRp520 juta, memecahkan rekor penjualan di industri alat musik.

Pada tahun 2017, Shigan Technology berhasil mendapatkan pendanaan Seri A sebesarRp2,6 miliar yang diinvestasikan bersama oleh Xiaomi Technology, Shunwei Capital, dan Zhencheng Capital, semakin mempercepat langkah pengembangan merek.

Sumber: Ruishou Analysis

Mengapa alat musik pintar memasuki masa ledakan?

Dalam beberapa tahun terakhir, tren alat musik pintar semakin jelas. Pencarian "smart instrument" di Google Trends menunjukkan bahwa dalam 12 bulan terakhir, minat pencarian global untuk kategori ini berada dalam rentang 46-100, menunjukkan potensi besar alat musik pintar di seluruh dunia.

Sumber: Google Trends

Sementara itu, China, sebagai produsen alat musik terbesar di dunia dan pasar alat musik terbesar kedua, menyediakan basis industri yang kokoh bagi merek seperti PopuPiano.

Hampir setengah dari alat musik dunia diproduksi di China. Produk dalam negeri seperti piano, alat musik tiup kayu, biola, perkusi, gitar, dan alat musik elektrik masing-masing menyumbang 50% hingga 70% dari produksi dunia. Hal ini memberikan keuntungan yang sangat besar bagi pengembangan merek PopuPiano.

Sumber: PopuPiano

Bagaimana memanfaatkan media sosial untuk mendorong jutaan lalu lintas?

Ledakan popularitas merek PopuPiano tidak lepas dari strategi pemasaran multi-platform mereka.

Di TikTok, akun resmi @popupiano terutama berfokus pada promosi piano pintar, dengan positioning "bermain musik dengan hambatan rendah", menarik 14.200 pengikut, dengan rata-rata jumlah tayangan video sebesar 14.500.

Konten akun tersebut berpegang pada inti "bisa bermain tanpa dasar piano", menunjukkan cara mengatasi masalah pengguna melalui demonstrasi permainan langsung.

Sumber: TikTok

Selain itu, merek PopuPiano sangat memahami kekuatan kolaborasi dengan kreator, secara aktif menjalin kerja sama dengan kreator musik di platform. Contoh menonjol adalah video demonstrasi keyboard pintar PopuPiano yang diunggah oleh kreator @dvmidikeys.

Dalam video tersebut, keyboard berubah warna lampu RGB mengikuti irama melodi, memberikan dampak visual yang kuat, berhasil meraih 8,9 juta tayangan, mengumpulkan aset sosial dan kesadaran pengguna yang berharga bagi merek.

Sumber: TikTok

Dibandingkan dengan daya ledak instan TikTok, merek PopuPiano mengadopsi strategi mendalami konten dan membangun kepercayaan di YouTube.

Saluran resmi mereka (PopuMusic) memiliki lebih dari 3.920 pelanggan dan telah mengunggah 608 video. Kontennya memiliki positioning yang jelas, mengandalkan produk merek, dengan fokus pada "permainan keren teknologi musik" dan "membantu pengenalan musik". Dengan menyediakan konten pengajaran yang sistematis dan bernilai, mereka berhasil membentuk citra merek yang profesional, andal, dan ramah di YouTube.

Sumber: YouTube

Di Instagram, merek PopuPiano lebih menekankan pada penciptaan daya tarik visual dan pembangunan komunitas estetika merek.

Akun resmi merek @popumusic.official memiliki 26.000 pengikut, terutama menggabungkan gambar dan video untuk menampilkan poin penjualan inti produk, seperti adegan bermain pengguna nyata, detail inti produk, dan konten visual kreatif.

Selain itu, dalam pembentukan konten, mereka sering menggunakan tag terkait merek seperti #PopuPianoCover, yang tidak hanya meningkatkan pengenalan merek tetapi juga memudahkan pengguna mencari konten terkait dan berpartisipasi dalam interaksi.

Sumber: YouTube

Perhentian berikutnya untuk go global adalah milik "para pemecah tembok"

Kisah merek PopuPiano tidak hanya mencerminkan lintasan pertumbuhan sebuah merek, tetapi juga jalur go global yang layak ditiru oleh perusahaan dalam negeri.

Ini membuktikan satu hal, bahwa di pasar global yang kompetitif, peluang sejati seringkali tersembunyi dalam imajinasi ulang dan rekonstruksi nilai dari kategori tradisional!

Ketika "Made in China" berakselerasi menuju "Created in China", pasar luar negeri yang luas ini sedang menunggu lebih banyak perusahaan China untuk datang dan mengembangkannya dengan ide produk dan perspektif pengguna yang unik.