Dalam dua tahun terakhir, seiring dengan percepatan adopsi kendaraan energi baru secara global, perhatian internasional terhadap industri otomotif dan vitalitas pasarnya terus meningkat, dan "ekspansi global" telah menjadi salah satu kata kunci bagi perkembangan banyak perusahaan.

Dalam gelombang ini, merek asal China yang baru berdiri selama 4 tahun, Fanttik, dengan mengandalkan "perkakas kecil" seperti penyedot debu mobil dan pompa angin elektrik, berhasil mencapai penjualan bulanan di TikTok yang pernah melampaui 4 juta dolar AS, total penjualan kumulatif menembus 35 juta dolar AS, dan bahkan menduduki peringkat pertama pangsa pasar kategori aksesori mobil di Amerika Utara.

Sumber gambar: Internet

Jalan "Kebangkitan" Fanttik

Menurut data, pada tahun 2020, Bapak Du yang pernah menjabat sebagai Direktur Rantai Pasok Global di AUKEY Group, menemukan pasar yang diabaikan oleh para raksasa. Perkakas otomotif tradisional berat dan penggunaannya terbatas pada satu skenario, sementara pengguna kendaraan energi baru membutuhkan perkakas yang ringan dan cerdas secara signifikan meningkat.

Kemudian ia memimpin tim untuk mendirikan merek Fanttik, dengan mengandalkan sumber daya rantai pasok dari perusahaan induk AUKEY, memasuki jalur perkakas mobil, dan meluncurkan produk pertama pada tahun 2021.

Sumber gambar: Fanttik

Produk awal merek Fanttik terutama berfokus pada peralatan seperti penyedot debu dan pompa angin. Seiring evolusi permintaan pasar, produk tersebut secara bertahap meluas ke bidang aksesori mobil.

Pada tahun 2022, seiring dengan restrukturisasi bisnis perkakas listrik oleh AUKEY, Fanttik resmi beroperasi secara independen, dan Pendiri, Bapak Du, menjabat sebagai CEO PT Shenzhen Fanttik Technology Innovation Co., Ltd. Pada tahun yang sama, berkat desain inovatif dan kualitas tinggi, produk-produknya meraih IF Design Award 2022 dan Red Dot Design Award, mendapatkan pengakuan dari pasar internasional.

Sumber gambar: Fanttik

Pada tahun 2024, perkembangan merek Fanttik semakin pesat. Di TikTok AS, mereka membentuk matriks produk unggulan dengan pompa angin elektrik dan penyedot debu genggam. Pada bulan Desember, dengan penjualan sebesar 4,28 juta dolar AS, mereka masuk dalam sepuluh besar daftar toko TikTok AS. Selain itu, merek ini terus memperluas batas kategori, melahirkan sub-merek seperti FanttikOutdoor, FanttikRide, FanttikSolo, membangun matriks multi-merek dan ekosistem pertumbuhan berkelanjutan.

Sumber gambar: Fanttik

Mengapa produk Fanttik "Laris Manis" di Luar Negeri?

Ledakan merek Fanttik tidak lepas dari menjamurnya pasar aftermarket otomotif global.

Dilihat dari tren dan kondisi perkembangan industri, pasar perkakas listrik global diperkirakan akan mencapai 56,19 miliar dolar AS pada tahun 2028, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 5,70%, terutama didorong oleh pertumbuhan permintaan industri energi angin dan percepatan adopsi perkakas listrik tanpa kabel.

Dalam kondisi pasar seperti ini, China sebagai basis produksi terbesar di dunia, pada tahun 2023 memproduksi 404 juta unit perkakas listrik, dengan tingkat ekspor lebih dari 77,5%, menguasai lebih dari 70% kapasitas produksi global.

Skala pasar yang besar dan tren pertumbuhan yang berkelanjutan memberikan ruang pengembangan yang luas bagi merek aksesori mobil seperti Fanttik.

Sumber gambar: Research and Markets

Strategi Omni-Channel, Bersinergi Online dan Offline

Kesuksesan merek Fanttik juga tidak lepas dari strategi media sosial, terutama operasi yang sangat baik di platform TikTok.

Pendiri merek, Bapak Du, pernah menyebutkan dalam sebuah acara bahwa sejak bergabung dengan TikTok, selama dua tahun berturut-turut mereka menginvestasikan sekitar 3.000 dolar AS setiap bulan untuk mengakumulasi konten yang menumbuhkan minat (seeding content).

Investasi berkelanjutan inilah yang membuat perkembangan merek Fanttik di TikTok mencapai hasil yang baik. Hingga saat ini, akun TikTok resmi merek @fanttik_official telah meraih 126.000 pengikut, dengan total penayangan lebih dari 51 juta.

Dengan mengasah konten video pendek yang berfokus pada produk terlaris, cepat, dan demonstratif, serta menyelingi dengan liputan pameran, mereka berhasil membangun citra merek yang hidup dan mudah dijangkau.

Sumber gambar: TikTok

Selain konten video yang terus diperbarui, mereka juga secara rutin melakukan siaran langsung untuk menjaga keterlibatan penggemar. Menurut data platform pihak ketiga, merek Fanttik telah mengadakan 6 sesi siaran langsung dalam satu bulan terakhir, dengan rata-rata total penjualan per sesi sebesar 10.900 dolar AS.

Selama siaran langsung, pembawa acara akan mendemonstrasikan fungsi dan cara penggunaan produk secara detail, serta menjawab pertanyaan penonton secara langsung. Melalui komunikasi real-time ini, merek dapat lebih memahami kebutuhan konsumen, sehingga dapat menyesuaikan narasi penjualan.

Sumber gambar: Echotik

Selain akun kelolaan sendiri, merek Fanttik juga sangat mengutamakan kerja sama promosi dengan kreator TikTok. Menurut data platform pihak ketiga, dalam saluran penjualan merek secara keseluruhan, penjualan melalui kreator dengan total lebih dari 27,6 juta dolar AS menyumbang 75,98% dari total penjualan, menjadi pendorong utama penjualan merek.

Sumber gambar: Echotik

Merek Fanttik juga memiliki kriteria seleksi yang jelas saat memilih kreator untuk diajak kerja sama.

Mereka cenderung bekerja sama dengan kreator kelas menengah. Meskipun jumlah pengikut kreator semacam ini tidak besar (biasanya antara 10.000 hingga 500.000), namun loyalitas dan spesialisasi audiensnya tinggi, sehingga manfaat aktual yang dapat diberikan bagi merek juga cukup baik.

Misalnya, seorang kreator @dollamakemeholla.co yang hanya memiliki 17.600 pengikut di TikTok, dengan menunjukkan adegan penggunaan penyedot debu Fanttik untuk membersihkan bulu hewan peliharaan dan celah jok mobil, video tunggalnya berhasil meraih lebih dari 10,6 juta penayangan, menghasilkan penjualan hampir 230.000 dolar AS bagi merek tersebut.

Sumber gambar: TikTok

Pada saat yang sama, merek Fanttik juga melakukan penargetan iklan (targeted ads) terhadap konten kreator berkualitas. Misalnya, untuk produk inti seperti pompa angin dan penyedot debu, mereka dengan presisi menargetkan penggemar otomotif dan komunitas aktivitas luar ruangan melalui sistem iklan TikTok.

Keuntungan dari cara ini jelas: promosi berbayar dapat menembus keterbatasan jangkauan organik, mengirimkan konten secara tepat ke hadapan orang-orang yang paling mungkin tertarik dan paling mungkin membeli, sehingga meningkatkan efektivitas iklan.

Sumber gambar: Echotik

Selain pemasaran konten di media sosial, merek Fanttik juga meningkatkan citra merek melalui sponsorship acara olahraga kelas dunia.

Sejak tahun 2022, merek ini secara berturut-turut mensponsori ajang balap mobil NASCAR di Amerika Serikat; pada tahun 2024 menjadi mitra resmi tim NBA Brooklyn Nets; pada awal tahun 2025 menandatangani kontrak dengan ajang pertarungan kelas atas UFC.

Rangkaian sponsorship acara ini, selain memberikan eksposur berkelanjutan bagi merek, juga semakin memperkuat pengesahan profesionalitas merek.

Adapun pengembangan saluran offline, juga patut diapresiasi. Saat ini, merek Fanttik telah masuk ke jaringan supermarket besar seperti Costco, Sam's Club, dan Walmart di Amerika Utara, serta telah membangun jaringan penjualan yang beragam di Kanada, berbagai negara Eropa, Asia Tenggara, dan Australia, membentuk tata letak omni-channel yang terintegrasi antara online dan offline.

Sumber gambar: Internet

Terobosan Manufaktur China ke Luar Negeri: Tanpa Jalan Pintas, Namun Ada Pedoman

Praktik ekspansi global merek Fanttik memberikan jalur yang jelas bagi produk buatan China untuk mendunia: fokus pada kebutuhan spesifik, memperdalam inovasi saluran, dan merangkul operasi yang dilokalkan.

Di pasar luar negeri yang kompetitif, tidak ada jalan pintas yang instan. Namun dengan menentukan posisi yang tepat, memanfaatkan saluran baru dengan baik, dan melangkah dengan mantap, setiap merek China memiliki peluang untuk menemukan "koordinat" mereka sendiri di panggung global.

Ruang pasar luar negeri yang luas menanti lebih banyak perusahaan China yang siap untuk berlayar mengarungi samudra.